• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Merawat Hutan Jawa Timur: Antara Konservasi, Edukasi, dan Wisata Alam

7 Maret 2026 by isa Tinggalkan Komentar

Bukit Watu Jengger (Tahura R. Soerjo) memiliki hamparan bukit dengan pemandangan hutan yang menyejukkan mata dengan ketinggian ± 1.100 mdpl cocok untuk pendaki pemula. Foto: Dishut Jatim
Oleh: Isa Anshori*

Kabut pagi masih menggantung di lereng pegunungan Jawa Timur. Sinar matahari perlahan menembus celah-celah pepohonan tinggi yang berdiri kokoh. Di tempat-tempat seperti inilah hutan bekerja dalam diam—menyimpan air, menjaga kesuburan tanah, dan menjadi rumah bagi ribuan jenis flora dan fauna.

Bagi Jawa Timur, hutan bukan sekadar bentang alam hijau, tetapi juga benteng ekologis sekaligus ruang pembelajaran bagi masyarakat. Pengelolaan hutan kini semakin diarahkan pada tiga fungsi utama: konservasi, edukasi lingkungan, dan pengembangan wisata alam.

Potensi Besar Hutan Jawa Timur

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa hutan memiliki peran strategis bagi masa depan pembangunan daerah, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pengelolaan hutan harus dilakukan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Hutan di Jawa Timur memiliki potensi luar biasa. Jika dikelola dengan baik, kawasan ini bisa menjadi destinasi wisata edukatif yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian alam,” ujar Khofifah.

Ia menambahkan bahwa pengembangan ekowisata berbasis masyarakat menjadi salah satu pendekatan penting agar masyarakat sekitar hutan ikut merasakan manfaat ekonomi sekaligus memiliki kesadaran untuk menjaga kelestariannya.

Di berbagai daerah di Jawa Timur, kawasan hutan kini mulai berkembang menjadi destinasi wisata alam yang menarik, mulai dari hutan pinus di kawasan pegunungan hingga hutan trembesi yang memiliki lanskap unik.

Pengelolaan Hutan Berbasis Keberlanjutan

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Jawa Timur Dr. Jumadi M.MT. menjelaskan bahwa luas kawasan hutan di provinsi ini mencapai sekitar 1.361.461 hektare, tersebar dari kawasan pegunungan hingga wilayah pesisir.

Menurutnya, pengelolaan hutan saat ini tidak hanya berorientasi pada perlindungan kawasan, tetapi juga melibatkan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.

“Pengelolaan hutan di Jawa Timur diarahkan pada prinsip keberlanjutan. Hutan harus tetap terjaga sebagai ekosistem, namun juga bisa memberi manfaat ekonomi dan menjadi ruang edukasi bagi masyarakat,” kata Jumadi.

Salah satu program yang terus dikembangkan adalah perhutanan sosial, yang memberi kesempatan kepada masyarakat sekitar hutan untuk mengelola kawasan secara produktif tanpa merusak ekosistem.

Data Dinas Kehutanan menunjukkan luas kawasan perhutanan sosial di Jawa Timur telah mencapai sekitar 197 ribu hektare yang melibatkan lebih dari 140 ribu kepala keluarga.

Selain itu, Jawa Timur juga memiliki potensi hutan mangrove yang cukup besar di wilayah pesisir dengan luas 30.839,3 hektar, yang berfungsi melindungi garis pantai sekaligus menjadi habitat berbagai biota laut.

Tahura Raden Soerjo, Laboratorium Alam Jawa Timur

Salah satu kawasan penting dalam upaya konservasi di Jawa Timur adalah Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo.

Kawasan konservasi ini memiliki luas sekitar 27.868,30 hektare dan berada di kompleks Gunung Arjuno–Welirang–Anjasmoro. Selain berfungsi sebagai kawasan perlindungan ekosistem pegunungan, Tahura juga menjadi pusat penelitian, pendidikan lingkungan, dan wisata alam.

Berbagai sumber mata air penting bagi daerah sekitar berasal dari kawasan ini. Jalur-jalur wisata alamnya juga banyak dimanfaatkan oleh pecinta alam, pelajar, hingga peneliti yang ingin mempelajari kekayaan biodiversitas hutan pegunungan Jawa.

Perspektif Akademisi

Pakar kehutanan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Bambang Hero Saharjo, menilai bahwa pengelolaan hutan modern harus mengintegrasikan perlindungan ekosistem dengan pendidikan lingkungan.

Menurutnya, kawasan hutan dapat menjadi “laboratorium alam” yang penting untuk membangun kesadaran ekologis generasi muda.

“Hutan bukan hanya sumber kayu, tetapi juga pusat keanekaragaman hayati dan penyangga kehidupan manusia. Melalui kegiatan edukasi di kawasan hutan, masyarakat bisa memahami betapa pentingnya menjaga ekosistem,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pengembangan wisata alam di kawasan hutan harus tetap memperhatikan daya dukung lingkungan agar aktivitas wisata tidak merusak ekosistem yang ada.

Menjaga Warisan Alam

Di tengah tantangan perubahan iklim dan tekanan terhadap lingkungan, hutan Jawa Timur tetap menjadi penyangga kehidupan yang sangat penting.

Upaya merawat dan menumbuhkembangkan hutan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat luas.

Dari lereng Arjuno hingga kawasan pesisir yang dipenuhi mangrove, hutan Jawa Timur berdiri sebagai penjaga keseimbangan alam—mengingatkan bahwa menjaga hutan hari ini berarti menjaga masa depan generasi yang akan datang.(ian)

—000—

*Pemimpin Redaksi Trigger.id

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, update Ditag dengan:Dr. Ir. Jumadi MMT, edukasi, hutan, jawa timur, Konservasi, Merawat, Wisata Alam

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Waspadai Kesombongan yang Tak Terlihat

15 Juni 2026 By admin

Dorong Kelanjutan Selingkar Wilis, Gubernur Jatim Sebut Kunci Percepatan Ekonomi Kawasan Selatan

14 Juni 2026 By admin

Brasil Ditahan Maroko 1-1, Alisson Jadi Penyelamat Selecao di Laga Perdana Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 By admin

Menyapa Awan di Pegunungan Thaif, Kereta Gantung yang Jadi Magnet Jamaah Haji Indonesia

14 Juni 2026 By admin

Operasional Haji 2026 Masuki Hari ke-54, Pemulangan Jemaah Indonesia Terus Berjalan

14 Juni 2026 By admin

UEFA Percayakan Omar Artan Pimpin Piala Super Eropa 2026

14 Juni 2026 By admin

Evaluasi Besar Haji 2026, Pergerakan Jamaah dan Syarat Kesehatan Jadi Sorotan

13 Juni 2026 By admin

Ketika Dunia Mulai Membatasi Media Sosial untuk Anak

13 Juni 2026 By admin

Kesamaan Ambisi Jadi Alasan Ernando Ari Bertahan di Persebaya

13 Juni 2026 By admin

Piala Dunia dan Mimpi Menyatukan Dunia

12 Juni 2026 By admin

Iran Tegaskan Kontrol Selat Hormuz, Peringatkan Kapal Asing Agar Tidak Melintas

12 Juni 2026 By admin

FIFA Cari Solusi Setelah Wasit Somalia Ditolak Masuk Amerika Serikat

11 Juni 2026 By admin

DPR Minta Pemerintah Waspadai Dampak Kenaikan Harga Pertamax terhadap Konsumsi BBM Subsidi

11 Juni 2026 By admin

Pelemahan Rupiah dan Kenaikan Harga Energi Dinilai Tekan Ekonomi Nasional

11 Juni 2026 By admin

Luka Lama di Puncak Organisasi Sepak Bola Dunia

10 Juni 2026 By admin

Khofifah Ajak Pelaku Konstruksi Tingkatkan Daya Saing dan Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

10 Juni 2026 By admin

Ketika Ilmu Pengetahuan Menjadi Kekuatan Bangsa

10 Juni 2026 By admin

Menjaga Kesucian Haji dari Praktik Curang Oknum KBIHU

10 Juni 2026 By admin

Ketika Iklim Berubah, Anak-Anak Menjadi Kelompok yang Paling Rentan

10 Juni 2026 By admin

Menjaga Kemabruran dari Tanah Suci: Upaya Lindungi Jemaah Haji dari Praktik Penipuan

10 Juni 2026 By admin

TRIONDA: Ketika Bola Piala Dunia Menjadi Perangkat Cerdas di Lapangan

10 Juni 2026 By admin

Kisah Wasit Somalia yang Gagal Tampil di Piala Dunia 2026

10 Juni 2026 By admin

DPRD Surabaya Dorong Pelatihan Kerja Disesuaikan dengan Kebutuhan Investasi

9 Juni 2026 By admin

Pemprov Jatim Gencarkan Pasar Murah Guna Jaga Daya Beli dan Kendalikan Inflasi

9 Juni 2026 By admin

MBG di Persimpangan: Ketika Program Strategis Diuji oleh Tata Kelola

9 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Di Balik Impian ke Baitullah: Negara Harus Hadir Mengawal Hak Jemaah Umrah
  • Kloter 65 Asal Kabupaten Mojokerto Tiba di Tanah Air, Disambut Menhaj dan Bupati
  • Shalat: Membangun Koneksi Sejati dengan Allah SWT
  • Yordania: Mimpi yang Akhirnya Menjadi Nyata
  • Nata de Coco, Si Kenyal yang Tak Pernah Kehilangan Penggemar

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.