• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Mengukur Derajat Kemuliaan Manusia

28 Agustus 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: DR. KH. Ilhamullah Sumarkan, MAg*

Dalam Islam, derajat kemuliaan manusia tidak ditentukan oleh nasab (keturunan), golongannya, status sosial serta kekayaannya. Derajat kemuliaan dapat diukur dari ketakwaan, ilmu dan amal perbuatannya.

Dalam Al-Qur’an Surah Al-Hujurat (49:13) menegaskan bahwa nilai seseorang di sisi Allah tidak bergantung pada status sosial, ras, suku, atau keturunan, melainkan pada keimanan dan amal saleh yang dilakukan.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَٰكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَٰكُمْ شُعُوبًا وَقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوٓا۟ ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Artinya: Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Ayat ini menegaskan bahwa kemuliaan seseorang di sisi Allah ditentukan oleh tingkat ketakwaannya, bukan oleh nasab atau status keturunannya. Islam mengajarkan bahwa semua manusia berasal dari asal yang sama, dan kemuliaan hanya bisa diperoleh melalui keimanan, amal saleh, dan ketaatan kepada Allah.

Selain itu, dalam hadits Rasulullah SAW juga disebutkan:

“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan harta kalian, tetapi Dia melihat kepada hati dan amal kalian.” (HR. Muslim).

Ini menekankan bahwa di hadapan Allah, yang penting adalah hati (niat) dan perbuatan seseorang, bukan nasab (keturunan) atau penampilan luarnya. Dengan demikian, kemuliaan sejati diukur melalui ketakwaan, kebaikan, dan ketulusan hati.

Dalam Islam, derajat kemuliaan manusia diukur berdasarkan beberapa kriteria yang diakui dalam Al-Qur’an dan Hadits, dengan fokus utama pada ketakwaan, ilmu, dan akhlak (moralitas). Berikut adalah penjelasan dari masing-masing:

  1. Ketakwaan (Taqwa):
    • Ketakwaan adalah ukuran utama kemuliaan di sisi Allah. Allah berfirman dalam Surah Al-Hujurat (49:13): “Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa.” Ketakwaan mencakup ketaatan kepada Allah, menjauhi larangan-Nya, dan berbuat baik.
  2. Ilmu (Knowledge):
    • Islam sangat menghargai ilmu dan pengetahuan. Rasulullah SAW berfirman: “Jadilah orang berilmu, jika tidak maka jadilah orang yang senang menuntut ilmu, jika tidak maka jadilah orang yang senang mendengarkan ilmu, jika tidak maka jadilah orang yang senang memberikan kemudahan atau memfasilitasi orang yang mencari ilmu”.
    • Dalam Surah Az-Zumar (39:9): Allah berfirman:

أَمَّنْ هُوَ قَٰنِتٌ ءَانَآءَ ٱلَّيْلِ سَاجِدًا وَقَآئِمًا يَحْذَرُ ٱلْءَاخِرَةَ وَيَرْجُوا۟ رَحْمَةَ رَبِّهِۦ ۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِى ٱلَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَٱلَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ

Artinya: (Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.

  1. Kerendahan Hati (Humility):
    • Kerendahan hati adalah ciri dari orang yang berilmu dan bertakwa. Kerendahan hati atau tawadu’ adalah puncak dari akhlak. Orang yang rendah hati tak pernah menunjukkan atau pamer tentang derajat ketakwaan dan ilmunya. Surah Al-Furqan (25:63) Allah SWT berfirman:

وَعِبَادُ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى ٱلْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ ٱلْجَٰهِلُونَ قَالُوا۟ سَلَٰمًا

Artinya: Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.

Dalam Al-Qur’an, Allah menekankan bahwa kemuliaan manusia tidak diukur oleh kekayaan, status sosial, atau keturunan, melainkan oleh ketakwaan, ilmu, dan akhlak yang baik. Semakin seseorang bertakwa, berilmu, dan rendah hati, semakin tinggi derajatnya di sisi Allah.

Ali bin Abi Thalib RA., adalah contoh sahabat yang sangat cerdas namun tetap rendah hati. Dalam banyak kesempatan, Ali bin Abi Thalib RA. menunjukkan kerendahan hati yang luar biasa. Contohnya ketika beliau memberikan nasihat kepada para sahabat dan umatnya dengan penuh kasih sayang dan tidak memaksakan pendapatnya. Beliau juga selalu menghormati pendapat orang lain, bahkan ketika ia berbeda pandangan, menunjukkan bahwa kecerdasan sejati diiringi dengan kebesaran hati.

Ali bin Abi Thalib RA. adalah teladan sempurna bagi siapa saja yang ingin menggabungkan kecerdasan dengan kerendahan hati, dua sifat yang menjadikannya salah satu tokoh paling dihormati dalam sejarah Islam.

Dalam Surat Al-Isra Ayat 37, Allah SWT melarang kita berbuat sombong dan merasa lebih tinggi dari manusia lainnya:

وَلَا تَمْشِ فِى ٱلْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّكَ لَن تَخْرِقَ ٱلْأَرْضَ وَلَن تَبْلُغَ ٱلْجِبَالَ طُولًا

Artinya: Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.

Al-Qur’an mengajarkan bahwa kombinasi dari ketakwaan, kedalaman ilmu, dan kerendahan hati adalah karakteristik orang yang mulia di hadapan Allah.

—000—

*Akademisi UIN Sunan Ampel Surabaya dan Ketua Lembaga Dakwah Nahdlotul Ulama (LDNU) Jawa Timur


Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, update, wawasan Ditag dengan:akhlak, ilmu, Kemuliaan, Manusia, Mengukur, takwa

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Menag Luruskan Polemik Zakat saat Ceramah Subuh di Al-Akbar

7 Maret 2026 By wah

Surabaya Batasi Warganya Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak

7 Maret 2026 By wah

Merawat Hutan Jawa Timur: Antara Konservasi, Edukasi, dan Wisata Alam

7 Maret 2026 By isa

Komisi E DPRD Jatim Dukung Pengawasan Ketat THR 2026

7 Maret 2026 By admin

Perang Timur Tengah Picu Pembatalan Ribuan Penerbangan

7 Maret 2026 By admin

Intelijen Iran Peringatkan Dugaan Operasi “Bendera Palsu” Israel di Al-Aqsa

7 Maret 2026 By admin

Bijak Mengelola THR di Tengah Ketidakpastian Global

6 Maret 2026 By admin

Ramadan, PWI Jatim Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim

6 Maret 2026 By admin

Derby Milan: Pertarungan Harga Diri di San Siro

6 Maret 2026 By admin

Iqra: Kata Pertama yang Mengubah Sejarah

6 Maret 2026 By admin

Menjaga Stamina Akhir Ramadan, Dokter Ingatkan Pola Sahur dan Tidur Cukup

6 Maret 2026 By admin

Miliarder UEA Kritik Tajam Trump Soal Perang Iran

6 Maret 2026 By admin

Belajar Ngaji di Usia Senja: Ketika Hati Kembali Menemukan Cahaya

6 Maret 2026 By wah

Jelang Lebaran, Jasa Marga Surabaya-Mojokerto Tingkatkan Pemeliharaan Ruas Jalan Tol

6 Maret 2026 By zam

City Tertahan, Guardiola: Perburuan Gelar Belum Usai

6 Maret 2026 By admin

Pemerintah Imbau Jamaah Tunda Umrah

6 Maret 2026 By admin

DPR Minta Pemerintah Awasi Kepulangan Jamaah Umrah Mandiri

6 Maret 2026 By zam

Trump Tolak Putra Khamenei Jadi Pemimpin Iran

6 Maret 2026 By zam

Hati-Hati Air Rendaman Kurma: Dari Sunnah ke Fermentasi Haram

5 Maret 2026 By admin

Lalampa, Aroma Bakar dari Manado untuk Berbuka

5 Maret 2026 By wah

Manchester United Tumbang 1-2 Lawan 10 Pemain Newcastle United

5 Maret 2026 By admin

Coppa Italia 2026, Lazio vs Atalanta Berakhir 2-2

5 Maret 2026 By admin

Menjemput Lailatul Qadar di Masjid Tegalsari

5 Maret 2026 By wah

Coretax Gantikan e-Filing, Wajib Pajak Diminta Cermat Validasi Data

5 Maret 2026 By admin

Korban di Iran Tembus 1.000 Orang Lebih, Serangan Israel-AS Terus Berlanjut

5 Maret 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Maret 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Ranu Regulo Ditutup Sementara Akibat Ancaman Cuaca Ekstrem
  • Mojtaba Khamenei: Ulama di Balik Layar yang Kini Pimpin Iran
  • Timnas Panggil 41 Pemain untuk FIFA Series 2026
  • Hari Musik Nasional: Nada-Nada yang Menyatukan Identitas Bangsa
  • Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.