• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Kiat Memilih Takjil Sehat dan Lezat Selama Ramadhan

27 Februari 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Surabaya (Trigger.id) – Menjelang magrib, suasana pasar Ramadhan selalu menggoda. Deretan kolak pisang berkuah santan, es buah berwarna-warni, kurma yang tersusun rapi, hingga gorengan yang masih mengepul, seolah berlomba memikat selera. Namun di balik kelezatan itu, ada satu pertanyaan penting: bagaimana memilih takjil yang sehat tanpa kehilangan kenikmatannya?

Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Ia juga momentum mengatur ulang pola makan agar lebih seimbang. Takjil yang tepat bukan hanya mengembalikan energi, tetapi juga menjaga tubuh tetap bugar sepanjang malam hingga sahur.


1. Dahulukan yang Manis Alami dan Ringan

Rasulullah Muhammad SAW menganjurkan berbuka dengan kurma atau air. Dalam hadis riwayat Abu Dawud disebutkan bahwa beliau berbuka dengan kurma segar, jika tidak ada maka dengan kurma kering, dan jika tidak ada maka dengan air.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, dai dan pakar tafsir Al-Qur’an, sunnah berbuka dengan kurma bukan hanya simbolik, tetapi juga sarat hikmah kesehatan. “Kurma mengandung gula alami yang cepat diserap tubuh tanpa memberi lonjakan berlebihan. Itu cukup untuk mengembalikan energi awal sebelum makan besar,” jelasnya dalam salah satu kajian kesehatan Ramadhan.

Kurma, buah, atau kolak dengan gula secukupnya bisa menjadi pilihan awal yang bijak. Hindari minuman dengan sirup berlebihan atau pewarna mencolok yang tinggi gula tambahan.


2. Batasi Gorengan, Perhatikan Minyaknya

Gorengan memang tak terpisahkan dari budaya takjil di Indonesia. Namun, konsumsi berlebihan dapat memicu gangguan pencernaan dan lonjakan kolesterol, terutama saat perut kosong.

Pakar kuliner Indonesia, William Wongso, mengingatkan bahwa kualitas bahan dan teknik pengolahan sangat menentukan. “Masalahnya bukan pada gorengannya semata, tetapi pada minyak yang dipakai berulang kali. Itu yang membuat rasa dan kualitas gizinya menurun,” ujarnya dalam berbagai kesempatan diskusi kuliner.

Jika ingin menikmati gorengan, pilih yang digoreng dengan minyak baru atau relatif jernih, tidak berbau tengik, dan tidak terlalu berminyak di permukaan. Konsumsi secukupnya, jangan menjadikannya menu utama.


3. Perhatikan Warna dan Kebersihan

Takjil sehat bukan hanya soal gizi, tetapi juga keamanan pangan. Hindari makanan dengan warna terlalu mencolok yang tidak alami. Pastikan penjual menjaga kebersihan, makanan tertutup dari debu, dan tidak terpapar langsung oleh asap kendaraan.

Es buah segar dengan potongan buah asli lebih baik dibanding minuman instan berperisa buatan. Selain lebih segar, kandungan seratnya membantu sistem pencernaan bekerja lebih stabil setelah seharian berpuasa.


4. Jangan Kalap: Porsi Tetap Terkendali

Salah satu godaan terbesar saat berbuka adalah “balas dendam”. Padahal, tubuh yang kosong seharian perlu adaptasi bertahap.

Ustaz Adi Hidayat kerap menekankan nilai spiritual dalam pola makan. “Puasa melatih kendali diri. Jangan sampai saat berbuka justru kehilangan kontrol. Esensi puasa adalah keseimbangan,” tuturnya.

Berbukalah dengan porsi kecil terlebih dahulu. Setelah shalat magrib, barulah lanjutkan makan utama dengan komposisi seimbang: karbohidrat, protein, sayur, dan cukup cairan.


5. Utamakan Tradisional, Minim Proses

Banyak takjil tradisional Nusantara sebenarnya cukup sehat jika tidak berlebihan gula dan santan. Kolak pisang, bubur kacang hijau, atau ketan hitam mengandung serat dan energi kompleks. Kuncinya ada pada takaran gula dan santan.

William Wongso juga menilai kekayaan kuliner Indonesia justru bisa menjadi kekuatan saat Ramadhan. “Masakan tradisional kita banyak yang berbasis bahan alami. Tinggal bagaimana kita mengolahnya dengan bijak dan tidak berlebihan,” katanya.


Ramadhan: Harmoni Rasa dan Makna

Memilih takjil sehat bukan berarti menghilangkan kenikmatan. Justru di situlah seni Ramadhan: menyeimbangkan rasa, gizi, dan nilai ibadah. Tubuh mendapatkan energi yang cukup, hati pun tetap ringan menjalani tarawih dan aktivitas malam.

Di tengah gemerlap pasar Ramadhan, pilihan ada di tangan kita. Apakah sekadar mengikuti selera sesaat, atau menjadikan momen berbuka sebagai bagian dari ibadah yang utuh—lezat, sehat, dan penuh berkah. (ori)

Share This :

Ditempatkan di bawah: Tips, update Ditag dengan:Kiat, Lezat, Memilih, ramadhan, Sehat, Selama, takjil

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Zakat yang Mengubah Hidup: Dari Mustahik Menjadi Muzakki

26 Februari 2026 By admin

Menkes: Kenaikan Iuran BPJS Tak Sentuh Warga Miskin

25 Februari 2026 By admin

Waspada Kopi dan Teh saat Ramadan, Pakar Ingatkan Risiko Dehidrasi

25 Februari 2026 By zam

Detik-Detik Menjelang Maghrib: Tradisi Menunggu Berbuka di Berbagai Daerah

25 Februari 2026 By admin

Anak, Amanah yang Menguji dan Memuliakan

25 Februari 2026 By admin

Hakimi Hadapi Sidang Dugaan Kekerasan Seksual

25 Februari 2026 By admin

Inter Tersingkir, Atletico dan Newcastle ke 16 Besar

25 Februari 2026 By admin

Baznas: ZIS Tak Dialihkan ke Program MBG

25 Februari 2026 By admin

Peminat SNBP 2026 Melonjak : Unesa 53 Ribu, Unair & UB Kompetitif

24 Februari 2026 By zam

Takjil Berbahaya: BPOM Temukan Pewarna Sintesis Pemicu Kanker

24 Februari 2026 By admin

Ramadhan: Momentum Hijrah yang Nyata, Bukan Sekadar Wacana

24 Februari 2026 By admin

Rujak Soto: Perpaduan yang Tak Masuk Akal Tapi Dicinta

24 Februari 2026 By wah

Khutbah Jumat: Ujian Dalam Hidup

23 Februari 2026 By isa

Fariz RM: Di Antara Nada, Godaan Narkoba, dan Upaya Bangkit

23 Februari 2026 By admin

Ketika Hutan Terkubur Lumpur: Jeritan Sunyi Gajah Sumatera di Bener Meriah

23 Februari 2026 By admin

Sahur Tanpa Meja Makan: Cerita Para Perantau di Kota Besar

23 Februari 2026 By admin

Puasa Bikin Kulit Kering? Ini Tips Dokter Unair agar Tetap Sehat

23 Februari 2026 By wah

Muzani: Ambang Batas 7 Persen Terlalu Tinggi

23 Februari 2026 By admin

Jatim Pecahkan Dua Rekor MURI, 20.000 Porsi Buka Puasa dan 18.000Jamaah Lantunkan Asmaul Husna

22 Februari 2026 By zam

Pemkot Surabaya Gandeng Pengembang Percepat Pendataan DTSEN

22 Februari 2026 By admin

Penjualan Tiket KA Lebaran 2026: Jutaan Terjual di Sejumlah Daops

22 Februari 2026 By admin

Presiden Kerahkan Kekuatan, Pemulihan Pascabencana Sumatera Dipercepat

22 Februari 2026 By admin

4 Tahun Menyalakan Optimisme: Jejak dan Ikhtiar TRIGGER.ID

22 Februari 2026 By admin

Kesiapan Lebaran 2026 di Jawa Timur Dimatangkan

21 Februari 2026 By zam

Masjid Bungkuk Singosari, Saksi Sunyi Perjuangan Sejak Era Diponegoro

21 Februari 2026 By zam

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Tiyo Ardianto, Suara Mahasiswa yang Tak Kenal Diam
  • Pakistan–Afghanistan Saling Serang, Ketegangan Perbatasan Memanas
  • Kiat Memilih Takjil Sehat dan Lezat Selama Ramadhan
  • Ghent Belgia Cetak Sejarah, Jalanan Kota Bersinar Sambut Ramadan
  • Lille dan Forest Amankan Tiket 16 Besar Liga Europa

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.