• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Jalan Realistis Atasi Darurat Sampah Plastik

13 April 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Darurat Sampah Plastik di Indonesia. Foto: DLHK Badung

Surabaya (Trigger.id) – Masalah sampah plastik di Indonesia tak lagi bisa dianggap sepele. Dari kota besar hingga pelosok, tumpukan limbah terus meningkat, memaksa semua pihak mencari solusi yang tidak hanya cepat, tetapi juga berkelanjutan. Di tengah berbagai wacana, sistem guna ulang atau reuse kini mulai dilirik sebagai langkah paling realistis.

Dorongan ini datang dari Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI) bersama Asosiasi Guna Ulang Indonesia (AGUNI), yang menilai bahwa perubahan harus dimulai dari hulu—dari cara produk dirancang hingga bagaimana masyarakat menggunakannya.

Selama ini, praktik guna ulang sebenarnya bukan hal baru bagi masyarakat Indonesia. Tradisi membawa rantang atau menggunakan tumbler sudah lama dikenal. Namun dalam skala industri, penerapannya masih terbatas pada produk tertentu seperti galon air minum dan tabung gas.

Menurut Zulfikar, salah satu penggagas AGUNI, peluang memperluas sistem ini sangat terbuka. “Banyak produk yang sebenarnya bisa menggunakan skema guna ulang, tinggal bagaimana produsen berani memulai,” ujarnya. Saat ini, standar global terkait sistem guna ulang—mulai dari desain kemasan hingga proses pencucian—sedang disusun untuk mendukung implementasi yang lebih luas.

Lebih dari sekadar mengurangi sampah, model ini juga menawarkan peluang ekonomi baru. Kolaborasi antara pelaku usaha, penyedia layanan, hingga konsumen dapat membentuk ekosistem baru berbasis ekonomi sirkular—di mana barang tidak langsung menjadi limbah, melainkan terus digunakan dalam siklus yang berulang.

Namun, jalan menuju perubahan tidak tanpa hambatan. Infrastruktur menjadi kunci utama. Tanpa sistem pengembalian yang jelas, standardisasi wadah, serta dukungan regulasi yang kuat, konsep guna ulang sulit berkembang secara masif.

Di sisi lain, pemerintah sebenarnya telah mengeluarkan kebijakan yang mendorong produsen untuk bertanggung jawab atas sampah produknya. Skema Extended Producer Responsibility (EPR) mengharuskan pelaku industri ikut mengurangi dampak lingkungan dari kemasan yang mereka hasilkan. Sayangnya, implementasi di lapangan dinilai masih lemah, terutama dalam hal pengawasan dan penegakan aturan.

Akibatnya, beban pengelolaan sampah masih banyak ditanggung masyarakat dan pemerintah daerah.

Di Jakarta, situasi bahkan sudah memasuki tahap mengkhawatirkan. Produksi sampah harian mencapai sekitar 7.500 ton dan dapat melonjak hingga 8.000 ton pada waktu tertentu. Kondisi ini membuat kapasitas TPST Bantargebang kian tertekan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun mulai mengambil langkah tegas. Mulai Agustus 2026, fasilitas tersebut hanya akan menerima sampah residu—jenis sampah yang memang tidak bisa didaur ulang atau digunakan kembali. Kebijakan ini mengacu pada Pergub 77 Tahun 2020 yang mendorong pengelolaan sampah dari tingkat paling dasar, seperti lingkungan RW, bank sampah, hingga pengolahan limbah organik.

Meski pembangunan fasilitas seperti RDF (Refuse Derived Fuel) tetap dilakukan, perannya lebih sebagai “jaring pengaman” daripada solusi utama. Fokus utama tetap pada pengurangan, pemilahan, dan pengolahan sampah sejak dari sumbernya.

Pada akhirnya, benang merah dari semua upaya ini kembali pada satu hal: perubahan sistem dan perilaku. Tanpa keberanian produsen untuk bertransformasi dan tanpa kesadaran konsumen untuk mengubah kebiasaan, krisis sampah plastik akan terus berulang.

Guna ulang mungkin bukan solusi instan. Namun di tengah kompleksitas masalah, langkah ini menawarkan harapan yang paling masuk akal—mengurangi dari awal, bukan sekadar menangani di akhir. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: Uncategorized Ditag dengan:Darurat Sampah Plastik, Darurat Sanpah, Jalan Realistis, Sampah Plastik

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Wamenhaj Ungkap Skema “War Ticket” Haji untuk Pangkas Antrean

11 April 2026 By admin

Perempuan Dominasi Pengguna Medsos, IKWI Jatim Dorong Literasi Digital Keluarga

11 April 2026 By admin

Dari Tepuk Tangan Penonton ke Lagu Legendaris, Kisah di Balik “We Will Rock You”

10 April 2026 By admin

Menjaga Anak di Dunia Maya: Antara Regulasi dan Peran Orang Tua

10 April 2026 By admin

Bimbang Pilih Jurusan? Menimbang Masa Depan dari Prodi Digital

10 April 2026 By admin

Surabaya Perkuat Posisi sebagai Pusat Industri

10 April 2026 By admin

Kemenkes Imbau Jamaah Haji dengan Komorbid Persiapkan Diri Sejak Dini

10 April 2026 By isa

WFH ASN Diterapkan, Akademisi UGM Ingatkan Potensi Penurunan Produktivitas

10 April 2026 By admin

BPOM Perluas Vaksin Campak Bagi Dewasa, Nakes Jadi Prioritas

9 April 2026 By zam

Senyapnya Ancaman Tuberkulosis di Indonesia

9 April 2026 By admin

Serangan Israel Berlanjut, Iran Ancam Tutup Kembali Selat Hormuz

9 April 2026 By admin

Liga Champions: PSG Unggul, Liverpool Masih Berpeluang

9 April 2026 By admin

Gencatan Senjata AS–Iran, Israel Siap Lanjutkan Perang

9 April 2026 By admin

Kenaikan Avtur Tak Bebani Jamaah Haji

9 April 2026 By admin

Gencatan Senjata Tercapai, Selat Hormuz Dibuka Dua Pekan

9 April 2026 By admin

Biaya Haji Berpotensi Naik, Presiden: Jangan Bebani Jamaah

8 April 2026 By admin

Pemkot Surabaya Larang Siswa SMP Mengendarai Motor

8 April 2026 By admin

Madrid Kembali Tersungkur, Bayern Munich Bawa Pulang Keunggulan

8 April 2026 By admin

Avtur Melonjak, Pemerintah Pastikan Biaya Haji Tak Membebani Jamaah

8 April 2026 By admin

Jangan Tunggu Gagal Panen, DPRD Jatim Alarm Keras Ancaman Kekeringan

8 April 2026 By admin

Kontroversi Kesehatan Mental Pemimpin Lansia: Antara Biologi Penuaan dan Dampak Kebijakan

8 April 2026 By admin

Rusunami Gen Z Surabaya: Hunian Modern Bagi Pasangan Muda

7 April 2026 By zam

Inggris Batasi AS Gunakan Pangkalan untuk Serang Iran

7 April 2026 By admin

Saat Parkir Tak Lagi Tunai: 600 Jukir Surabaya Tersingkir di Era Digitalisasi

7 April 2026 By admin

Sumpah Balas IRGC di Tengah Gugurnya Jenderal Intelijen

7 April 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Jalan Realistis Atasi Darurat Sampah Plastik
  • Selat Hormuz Masih Tegang, Kapal Pertamina Tertahan
  • Prediksi Liga Inggris: Arsenal Kandas, Manchester City Juara Tipis, Tottenham Terancam Degradasi
  • Jalan Kaki Ternyata Bisa Tingkatkan Daya Ingat dan Lindungi Otak dari Penuaan
  • Bangkit di Anfield! Liverpool FC Tekuk Fulham FC 2-0, Siap Hadapi Paris Saint-Germain

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.