• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Ciki Ngebul, Bagaimana Dampak Nitrogen Cair Pada Makanan?

14 Januari 2023 by isa Tinggalkan Komentar

Ciki ngebul. Foto: BBCNewsIndonesia

“Menelan nitrogen cair untuk makanan dalam jumlah besar memang bisa menyebabkan lambung mengalami perforasi alias robek.”

Oleh: Isa Anshori (Pemred Trigger.id)

Kementerian Kesehatan telah mencatat tiga kasus keracunan terkait jajanan Ciki Ngebul, karena efek berasap yang dihasilkan dengan menambah nitrogen cair pada penganan atau “ciki” biasa, di Jawa Barat dan Jawa Timur.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk “tidak dulu” mengonsumsi ciki ngebul, menyusul dua kasus keracunan di wilayah itu terkait jajanan tersebut.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Jabar, dr. Ryan Bayusantika, mengatakan saat ini belum diketahui apakah semua produsen dan penjual Cikibul mengerti cara membuatnya atau konsumen sendiri mengerti cara mengonsumsinya.

Melansir klikdokter.com, ciki ngebul memang terlihat menarik. Namun, kandungan nitrogen cair di dalamnya sangat berbahaya.

Berdasarkan data Food & Drug Administration (FDA), Amerika Serikat, nitrogen cair adalah bentuk nitrogen yang mampu mempertahankan suhu sangat rendah dengan titik didih hingga -196 derajat Celsius.

Nitrogen cair mulanya digunakan untuk membekukan dan mengawetkan bahan makanan. Namun, seiring perkembangannya, bahan kimia ini juga digunakan untuk meningkatkan daya tarik makanan dan minuman ringan, termasuk chiki ngebul atau yang dikenal dengan ice smoke. Masyarakat sebagai konsumen harus paham bahaya nitrogen cair bagi kesehatan.

1. Sulit Bernapas

Menghirup terlalu banyak uap dari makanan atau minuman yang diproses dengan nitrogen cair dapat memicu sesak napas yang cukup parah. Hal ini makin berbahaya bila dialami penderita asma.

Nitrogen cair yang terhirup dapat menggusur oksigen di dalam tubuh sehingga mengakibatkan kamu kesulitan bernapas.

2. Sakit Perut

Bahaya chiki ngebul dapat menimbulkan sakit perut yang parah. Kondisi ini dilaporkan pernah dialami seorang anak laki-laki berusia 13 tahun. Penelitian mengenai kasus ini diterbitkan lewat Clinical Endoscopy.

Anak laki-laki tersebut dilaporkan mengalami sakit perut parah secara mendadak disertai dengan sesak napas. Kondisi ini terjadi setelah dia makan camilan yang mengandung nitrogen cair.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, anak itu mengalami perforasi lambung alias dinding lambungnya berlubang dengan diameter sekitar 4 cm.

3. Lambung Berlubang

Menelan nitrogen cair untuk makanan dalam jumlah besar memang bisa menyebabkan lambung mengalami perforasi alias robek. Hal ini dibenarkan oleh dr. Devia Irine Putri.

Lambung robek terjadi akibat nitrogen cair bersuhu sangat dingin memenuhi isi lambung dengan cepat. Dinding lambung pun mengalami kerusakan sehingga berlubang.

4. Luka Bakar

Nitrogen cair biasanya digunakan dokter kulit untuk membakar hal-hal yang tidak diinginkan pada kulit. Hal ini disampaikan oleh dr. Reed Caldwell, seorang asisten profesor di Ronald O. Perelman Department of Emergency Medicine di NYU Langone Health, AS.

“Karena itu, jaringan kulit yang terkena nitrogen cair dapat mengalami kerusakan,” katanya.

Menurut National Capital Poison Center, luka bakar, lepuh, dan cedera radang dingin (frostbite) yang parah bisa terjadi usai kulit terkena nitrogen cair.

5. Kematian

Bahaya makan nitrogen cair juga bisa menyebabkan kematian. Hal ini mungkin terjadi ketika kamu menghirup nitrogen cair di ruang tertutup tanpa ventilasi yang baik.

Konsentrasi oksigen dalam tubuhmu bisa menjadi sangat rendah sehingga menyebabkan pusing, sesak napas, tidak sadarkan diri, hingga kematian.

BBC News Indonesia mencatat, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menerbitkan pedoman mitigasi risiko nitrogen cair pada pangan olahan, menyusul sejumlah kasus keracunan terkait jajanan “ciki ngebul”.

Pedoman tersebut berisi cara penggunaan nitrogen cair yang benar dan sesuai standar keselamatan, termasuk menggunakan nitrogen cair yang food grade, dan disimpan dalam tabung dengan suhu minus 50-52 derajat celsius.

Adapun orang yang menangani nitrogen cair wajib mengikuti pelatihan terlebih dahulu dan ketika bekerja harus menggunakan alat pelindung diri (APD) – termasuk penutup mata dan sarung tangan.

Ciki ngebul memang sensasional. Kreatifitas tanpa batas yang jelas, membuat miris semua pihak terutama para orang tua. BPOM sebagai lembaga yang memiliki wewenang mengawasi, tidak boleh hanya menunggu laporan. Lembaga independen bentukan pemerintah tersebut harus kontinyu turun lapangan.

Tak ada yang lebih berharga daripada nyawa. Firman Allah SWT dalam Surat Al Maidah ayat 32 yang artinya: “… barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya.

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, Kesehatan, nusantara, Tips Ditag dengan:BPOM, Ciki Ngebul, Kemenkes, makanan, Nitrogen cair

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Iqra di Harvard: Saat Al-Quran Menggema dari Jantung Intelektual Dunia

9 Juni 2026 By admin

Kantin Sekolah Jadi Andalan Baru MBG, Solusi Efisien untuk Menjangkau Wilayah 3T

9 Juni 2026 By admin

Indonesia Antisipasi Kecepatan Mozambik pada FIFA Match Day di GBK

9 Juni 2026 By isa

Mensesneg Pastikan Tindak Lanjut Putusan Etik Ombudsman terhadap Hery Susanto

8 Juni 2026 By admin

Air Mata Menetes di Tanah Suci: Kisah Lansia Temukan Keluarga Baru dalam Pelayanan Haji

8 Juni 2026 By admin

Misi Ghana Mengulang Keajaiban Piala Dunia 2010

8 Juni 2026 By admin

Mengenal Diri, Menemukan Tuhan: Jalan Sunyi Menuju Makrifat

8 Juni 2026 By admin

Trump Tegaskan Netanyahu Ikuti Hasil Negosiasi AS dengan Iran

8 Juni 2026 By admin

Sekolah Rakyat Jatim 1: Membangun Generasi Unggul dari Satu Kawasan Pendidikan Terpadu

8 Juni 2026 By admin

Menkeu Purbaya: Rupiah Tembus Rp18.000, Tapi Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

7 Juni 2026 By admin

Piala Dunia 2026: Maroko Datang dengan Mimpi Lebih Besar

7 Juni 2026 By admin

Rapimnas HIMKI 2026: Membangun Ekosistem, Menguatkan Daya Saing dan Meningkatkan Ekspor

6 Juni 2026 By admin

Rezeki yang Tak Pernah Tertukar

6 Juni 2026 By admin

Menuju Laut Lebih Bersih, Surabaya Jadi Percontohan Pengendalian Sampah Plastik Nasional

6 Juni 2026 By admin

Dari Surabaya untuk Indonesia: Saat Para Rektor Satukan Langkah Majukan Pendidikan Tinggi

6 Juni 2026 By admin

Kendala Teknis Tunda Kepulangan Kloter KJT-04, Seluruh Jemaah Akhirnya Terbang Aman ke Tanah Air

6 Juni 2026 By admin

Dari Kampus ke Panggung Nasional, Miss Indonesia Berburu Talenta Muda Unesa

6 Juni 2026 By admin

Chivu Pasang Target Realistis untuk Inter Milan di Liga Champions

6 Juni 2026 By admin

Khofifah Pastikan SPMB Jatim 2026 Berjalan Lancar

5 Juni 2026 By admin

Perekaman KTP Elektronik Surabaya Tembus 99,68 Persen, Pemkot Genjot Aktivasi IKD

5 Juni 2026 By admin

Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Indonesia Jaga Paspor Jelang Kepulangan

5 Juni 2026 By admin

Dari Pesantren hingga Pelabuhan: Jalan Jawa Timur Menuju Pusat Industri Halal Dunia

5 Juni 2026 By admin

Indonesia Bidik Kemenangan Perdana atas Oman Setelah 38 Tahun

5 Juni 2026 By admin

Pemerintah Tegaskan Tak Ada Rencana Ganti Menkeu Purbaya

5 Juni 2026 By admin

HIMKI Dorong Transformasi Industri Furnitur Lewat Indowood Expo 2026

4 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Luka Lama di Puncak Organisasi Sepak Bola Dunia
  • Khofifah Ajak Pelaku Konstruksi Tingkatkan Daya Saing dan Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Menjadi Kekuatan Bangsa
  • Menjaga Kesucian Haji dari Praktik Curang Oknum KBIHU
  • Ketika Iklim Berubah, Anak-Anak Menjadi Kelompok yang Paling Rentan

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.