• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Puasa Ramadhan, Idul Fitri, dan Syahwat Pamer Kita

21 April 2023 by wah Tinggalkan Komentar

Ilustrasi pamer harta. Foto: freepik

Oleh: Dr Thobib Al-Asyhar, Thobib Al Asyhar, Wakil Ketua Komisi Infokom MUI Pusat

Apakah ada hubungan antara puasa dan narsisme? Pertanyaan sederhana, tapi tidak semua orang mampu menjawab. Mari kita cermati pesan-pesan terdalam puasa. Dalam sebuah haditsnya, Rasulullah SAW bersabda:

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى

“Seluruh amalan kebaikan manusia akan dilipatgandakan menjadi sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. Allah berfirman: Kecuali puasa. Sebab puasa adalah untuk-Ku, dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Ia (orang yang berpuasa) telah meninggalkan syahwat dan makannya karena-Ku.” (HR Bukhari-Muslim).

Hadits tersebut secara implisit menegaskan bahwa puasa adalah ibadah paling rahasia, yang hanya diketahui pengamalnya dan Allah SWT.Artinya, puasa mendidik manusia agar tidak riya (pamer) kepada orang lain, apapun bentuknya, baik harta, kemewahan, amal sosial, ibadah, liburan di tempat-tempat mahal, maupun perilaku lainnya.

Ada hal-hal yang harus kita jaga dimana hanya kita yang tahu. Ada juga cukup diri kita dan orang-orang terdekat saja yang tahu. Karena tidak semua hal harus diketahui orang lain, bahkan kepada pasangan hidup sekalipun. Contoh sederhana, ibadah sholat malam (tahajjud) yang kita lakukan, apakah perlu diberitahukan kepada orang lain? Jika niatnya beribadah kepada Allah, buat apa orang lain tahu?Pada titik ini, selain hal-hal yang tampak dan perlu ditampakkan, dalam diri manusia ada yang tersembunyi dan harus disembunyikan. Tujuannya untuk apa? Untuk kebaikan manusia itu sendiri dan ibadah puasa dengan terang bederang telah mengajarkan itu.

Sesuatu yang tampak dari diri kita adalah perbuatan fisik yang tidak semuanya harus “ditampakkan”. Sementara perilaku yang tak tampak adalah kerja-kerja pikiran dan hati. Apalagi menyangkut kerja-kerja spiritual, seperti beribadah dan berdoa. Bisa dibayangkan jika setiap orang “memperlihatkan” atau memamerkan semua hal tentangnya. Apa jadinya jika setiap orang dapat “melihat” isi pikiran dan hati orang lain? Dipastikan hal tersebut bisa menimbulkan kekacauan.

Perilaku pamer (riya) sering dilakukan orang-orang dengan menunjukkan foto-foto narsistik di media sosial agar orang lain tahu. Fenomena itu biasa disebut “flexing” atau pamer kekayaan dan kemewahan gaya hidup dengan tujuan mendapatkan pengakuan (pujian) orang lain bahwa mereka adalah kaya harta, mampu, terhormat, pintar, eksklusif, “berhati mulia”, dan banyak lagi seperti yang terjadi belakangan ini.

Tahukah kita, perilaku pamer (riya) dan narsistik itu dikecam semua agama, apapun agamanya. Selain menodai nilai-nilai “ketawaduan” atau kerendahhatian, juga melukai hati mereka yang tidak mampu. Rasulullah SAW pernah mengingatkan agar kita tidak riya atas nikmat yang kita terima. Memperoleh nikmat saja bisa menimbulkan iri, apalagi pamer kemewahan. Dalam haditsnya Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya setiap nikmat (yang kita peroleh) “mengundang” kecemburuan atau hasad dari orang lain.” (HR Thabrani).

Secara psikologis, orang yang suka memamerkan harta, kemewahan, dan semacamnya dikategorikan memiliki gangguan kepribadian. Gangguan kepribadian narsistik merupakan penyimpangan dalam fungsi pribadi. Dalam buku besar psikologi, DSM, narsistik disebut sebagai bagian dari “mental disorder”. Hal ini ditandai dengan beberapa ciri diantaranya referensi bagi identitas diri berlebih terhadap orang lain. Artinya orang lain selalu menjadi ukuran bagi dirinya, khususnya yang bersifat material.Selain itu munculnya penghargaan berlebihan terhadap diri sendiri. Tujuan hidupnya pun didasarkan pada ekspektasi orang lain dengan standar pribadi yang terlalu tinggi agar bisa melebihi orang lain. Orang narsis juga kurang mampu untuk mengenali dan mengidentifikasi perasaan dan kebutuhan orang lain, serta hubungan yang dibangun dengan orang lain hanya diorientasikan pada diri sendiri.

Lalu bagaimana cara mengobati orang yang memiliki kepribadian narsistik? Selain harus dilakukan terapi kognitif, yaitu pengayaan wawasan (insight) tentang pentingnya kerendah-hatian, juga perlu internalisasi nilai-nilai puasa agar tumbuh kesadaran bahwa bumi ini bukan hanya dia penghuninya. Masih banyak orang yang membutuhkan empati dan kasih sayang.

Selain itu, upaya-upaya “pengekangan” seperti tidak boleh makan, minum, dan aktifitas seksual yang diajarkan puasa, seyogyanya menjadi unsur kendali jiwa rendah agar kita tidak terperosok ke jurang kehinaan. Manusia adalah makhluk ruhani, yang tidak sepantasnya memamerkan kemewahan apapun di hadapan manusia lain dengan niat mencari pengakuan atau pujian. Karena pujian hakiki hanya untuk Allah SWT.
Apakah masih mau pamer pada momen lebaran nanti? Wallahu a’lam.

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, Ramadhan, wawasan Ditag dengan:Idul fitri, Pamer Harta, puasa, ramadhan

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Hemat Energi Tanpa Mengorbankan Layanan Publik

17 Maret 2026 By admin

Menjaga Surabaya Tetap Rukun di Tengah Nyepi dan Idulfitri

17 Maret 2026 By admin

Drone Murah Iran yang Mengguncang Kekuatan Militer Barat

17 Maret 2026 By admin

Majelis Tarjih Muhammadiyah: Dam Haji Sah Disembelih di Indonesia

17 Maret 2026 By admin

MBG Rp335 Triliun: Antara Janji Gizi dan Tantangan Efisiensi

17 Maret 2026 By admin

Iran Klaim 80% Sistem Radar Pangkalan AS Hancur

16 Maret 2026 By admin

Liga Serie A: Lazio Tundukkan Milan 1-0

16 Maret 2026 By admin

Melasti di Watu Pecak, Menyucikan Diri Menjelang Nyepi

15 Maret 2026 By admin

Khofifah Bagikan Mushaf Madinah Hadiah Raja Salman

15 Maret 2026 By admin

Batagor Yunus, Oleh-Oleh Legendaris Bandung untuk Pemudik

15 Maret 2026 By admin

Tol Prosiwangi Dibuka Fungsional, Mudik Tapal Kuda Lebih Lancar

15 Maret 2026 By wah

Gilimanuk, Gerbang Mudik yang Tak Pernah Sepi

15 Maret 2026 By admin

Arsenal Kian Kokoh di Puncak, Tundukkan Everton 2-0 di Emirates

15 Maret 2026 By admin

Awal 2026, Ketika Kepala Daerah Berguguran di Meja OTT

15 Maret 2026 By admin

Mudik Tenang, Rumah Aman, Begini Pesan Surabaya Menjelang Lebaran

15 Maret 2026 By admin

Hemat Energi dan Wacana WFH di Tengah Bayang-bayang Krisis

14 Maret 2026 By admin

Ketika Harga Emas Mengubah Nisab Zakat

14 Maret 2026 By admin

Perang Modern, Ketika Laser Tak Mampu Menahan Drone

14 Maret 2026 By admin

Operasi Ketupat 2026, Menghadang Truk “Raksasa” di Jalur Mudik

14 Maret 2026 By admin

Ibu-ibu Surabaya Garda Depan Lawan Ancaman Digital

14 Maret 2026 By admin

Selat Hormuz, Jalur Sempit yang Mengguncang Dunia

13 Maret 2026 By admin

Belajar dari Kasus Yaqut: Begini Mekanisme Penentuan Kuota Haji

13 Maret 2026 By admin

Kolaborasi LAZIS Nurul Falah Salurkan Bantuan Paket Pendidikan Untuk Santri di Aceh Tamiang

13 Maret 2026 By admin

Kopi Tahlil Pekalongan, Hangatnya Kopi Rempah dari Tradisi Doa Malam

13 Maret 2026 By admin

Jasa Marga Beri Diskon Tol 30 Persen Saat Mudik Lebaran

13 Maret 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Maret 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Menyantap Hidangan Lebaran: Nikmatnya Santan Tanpa Risiko Kesehatan
  • Lebaran 2026 di Saudi dan Negara Timur Tengah Lainnya Jatuh 20 Maret
  • Trump Minta Israel Hentikan Serangan Energi Iran
  • Sidang Isbat Lebaran Digelar Nanti Sore, Kamis 19 Maret 2026
  • Perempat Final Liga Champions: Big Match Tersaji

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.