• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Multi Faktor Penyebab Perempuan Usia Subur di Indonesia Memilih ”Childfree”

19 November 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Surabaya (Trigger.id) – Para ahli mengaitkan keputusan perempuan usia subur di Indonesia untuk memilih tidak ingin memiliki anak (childfree) dengan berbagai faktor sosial, ekonomi, dan psikologis. Beberapa di antaranya adalah tingginya biaya pengasuhan anak, tekanan ekonomi, perubahan gaya hidup modern, dan peningkatan tingkat pendidikan.

Perempuan dengan pendidikan tinggi cenderung menunda atau menolak memiliki anak karena fokus pada karier dan kualitas hidup. Di sisi lain, perempuan dari latar belakang ekonomi rendah sering kali menghadapi kendala finansial sebagai alasan utama. Fenomena ini juga menunjukkan pergeseran nilai-nilai tradisional dalam masyarakat​

Sebelumnya, data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dimuat hypeabis.id, mencatat, sebanyak 71.000 perempuan usia subur di Indonesia telah memilih untuk hidup childfree atau tidak memiliki anak. Keputusan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti biaya tinggi dalam pengasuhan anak, tekanan ekonomi, dan modernisasi pola pikir, terutama di wilayah perkotaan.

Pendidikan juga berperan penting, dengan perempuan berpendidikan tinggi lebih sering memilih childfree. Namun, keputusan ini tidak terbatas pada mereka dengan latar pendidikan tinggi, karena faktor ekonomi juga menjadi alasan signifikan, khususnya bagi mereka yang berpendidikan lebih rendah​.

Tren ini mungkin meningkat, sejalan dengan perubahan sosial dan ekonomi di masyarakat. Namun, hal ini dapat memunculkan tantangan baru, seperti kesiapan pemerintah untuk memberikan jaminan sosial kepada individu childfree di masa tua.

Keputusan perempuan untuk memilih childfree sering kali mencakup pertimbangan mengenai masa depan, termasuk potensi kesepian di usia lanjut. Sebagian besar dari mereka mungkin merasa bahwa jaminan sosial, jaringan pertemanan, atau dukungan komunitas dapat menggantikan peran anak sebagai pendukung di masa tua.

Namun, ahli psikologi mengingatkan pentingnya refleksi mendalam. Keputusan ini perlu didasarkan pada pemahaman jangka panjang, tidak hanya tren atau kondisi saat ini, karena masa tua tanpa anak bisa menghadirkan tantangan emosional dan sosial yang memerlukan persiapan matang.

Sebagian besar masyarakat berpandangan, bahwa memilih untuk menghindari peran ibu sangat kontradiktif dengan pandangan tradisional masyarakat yang meyakini bahwa fungsi sosial perempuan adalah pengasuhan anak. Reaksi ini secara tidak langsung dipengaruhi oleh warisan imajinasi Ibuisme Negara yang tercipta pada rezim Orde Baru dan masih mengakar kuat hingga sekarang.

Merujuk catatan Julia Suryakusumah, aktivis dan penulis perempuan, dalam laman magdalene.co, meskipun rezim tersebut sudah berakhir dua dekade lalu, ekspektasi gender ini tetap berlanjut dan memengaruhi persepsi publik, khususnya bagi kalangan yang masih memegang teguh nilai-nilai konvensional. Dalam kerangka tradisional ini, kontribusi perempuan terhadap masyarakat diukur melalui partisipasi mereka dalam reproduksi dan pengasuhan. Oleh karena itu, gagasan anak muda dalam memilih untuk tidak memiliki anak dianggap sebagai penolakan dari identitas budaya dan tanggung jawab keluarga. (bin)

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:71 Ribu Perempuan, BPS, Childfree, indonesia, Multi Faktor

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Serangan Israel Berlanjut, Iran Ancam Tutup Kembali Selat Hormuz

9 April 2026 By admin

Liga Champions: PSG Unggul, Liverpool Masih Berpeluang

9 April 2026 By admin

Gencatan Senjata AS–Iran, Israel Siap Lanjutkan Perang

9 April 2026 By admin

Kenaikan Avtur Tak Bebani Jamaah Haji

9 April 2026 By admin

Gencatan Senjata Tercapai, Selat Hormuz Dibuka Dua Pekan

9 April 2026 By admin

Biaya Haji Berpotensi Naik, Presiden: Jangan Bebani Jamaah

8 April 2026 By admin

Pemkot Surabaya Larang Siswa SMP Mengendarai Motor

8 April 2026 By admin

Madrid Kembali Tersungkur, Bayern Munich Bawa Pulang Keunggulan

8 April 2026 By admin

Avtur Melonjak, Pemerintah Pastikan Biaya Haji Tak Membebani Jamaah

8 April 2026 By admin

Jangan Tunggu Gagal Panen, DPRD Jatim Alarm Keras Ancaman Kekeringan

8 April 2026 By admin

Kontroversi Kesehatan Mental Pemimpin Lansia: Antara Biologi Penuaan dan Dampak Kebijakan

8 April 2026 By admin

Rusunami Gen Z Surabaya: Hunian Modern Bagi Pasangan Muda

7 April 2026 By zam

Inggris Batasi AS Gunakan Pangkalan untuk Serang Iran

7 April 2026 By admin

Saat Parkir Tak Lagi Tunai: 600 Jukir Surabaya Tersingkir di Era Digitalisasi

7 April 2026 By admin

Sumpah Balas IRGC di Tengah Gugurnya Jenderal Intelijen

7 April 2026 By admin

Taylor Swift Digugat Soal Merek “Showgirl”

7 April 2026 By admin

Awan Gelap Tenaga Medis di Hari Kesehatan Sedunia

7 April 2026 By admin

Obat Penurun Berat Badan: Harapan Baru, Tapi Bukan Jalan Pintas

6 April 2026 By admin

Dana Haji Rp180 Triliun, Amanah Besar yang Dikelola Transparan

6 April 2026 By admin

Inter Libas Roma 5-2, Makin Kokoh di Puncak

6 April 2026 By admin

Trump Ancam Iran, Singgung Nama Allah

6 April 2026 By admin

WFH Rabu atau Jumat, Mana Lebih Efektif? Ini Kata Pakar dan ASN Jatim

5 April 2026 By zam

Dikunjungi Amsal Sitepu, Menteri Ekraf Tegaskan Peran Penting Pegiat Ekonomi Kreatif Daerah

5 April 2026 By zam

Ronaldo Ucap “Bismillah” Sebelum Cetak Gol Penalti?

5 April 2026 By admin

Selena Gomez, Dari Salah Diagnosis hingga Berdamai dengan Bipolar

5 April 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Wajah Baru Birokrasi Surabaya, Jumat Kerja dari Rumah Kinerja Tetap Dikejar
  • Operasi Senyap KPK di Jawa Timur: Alarm Keras bagi Moral Kepemimpinan Daerah
  • Wamenhaj Ungkap Skema “War Ticket” Haji untuk Pangkas Antrean
  • Perempuan Dominasi Pengguna Medsos, IKWI Jatim Dorong Literasi Digital Keluarga
  • Dari Tepuk Tangan Penonton ke Lagu Legendaris, Kisah di Balik “We Will Rock You”

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.