
Surabaya (Trigger.id) – Persaingan Premier League musim ini diprediksi akan berakhir dramatis. Berdasarkan simulasi superkomputer terbaru, Manchester City diproyeksikan keluar sebagai juara dengan selisih hanya satu poin dari Arsenal.
Hasil ini muncul tak lama setelah kekalahan mengejutkan Arsenal dari Bournemouth yang membuka kembali peluang bagi City. Sebelumnya, The Gunners sempat memimpin perburuan gelar dengan keunggulan sembilan poin, namun gagal memperlebar jarak menjadi 12 poin setelah menelan kekalahan kelima musim ini.
Superkomputer memperkirakan City akan mengakhiri musim dengan 81 poin, unggul tipis dari Arsenal. Menariknya, City tidak diprediksi menang saat menghadapi Arsenal dalam laga penting mendatang. Namun, Arsenal diperkirakan akan kehilangan delapan poin dari enam laga tersisa akibat empat hasil imbang, sementara City diproyeksikan meraih enam kemenangan dari delapan pertandingan terakhirnya.
Jika prediksi ini menjadi kenyataan, maka Pep Guardiola akan meraih gelar Liga Inggris ketujuh sejak menangani City, mempertegas dominasi mereka dalam satu dekade terakhir. Di sisi lain, Mikel Arteta kembali harus puas sebagai runner-up, mengulang kekecewaan musim-musim sebelumnya.
Di papan atas, Manchester United diprediksi finis di posisi ketiga berkat performa impresif di paruh kedua musim. Sementara itu, Aston Villa diperkirakan mengamankan posisi keempat dan kembali ke Liga Champions.
Persaingan sengit juga terjadi dalam perebutan posisi lima besar. Chelsea diprediksi unggul tipis atas Liverpool untuk mengamankan tiket terakhir ke Liga Champions, dengan Liverpool harus puas finis di posisi keenam—sebuah penurunan signifikan dari musim sebelumnya.
Sementara itu, drama terbesar justru terjadi di papan bawah. Tottenham Hotspur diprediksi terdegradasi untuk pertama kalinya sejak era 1970-an. Meski telah melakukan pergantian pelatih, Roberto De Zerbi dinilai gagal menyelamatkan tim, dengan Spurs hanya mampu meraih lima poin dari tujuh laga terakhir dan finis tiga poin di bawah zona aman.
Leeds United diperkirakan bertahan di posisi ke-17, sementara Nottingham Forest dan West Ham United berhasil menjauh dari ancaman degradasi berkat performa akhir musim yang solid.
Di sisi lain, Newcastle United diprediksi mengalami musim yang mengecewakan dengan finis di posisi ke-13, bahkan berada di bawah rival mereka, Sunderland. Sementara itu, Brighton & Hove Albion tampil impresif dengan finis di posisi ketujuh, hanya terpaut satu poin dari zona Liga Champions.
Prediksi ini semakin menegaskan bahwa akhir musim Liga Inggris akan berlangsung penuh ketegangan, baik dalam perebutan gelar, tiket Eropa, maupun perjuangan menghindari degradasi. (ian)



Tinggalkan Balasan