• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Saat Sistem Kekebalan Tubuh Menjadi Senjata Melawan Kanker

15 April 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Sel kanker sering kali tampak seperti sel sehat di sekitarnya, sehingga sistem kekebalan tubuh membutuhkan petunjuk untuk dapat mengenalinya. Ilsutrasi gambar: Emmanuel Lafont/BBC

Surabaya (Trigger.id) – Selama hampir satu abad, para ilmuwan berupaya menemukan cara agar tubuh manusia dapat melawan kanker dengan kekuatannya sendiri. Kini, harapan itu mulai menjadi kenyataan melalui pendekatan yang dikenal sebagai imunoterapi—sebuah metode pengobatan yang memanfaatkan sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan menghancurkan sel kanker.

Kisah seorang pasien berusia 71 tahun di New York menjadi gambaran nyata kemajuan ini. Setelah menjalani operasi besar untuk kanker usus besar pada 2008, ia kembali didiagnosis kanker kerongkongan lebih dari satu dekade kemudian. Namun kali ini, pengobatannya berbeda. Ia mengikuti uji klinis dengan terapi obat bernama dostarlimab. Hasilnya mengejutkan—dalam waktu empat bulan, tumornya hilang tanpa operasi, kemoterapi, maupun radioterapi.

Keberhasilan seperti ini semakin sering terjadi, menjadikan imunoterapi sebagai salah satu terobosan paling menjanjikan dalam dunia Onkologi. Para ahli bahkan mulai berbicara tentang kemungkinan kesembuhan jangka panjang, bukan sekadar memperpanjang hidup pasien.

Bagaimana Imunoterapi Bekerja?

Tubuh manusia sebenarnya memiliki kemampuan alami untuk mendeteksi dan menghancurkan sel abnormal, termasuk sel kanker. Namun, dalam banyak kasus, sel kanker mampu “menyamar” sehingga tidak dikenali sebagai ancaman.

Di sinilah imunoterapi berperan—membantu sistem imun “membuka topeng” sel kanker agar bisa diserang.

Dua pendekatan utama yang banyak digunakan saat ini adalah:

1. Terapi CAR T-Cell
Metode ini melibatkan pengambilan sel imun pasien, lalu dimodifikasi di laboratorium agar lebih efektif mengenali kanker. Setelah itu, sel tersebut dimasukkan kembali ke dalam tubuh untuk menyerang sel kanker secara spesifik. Terapi ini saat ini banyak digunakan untuk kanker darah.

2. Immune Checkpoint Inhibitors
Jenis obat ini bekerja dengan menonaktifkan “rem” alami dalam sistem imun. Normalnya, rem ini mencegah sistem imun menyerang sel sehat. Namun, beberapa sel kanker memanfaatkannya untuk menghindari serangan. Dengan menghambat mekanisme ini, sistem imun dapat kembali aktif melawan kanker.

Harapan Besar, Tantangan Masih Ada

Meski menjanjikan, imunoterapi belum menjadi solusi sempurna. Tidak semua pasien merespons pengobatan dengan baik. Faktor seperti jenis tumor, kondisi sistem imun, dan karakteristik biologis kanker sangat memengaruhi keberhasilan terapi.

Selain itu, efek samping tetap bisa terjadi. Karena sistem imun menjadi lebih aktif, tubuh kadang justru menyerang jaringan sehat. Dampaknya bisa berupa ruam kulit, diare, kelelahan, hingga peradangan organ dalam pada kasus tertentu.

Di sisi lain, terapi seperti CAR T-cell masih tergolong mahal dan kompleks, sehingga belum dapat diakses secara luas.

Masa Depan Pengobatan Kanker

Meski masih menghadapi tantangan, para peneliti optimistis bahwa imunoterapi akan terus berkembang. Dengan pendekatan yang semakin personal—disesuaikan dengan kondisi tiap pasien—pengobatan kanker di masa depan diprediksi akan lebih efektif dan minim efek samping.

Bagi banyak pasien, imunoterapi bukan hanya tentang memperpanjang hidup, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup. Dalam beberapa kasus, bahkan membuka peluang kesembuhan yang sebelumnya dianggap mustahil.

Perjalanan panjang dunia medis akhirnya mulai menunjukkan hasil: tubuh manusia, dengan sedikit bantuan sains, bisa menjadi senjata paling kuat untuk melawan kanker. (ian)

Sumber: bbc

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, update Ditag dengan:Kekebalan Tubuh, Melawan Kanker, Senjata, Sistem

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Jejak Kolaborasi Jatim Tekan Stunting: Penghargaan Persagi untuk Kepemimpinan Khofifah

5 Juli 2026 By admin

Arif Satria: ICMI Harus Bangun Peradaban Berbasis Data dan Integritas

4 Juli 2026 By zam

KNVB Ajukan Pengaduan Resmi atas Ujaran Rasis terhadap Tiga Pemain Belanda

4 Juli 2026 By zam

Portugal Lolos Dramatis, Ronaldo Torehkan Sejarah di Piala Dunia

3 Juli 2026 By zam

Real Madrid Bidik Bastoni untuk Perkuat Pertahanan

3 Juli 2026 By wah

Disabilitas Tak Tampak: Yang Tak Terlihat, yang Terabaikan

2 Juli 2026 By wah

Saat Camilan Menjadi Penjaga Kesehatan Mental

2 Juli 2026 By zam

Sensus Ekonomi 2026, Penentu Arah Pembangunan Jawa Timur

1 Juli 2026 By wah

Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus di Soetta Dipusatkan ke Terminal 2F

1 Juli 2026 By wah

Mbappe Bersinar, Prancis Melaju ke 16 Besar

1 Juli 2026 By zam

Kemendikdasmen-BPOM budayakan hidup sehat lewat edukasi pangan aman

30 Juni 2026 By admin

DPD RI Apresiasi Haji 2026, Kemenhaj Berkomitmen Sempurnakan Tata Kelola

30 Juni 2026 By zam

Paraguay dan Maroko Buat Kejutan, Singkirkan Jerman dan Belanda untuk Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

30 Juni 2026 By wah

Kemenhaj: Sekitar 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

29 Juni 2026 By zam

Khofifah Tinjau SPBU di Malang, Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Tetap Aman

29 Juni 2026 By admin

AS dan Iran Sepakat Redakan Ketegangan, Bahas Selat Hormuz dalam Pertemuan di Qatar

29 Juni 2026 By admin

Hakan Calhanoglu Tinggalkan Inter Milan pada Akhir Musim 2026/27

29 Juni 2026 By admin

Prabowo Ajak NU Dukung Upaya Menutup Kebocoran Kekayaan Negara

24 Juni 2026 By wah

Ronaldo Cetak Brace, Portugal Gilas Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026

24 Juni 2026 By zam

Film Indonesia Menembus Panggung Shanghai, Dari Cerita Lokal Menuju Apresiasi Global

24 Juni 2026 By admin

Argentina Pastikan Tiket ke 32 Besar Usai Tumbangkan Austria 2-0

23 Juni 2026 By admin

Layanan Haji Indonesia Kini Terpusat di Madinah

23 Juni 2026 By admin

Inter Milan Makin Serius Kejar Nico Paz untuk Proyek Baru Cristian Chivu

22 Juni 2026 By admin

Dari Gus Fring ke Syahadat: Kisah Giancarlo Esposito Menemukan Islam di Tanah Saudi

22 Juni 2026 By admin

Fatwa MUI Dominasi Mazhab Syafi’i Demi Kearifan Lokal dan Kehati-hatian Hukum

22 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Transaksi KDMP Jatim Tertinggi Secara Nasional, Tembus Rp21,64 Miliar
  • Jatim Perkuat Posisi sebagai Penopang Ketahanan Pangan Nasional
  • Prancis Lebih Termotivasi Hadapi Inggris demi Golden Boot Mbappe
  • Inter Milan Bidik Djed Spence Gantikan Dumfries
  • Sedekah: Investasi Abadi yang Tak Pernah Merugi

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.