
Surabaya (Trigger.id) – Kota Surabaya menata ulang rumah potong unggas (RPU) di Pasar Babaan dan Pasar Wonokromo untuk memperkuat jaminan daging unggas yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (BPSDA) Kota Surabaya, Vykka Anggradevi Kusuma, mengatakan penataan bertujuan memastikan proses penyembelihan unggas berlangsung di tempat berizin, higienis, dan sesuai ketentuan kehalalan serta keamanan pangan.
Selain meningkatkan kualitas proses pemotongan, penataan RPU dilakukan dengan memisahkan area penyembelihan dari tempat perdagangan. “Langkah ini diharapkan dapat menjaga kebersihan lingkungan pasar sekaligus memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli,” ujar Vykka, Senin (19/10).
Menurut Vykka, keberadaan RPU yang memenuhi standar juga akan membuat proses pemotongan lebih tertib dan terkontrol. Dengan demikian, pedagang dapat menjalankan usaha secara optimal, sementara masyarakat memperoleh daging unggas yang terjamin kebersihan dan kehalalan.
Saat ini, kedua RPU tersebut masih menjalani perbaikan menyeluruh. Operasional akan dimulai setelah fasilitas dan sarana pendukung dinyatakan siap, persyaratan teknis serta operasional terpenuhi, dan pedagang siap mengikuti mekanisme yang ditetapkan.Pemkot Surabaya menekankan kesiapan fasilitas, penerapan standar higiene dan sanitasi, serta kepatuhan terhadap persyaratan halal dan keamanan pangan menjadi prioritas sebelum RPU kembali beroperasi.
“Penataan ini diharapkan dapat mendukung perdagangan unggas yang lebih tertib dan higienis di pasar tradisional, sekaligus meningkatkan perlindungan konsumen di Kota Surabaya,” pungkas Vykka. (wah)



Tinggalkan Balasan