• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Berpisah Dari Ramadhan Dengan Penuh “Kesedihan”

9 April 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: KH. Ali Fauzi Shahib, MSi. – Akademisi Ubaya

Waktu rasanya berlalu begitu cepat. Ramadhan akan pergi meninggalkan kita. Hari ini, Selasa (9/4/2024) Insya Allah merupakan hari terakhir bulan Ramadhan 1445 Hijriah. Bumi dan para Malaikat menangis sedih karena kepergian Ramadhan. Namun apakah kita juga sedih karenanya?

Kita lihat di sekeliling, masyarakat justru sibuk dengan hiruk pikuk menyambut Idul Fitri. Mal, pasar dan pusat perbelanjaan sudah sangat padat seminggu terakhir. Manusia berjubel masing-masing ingin memenuhi kebutunan menjelang hari raya. Seolah mereka telah benar-benar siap menyambut hari kemenangan.

Jika manusia senang menyambut hari raya Idul Fitri, lain halnya dengan malaikat. Makhluk mulia tanpa dosa ciptaan Allah SWT yang senantiasa bertasbih memuji-Nya dan diciptakan hanya untuk menghamba kepada-Nya semata.

Malaikat yang waktunya dihabiskan untuk beribadah kepada Allah, begitu sedih menyaksikan kepergian bulan suci Ramadhan. Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Jabir Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:

“Ketika datang akhir malam bulan Ramadhan, langit dan bumi, serta para Malaikat menangis karena merupakan musibah bagi umat Nabi Muhammad SAW.

Para sahabat bertanya: Wahai Rasulullah, musibah apakah itu? Rasulullah menjawab: “Lenyaplah bulan Ramadhan karena sesungguhnya doa-doa di bulan Ramadhan dikabulkan, dan sedekah diterima, kebaikan dilipat gandakan, dan azab ditolak.”

Dalam keterangan lain disebutkan:

ِإذَا كَانَ َاخِرُ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ بَكَتِ السَّمَوَاتُ وَاْلاَرْضُ وِالْمَلاَئِكَةُ مُصِيْبَةً لِاُمَّةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ قِيْلَ اَيُّ مُصِيْبَةٍ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم هِيَ ذَهَابُ رَمَضَانَ لِاَنَّ الدَّعْوَاتِ فِيْهِ مُسْتَجَابَةٌ وَالصَّدَاقَةً مَقْبُوْلَةٌ

Artinya: “Ketika tiba akhir malam Ramadhan, langit, bumi dan Malaikat menangis karena adanya musibah yang menimpa umat Nabi Muhammad. (Sahabat) bertanya, Musibah apakah wahai Rasulullah?” Nabi menjawab: “Berpisah dengan bulan Ramadhan, sebab pada bulan ini doa dikabulkan dan shadaqah diterima.”

Malaikat bersedih atas kepergian Ramadhan lantaran begitu sayangnya kepada kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW.

Saking mulianya bulan Ramadhan yang dianugerahkan kepada umat Nabi Muhammad SAW, di dalamnya terdapat suatu malam yang menyimpan pahala berlipat ganda, berupa kebaikan yang setara dengan seribu bulan yaitu lailatul qadar.

Sehingga layak dikatakan jika langit dan bumi pun menangis menyaksikan kepergian bulan Ramadhan, karena cintanya kepada umat Rasulullah SAW.

Betapa tidak, selama bulan suci penuh berkah ini, dosa-dosa diampunkan dan pintu taubat dibuka lebar-lebar. Sebagaimana kata Rasulullah SAW dalam sabdanya:

“Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan karena Allah maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu,” (HR. Bukhari-Muslim).

Memasuki akhir Ramadhan, yang seharusnya bersedih ialah kita sebagai umat Nabi Muhammad karena telah kehilangan bulan penuh kemuliaan dan ampunan.

Sebuah kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT yang belum tentu dapat kita raih pada tahun-tahun berikutnya dan belum tentu juga bakal bertemu dengan Ramadhan berikutnya.

Sebagaimana hadits dari Ibnu Abbas RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: “Sekiranya umatku ini mengetahui kebaikan di bulan Ramadhan, niscaya mereka menginginkan agar sepanjang tahun ini semuanya menjadi Ramadhan,” (HR. Ahmad).

Sungguh tidak ada musibah yang lebih besar kecuali perginya bulan Ramadhan. Habib Quraisy menukil perkataan Imam Hasan Al-Basri. Beliau berkata: “Berbuat baiklah di sisa Ramadhan niscaya diampuni kesalahan yang lalu maka manfaatkanlah hari-hari yang tersisa karena anda tidak tau kapan bisa meraih Rahmat Allah.” (Hilyah Auliya 11837)

Kaum mukmin juga ikut bersedih dengan kepergian bulan yang penuh berkah dilipatgandakannya amal ibadah. Seperti kata Ibnu Rajab Al-Hambali: “Bagaimana bisa seorang mukmin tidak menetes air mata ketika berpisah dengan Ramadhan, Sedangkan ia tidak tahu apakah masih ada sisa umurnya untuk berjumpa lagi.”

Perasaan gembira di akhir Ramadhan jelas menunjukkan bahwa kita masih belum memahami arti kebaikan dan kemuliaan bulan suci Ramadhan.

Semoga ke depan kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW senantiasa memperbaiki diri dan bersiap menyambut bulan Ramadhan berikutnya, tentunya dengan bersungguh-sungguh beribadah semata-mata untuk mengharap ridha-Nya.

—000—

Referensi: Berbagai sumber

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, Ramadhan, update, wawasan Ditag dengan:Berpisah Dengan Ramadhan, Bersedih, Malaikat dan Langit Menangis

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Hakimi Hadapi Sidang Dugaan Kekerasan Seksual

25 Februari 2026 By admin

Inter Tersingkir, Atletico dan Newcastle ke 16 Besar

25 Februari 2026 By admin

Baznas: ZIS Tak Dialihkan ke Program MBG

25 Februari 2026 By admin

Peminat SNBP 2026 Melonjak : Unesa 53 Ribu, Unair & UB Kompetitif

24 Februari 2026 By zam

Takjil Berbahaya: BPOM Temukan Pewarna Sintesis Pemicu Kanker

24 Februari 2026 By admin

Ramadhan: Momentum Hijrah yang Nyata, Bukan Sekadar Wacana

24 Februari 2026 By admin

Rujak Soto: Perpaduan yang Tak Masuk Akal Tapi Dicinta

24 Februari 2026 By wah

Khutbah Jumat: Ujian Dalam Hidup

23 Februari 2026 By isa

Fariz RM: Di Antara Nada, Godaan Narkoba, dan Upaya Bangkit

23 Februari 2026 By admin

Ketika Hutan Terkubur Lumpur: Jeritan Sunyi Gajah Sumatera di Bener Meriah

23 Februari 2026 By admin

Sahur Tanpa Meja Makan: Cerita Para Perantau di Kota Besar

23 Februari 2026 By admin

Puasa Bikin Kulit Kering? Ini Tips Dokter Unair agar Tetap Sehat

23 Februari 2026 By wah

Muzani: Ambang Batas 7 Persen Terlalu Tinggi

23 Februari 2026 By admin

Jatim Pecahkan Dua Rekor MURI, 20.000 Porsi Buka Puasa dan 18.000Jamaah Lantunkan Asmaul Husna

22 Februari 2026 By zam

Pemkot Surabaya Gandeng Pengembang Percepat Pendataan DTSEN

22 Februari 2026 By admin

Penjualan Tiket KA Lebaran 2026: Jutaan Terjual di Sejumlah Daops

22 Februari 2026 By admin

Presiden Kerahkan Kekuatan, Pemulihan Pascabencana Sumatera Dipercepat

22 Februari 2026 By admin

4 Tahun Menyalakan Optimisme: Jejak dan Ikhtiar TRIGGER.ID

22 Februari 2026 By admin

Kesiapan Lebaran 2026 di Jawa Timur Dimatangkan

21 Februari 2026 By zam

Masjid Bungkuk Singosari, Saksi Sunyi Perjuangan Sejak Era Diponegoro

21 Februari 2026 By zam

Persebaya Bidik Kemenangan di Jepara

21 Februari 2026 By admin

Menlu: TNI di Gaza Fokus Misi Kemanusiaan

21 Februari 2026 By admin

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump

21 Februari 2026 By admin

STY: Karier di Liga 1 Bukan Masalah bagi Pemain Naturalisasi

21 Februari 2026 By admin

Dua Abad Harmoni dan Cahaya Toleransi Klenteng Eng An Kiong

20 Februari 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Melihat Dinamika Bisnis Hampers Lebaran di Era Digital
  • Empat Alumni LPDP Kembalikan Dana Beasiswa hingga Rp 2 Miliar
  • Manis Penuh Makna: Filosofi Kolak dari Dakwah Wali hingga Manfaat Kesehatan
  • Keutamaan Dua Rakaat Sebelum Subuh dan Cahaya Cinta Allah
  • Berburu Takjil di Gaza City, Ramadan di Tengah Krisis dan Harapan

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.