• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Hutan Batangtoru Permata dan paru-paru Tapanuli. Foto: agincourtresources
Oleh: Isa Anshori*

Pagi menyapa di Desa Aek Pahu, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Di tengah pepohonan yang mulai menjulang kembali, seorang warga lokal — sebut saja Bapak Jamin — dengan penuh antusias menanam bibit durian dan cempedak air di kawasan rehabilitasi yang dikawal oleh PT Agincourt Resources (PTAR). “Dulu jalannya berlumpur dan rumpun pohon hilang. Sekarang, burung-burung mulai berkicau lagi,” ujarnya.

Kisah sederhana ini mengungkap satu misi besar: bagaimana tambang emas yang beroperasi di jantung kawasan ekosistem kritis yakni Batang Toru Ecosystem (BTE) — habitat spesies langka seperti Pongo tapanuliensis (orangutan Tapanuli) — dapat berjalan selaras dengan usaha pelestarian alam. PTAR, pengelola tambang emas Martabe Gold Mine, memilih untuk tidak hanya mengeksploitasi, melainkan menempatkan konservasi dan masyarakat sebagai bagian tak terpisah dari operasinya.

Lingkungan yang Dinamis

Tambang Martabe berlokasi di wilayah selatan ekosistem Batang Toru — estimasi luas BTE sekitar 150.000 hektar, dan zona KBA (Key Biodiversity Area) sekitar 170.000 hektar yang membentang di tiga kabupaten di Sumatera Utara.

Dalam publikasi resmi, PTAR menjelaskan bahwa jejak aktif operasionalnya per Januari 2022 tercatat 509 ha, dengan proyeksi total area operasi hingga 918 ha, dan tumpang-tindih dengan BTE sebanyak 341 ha, atau kurang dari 0,25% dari total luas BTE. Manajemen perusahaan menerapkan kerangka mitigation hierarchy — yaitu menghindari → meminimalkan → memulihkan → mengimbangi.

Praktik Konservasi Nyata

Salah satu bukti nyata adalah zona konservasi seluas 57,42 ha yang dibentuk di Desa Aek Pahu (Napa Village), Kecamatan Batang Toru. Di kawasan itu, tim lingkungan PTAR mengelola penanaman kembali dan perlindungan habitat.

Lebih lanjut, pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (5 Juni 2023), PTAR menanam 130 bibit pohon dan merehabilitasi lahan seluas 34,6 ha hingga akhir 2022.

Kemudian, pada Juni 2024, PTAR menanam 1.640 bibit pohon di area reklamasi dan 1.670 bibit di hutan asli, dengan total penanaman 8.860 bibit di semester I-2024 dan lahan reklamasi mencapai 64,52 ha.

Di sisi lain, pengelolaan emisi juga ditegaskan. Dalam paparan media, PTAR menyebut target pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 30% dari tahun 2019 hingga 2030, dengan pemasangan solar PV 2,1 MWp serta penggunaan biofuel B35.

Masyarakat sebagai Mitra

PTAR juga menekankan bahwa keberlanjutan tidak hanya lingkungan, tetapi juga sosial. Dalam laporan, disebut bahwa pada 2021 sebanyak 73,92% tenaga kerja berasal dari lokal.

Dalam salah satu artikel, disebut bahwa program CSR di 15 desa sekitar area operasi melibatkan lebih dari 18.300 individu secara langsung dan anggaran sekitar US$2,1 juta.

Presiden Direktur PTAR, Muliady Sutio, menyatakan bahwa seluruh program keberlanjutan berdasar prinsip holistik: “We believe that the holistic and multi-stakeholder approach to improve and balance the economic, social, and environmental performances … can make sure business continuity and growth and contribute to multiple achievements of the Sustainable Goals.”

Tantangan di Lapangan

Namun, tidak semua berjalan mulus. Dalam liputan investigasi, disebut bahwa eksplorasi baru di area Martabe memicu kekhawatiran terhadap BTE. Sebuah laporan menyebut bahwa pengembangan fasilitas tailings management facility (TMF) dapat membuka hutan seluas hingga 583 ha. Kritik lainnya datang dari WALHI Sumatera Utara yang menyebut bahwa deforestasi sekitar 114 ha terjadi di kawasan konsesi selama 15 tahun terakhir.

Melihat kondisi ini, pakar konservasi, misalnya Prof. X (nama bisa dikonfirmasi ketika wawancara), mengingatkan bahwa “Memulihkan habitat yang telah terdegradasi memerlukan bukan hanya penanaman kembali, tetapi pemulihan struktur ekosistem dan fungsi ekologisnya.”

Harmonisasi Untuk Masa Depan

Di tengah semua tantangan dan langkah nyata, PTAR pada Oktober 2025 mengumumkan komitmen baru: pengalokasian ±5.700 ha untuk konservasi di BTE, termasuk sekitar 2.000 ha di dalam konsesi sebagai refugia, dan 3.700 ha di luar konsesi sebagai offset besar-besaran. Gerak ini menjadi simbol bahwa pertambangan tidak harus hanya soal mengambil emas—melainkan juga menjaga kehidupan.

Di Desa Aek Pahu, saat para pekerja menanam pohon sore itu, seorang warga bergumam: “Harapannya anak-cucu kami bisa berenang di sungai ini, mendengar kicau burung, bukan hanya melihat truk besar tambang.” Kalimat sederhana, namun mencerminkan harapan besar.

Penutup

Tambang emas Martabe bisa menjadi laboratorium keberlanjutan: bukan hanya mengukur hasil produksi, melainkan juga mengukur kehidupan yang tumbuh kembali—pepohonan, burung, satu koridor satwa, dan senyum warga sekitar. Namun kuncinya tetap implementasi nyata, akuntabilitas, dan keterlibatan masyarakat secara aktif. Jika hal ini terus dijaga, maka “menambang kehidupan” bukan sekadar slogan—melainkan kenyataan.

“Komitmen menjaga keseimbangan antara operasional bisnis, sosial, serta pengelolaan lingkungan dan keanekaragaman hayati,” tegas Deputy Director Operations PTAR, Rahmat Lubis.

*Pemimpin Redaksi Trigger.id

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, Ramadhan, update, wawasan Ditag dengan:Jantung Sumatra, Jejak Hijau, Kehidupan, Martabe, Menambang, Sekadar Emas, Sumatra

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Inter Milan Bidik Djed Spence Gantikan Dumfries

17 Juli 2026 By zam

Sedekah: Investasi Abadi yang Tak Pernah Merugi

17 Juli 2026 By zam

Belajar ADEM di Jawa Timur, Mengabdi untuk Papua

12 Juli 2026 By admin

Festival Muharram LAZIS Nurul Falah Asah Hafalan dan Kreativitas Ratusan Santri

12 Juli 2026 By wah

Jatim Siap Perkuat Rantai Pasok Biodiesel B50, Khofifah Dukung Transformasi Energi Nasional

11 Juli 2026 By zam

De La Fuente Optimistis Spanyol Mampu Singkirkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

11 Juli 2026 By wah

Ariana Grande Mundur dari American Horror Story 13, Tur Dunia Jadi Prioritas

11 Juli 2026 By zam

Intelektual Mengisi Jarak antara Teori dan Praktik

5 Juli 2026 By admin

Empat Tanda Calon Penghuni Surga yang Mulai Tampak Sejak di Dunia

5 Juli 2026 By admin

Jejak Kolaborasi Jatim Tekan Stunting: Penghargaan Persagi untuk Kepemimpinan Khofifah

5 Juli 2026 By admin

Arif Satria: ICMI Harus Bangun Peradaban Berbasis Data dan Integritas

4 Juli 2026 By zam

KNVB Ajukan Pengaduan Resmi atas Ujaran Rasis terhadap Tiga Pemain Belanda

4 Juli 2026 By zam

Portugal Lolos Dramatis, Ronaldo Torehkan Sejarah di Piala Dunia

3 Juli 2026 By zam

Real Madrid Bidik Bastoni untuk Perkuat Pertahanan

3 Juli 2026 By wah

Disabilitas Tak Tampak: Yang Tak Terlihat, yang Terabaikan

2 Juli 2026 By wah

Saat Camilan Menjadi Penjaga Kesehatan Mental

2 Juli 2026 By zam

Sensus Ekonomi 2026, Penentu Arah Pembangunan Jawa Timur

1 Juli 2026 By wah

Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus di Soetta Dipusatkan ke Terminal 2F

1 Juli 2026 By wah

Mbappe Bersinar, Prancis Melaju ke 16 Besar

1 Juli 2026 By zam

Kemendikdasmen-BPOM budayakan hidup sehat lewat edukasi pangan aman

30 Juni 2026 By admin

DPD RI Apresiasi Haji 2026, Kemenhaj Berkomitmen Sempurnakan Tata Kelola

30 Juni 2026 By zam

Paraguay dan Maroko Buat Kejutan, Singkirkan Jerman dan Belanda untuk Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

30 Juni 2026 By wah

Kemenhaj: Sekitar 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

29 Juni 2026 By zam

Khofifah Tinjau SPBU di Malang, Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Tetap Aman

29 Juni 2026 By admin

AS dan Iran Sepakat Redakan Ketegangan, Bahas Selat Hormuz dalam Pertemuan di Qatar

29 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • UWKS Perkuat Budaya Literasi melalui Seminar Nasional dan Peluncuran Buku Kredo Kewijayakusumaan
  • Khofifah: Data BPS Jadi Fondasi Pembangunan Presisi dan Kebijakan Tepat Sasaran
  • MUI Ingatkan AI Tak Boleh Mengikis Tradisi Sanad Keilmuan Islam
  • Survei: Mayoritas Warga AS Berpandangan Negatif terhadap Netanyahu
  • Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Program MBG Turun Tajam

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.