• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Alquran, Ramadhan, dan Risalah Perbaikan Umat

14 April 2023 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: Prof KH Ma’ruf Amin, Ketua Dewan Pertimbangan MUI dan Wapres RI

Alquran diturunkan pada Ramadhan untuk menjadi menjadi sumber petunjuk bagi manusia, dan pembeda antara yang haq dan batil. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam QS Al Baqarah ayat 185 sebagai berikut:


شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ

Artinya : “Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Alquran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil).”

Petunjuk ada dua. Pertama petunjuk bersifat umum (hidayatul addillah) yang diberikan kepada seluruh manusia baik yang beriman maupun tidak beriman (hudan linnas).
Kedua yaitu petunjuk ma’unah (hidayatul ma’unah) yang diberikan kepada orang-orang yang bertakwa seperti disebutkan dalam Alquran (hudan lil muttaqin).

Alquran menganjurkan untuk mengajak ke jalan yang baik seperti disebutkan dalam Alqur surat Ali Imran ayat 104 yaitu sebagai berikut:


وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Artinya: “Hendaklah ada di antara kamu segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung.”
Menurut para ulama yang disebut al-khair (kebajikan) adalah segala sesuatu yang mendatangkan kemaslahatan /(jalbul mashlahah) dan  menghilangkan kemudaratan (daf’il madhor). Terkait hal ini  Allah SWT menyatakan dalam Alquran surat An Nisa ayat 114:


 لَا خَيْرَ فِي كَثِيرٍ مِنْ نَجْوَاهُمْ إِلَّا مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ أَوْ إِصْلَاحٍ بَيْنَ النَّاسِ

Artinya: “Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat makruf, atau  mendamaikan antarmanusia yang berselisih.”

Pertama perintah sedekah, merupakan kebaikan menggunakan harta baik yang sifatnya sedekah wajib seperti zakat maupun sodaqoh tathawu’iyah dan termasuk dalam kategori jalbul mashlahah.

Kedua perintah “ma’rufin” adalah berbagai kebaikan secara umum yang bersifat non harta benda, termasuk nasihat, inisiatif, gagasan dan lain sebagainya yang juga dikategorikan dalam jalbul mashlahah.

Ketiga adalah mendamaikan antar manusia (islahin bainannas). Hal ini termasuk bersifat daf’il madhor (menghilangkan kemudaratan). Perintah ketiga ini mengarahkan kita untuk mendamaikan antarmanusia, bukan antarsesama umat Islam saja. Dalam pengertian ini juga upaya mencegah terjadinya konflik atau perselisihan dan menjaga kerukunan.

Pengertian ayat tersebut sangat relevan bagi bangsa kita yang besar dan majemuk dalam memperkuat kerukunan antarumat beragama. Adanya perbedaan di antara umat manusia merupakan keniscayaan sesuai dengan realitas kehidupan manusia. Dalam hal ini Alquran juga telah menyatakan dalam surat hud ayat 118:


وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ لَجَعَلَ النَّاسَ أُمَّةً وَاحِدَةً ۖ وَلَا يَزَالُونَ مُخْتَلِفِينَ

Artinya: “Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat.”

Hikmah dari ayat tersebut adalah, sekiranya Allah SWT menghendaki, pastilah akan menjadikan umat manusia sebagai umat yang bersatu. Akan tetapi, Allah SWT tidak menghendakinya, sehingga manusia akan tetap saling berbeda dalam agama-agama mereka. Namun demikian perbedaan-perbedaan itu tidak boleh membuat umat manusia saling bermusuhan.

Kerukunan umat adalah fondasi bagi persatuan dan kedamaian bangsa kita. Seluruh program, rencana dan kerja kebaikan demi mewujudkan visi Indonesia Maju hanya dapat dieksekusi jika bangsa kita rukun dan bersatu.

Oleh sebab itu sangat penting untuk melakukan revitalisasi pengertian ayat di atas dalam kehidupan masyarakat dan bangsa yang majemuk  untuk  merekatkan dan merawat kerukunan.  Dalam hal ini, Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk menguatkan rasa kekeluargaan dan persatuan di tengah perbedaan yang ada, sehingga dapat memperkokoh persaudaraan sebangsa maupun antar-sesama manusia.
Kita bersyukur kepada Allah SWT karena umat Islam Indonesia adalah umat yang wasathiyyin, yaitu yang berfikir moderat, yang menerapkan prinsip at-tawassuth atau bersikap tengah, tidak ekstrem kiri ataupun ekstrem kanan.

Moderasi dan toleransi beragama menjadi kunci terciptanya kerukunan. Manajemen moderasi beragama merupakan instrumen penting dalam mencegah konflik, membangun konsensus, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Saya bersyukur, bahwa praktik moderasi beragama di negara kita dapat menjadi rujukan bagi dunia. Saya berharap, umat Islam Indonesia dapat menjaga praktik kerukunan yang sudah baik ini, dan diharapkan berkontribusi lebih banyak lagi dalam mewujudkan dunia yang damai.

Insya Allah, dengan pertolongan Allah SWT dan kerja keras, bangsa Indonesia akan mendapatkan kemuliaan dan keberkahan dari Allah SWT dan ditinggikan derajatnya.  Insyaa Allah, bangsa kita terus selamat melewati macam-macam ujian dan tantangan, sehingga dapat terus bertumbuh menjadi negara yang makmur dan sejahtera secara merata.

Demikian yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang sangat baik ini. Saya mengajak kita semua untuk tidak letih merawat kerukunan umat, dan berkarya demi Indonesia.

Selamat memperingati Nuzulul Quran. Selamat melanjutkan ibadah pada suci Ramadhan.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan inayah-Nya, serta meridai seluruh upaya yang kita lakukan demi bangsa Indonesia yang maju, baldayatun tayibatun warabun ghafur.

Sumber: mui.or.id
 

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, Ramadhan, update, wawasan Ditag dengan:Alquran, Ma'ruf Amin, Perbaikan Umat, ramadhan, Risalah

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

Lainnya

Gus Salam Nilai Pandji Tak Pantas Dipidanakan

10 Januari 2026 By admin

Pengembalian Dana Biro Haji Tembus Rp100 Miliar Lebih

10 Januari 2026 By admin

Mengenal Sindrom KRM, Ancaman Diam-diam Pembuluh Darah

10 Januari 2026 By admin

Pekan ke-20 Serie A: Inter Tantang Napoli

10 Januari 2026 By admin

KPK Jerat Yaqut–Gus Alex, Kerugian Negara Masih Dihitung BPK

10 Januari 2026 By admin

Bulog Pastikan Stok Beras Aman Hingga Lebaran 2026

10 Januari 2026 By admin

Prabowo Instruksikan Dana Pensiun Atlet dan Pelatih

9 Januari 2026 By admin

Persiapan Haji di Saudi Tunjukkan Kemajuan Signifikan

9 Januari 2026 By admin

Arsenal Ditahan Imbang Liverpool 0-0

9 Januari 2026 By admin

Menkeu Optimistis MBG Serap Anggaran Cepat Awal 2026

9 Januari 2026 By admin

KPK Telaah Laporan Dugaan Penahanan Royalti LMKN

9 Januari 2026 By admin

Membaca Dampak Bumi Yang “Sakit”

8 Januari 2026 By admin

Inter Tundukkan Parma, Tetap Pimpin Klasemen

8 Januari 2026 By admin

Arteta Prihatin atas Pemecatan Amorim di Manchester United

8 Januari 2026 By admin

Minum Kopi Bisa Membantu Melindungi dari Depresi? Ini Penjelasan Para Ahli

8 Januari 2026 By isa

MU Ditahan Burnley 2-2 pada Laga Perdana Pascapemecatan Amorim

8 Januari 2026 By admin

Prabowo: Penegakan Hukum Harus Bebas Konflik Kepentingan

8 Januari 2026 By admin

Pemkot Surabaya Evaluasi Saluran Usai SDN Ujung V Tergenang

7 Januari 2026 By admin

Mbappe Dipastikan Absen di Piala Super Spanyol

7 Januari 2026 By admin

MUI Soroti Pasal KUHP soal Nikah Siri

7 Januari 2026 By admin

Persija Siapkan Strategi Khusus Hadapi Persib

7 Januari 2026 By admin

Vaksin Heksavalen, Antara Inovasi dan Disinformasi

6 Januari 2026 By admin

Fernandes–Maguire Pamitan untuk Amorim

6 Januari 2026 By admin

Setkab Terangkan Pasal KUHP–KUHAP yang Jadi Sorotan

6 Januari 2026 By admin

Menkum: Aduan Kumpul Kebo Hanya oleh Pasangan Sah dan Orang Tua

6 Januari 2026 By admin

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Des    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Surabaya di Bawah Ancaman Banjir: Masalah Lama yang Kian Kompleks
  • Detik-Detik Kritis Serangan Jantung: Apa yang Sebenarnya Terjadi pada Tubuh?
  • Mengapa Alpukat Baik untuk Tubuh?, Begini Penjelasan Pakar Kesehatan dan Gizi
  • Carrick Terdepan Jadi Pelatih Ad-Interim MU
  • Arbeloa Resmi Gantikan Xabi Alonso di Real Madrid

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.