• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Ketika Ruang Digital Menjadi Tempat Pelecehan di Kampus

15 April 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Gambar diatas hanya ilustrasi. Foto: AI

Jakarta (Trigger.id) – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan mahasiswa di Fakultas Hukum Universitas Indonesia bukan sekadar persoalan pelanggaran etika. Ia membuka realitas yang lebih dalam—tentang luka psikologis korban, ketimpangan perlindungan, dan tantangan besar dalam mencari keadilan.

Sebanyak 27 orang yang terdiri dari mahasiswa dan dosen diduga menjadi korban pelecehan verbal yang terjadi dalam sebuah grup percakapan. Sementara itu, sekitar 16 mahasiswa disebut sebagai pihak yang terlibat dalam tindakan tersebut. Kasus ini mencuat ke publik setelah isi percakapan grup tersebut tersebar luas di media sosial, memperlihatkan bentuk objektifikasi dan komentar tidak pantas terhadap perempuan di lingkungan akademik.

Di balik angka-angka itu, ada tekanan mental yang nyata. Para korban tidak hanya merasa dilecehkan, tetapi juga kehilangan rasa aman dan harga diri. Sorotan publik yang begitu besar justru memperparah beban psikologis yang mereka tanggung.

Kuasa hukum korban, Timotius Rajagukguk, mengungkapkan bahwa langkah untuk membawa kasus ini ke ranah hukum bukan perkara sederhana. Keputusan untuk melapor sepenuhnya berada di tangan korban, yang saat ini masih dalam kondisi rentan.

Ia menjelaskan bahwa sistem penanganan kasus kekerasan seksual masih menyisakan persoalan serius. Proses hukum kerap menuntut korban untuk berulang kali mengingat kembali pengalaman traumatis mereka dalam pemeriksaan, belum lagi risiko terekspos ke publik. Dalam beberapa kasus, pendekatan aparat penegak hukum dinilai belum sepenuhnya berpihak pada korban.

“Ini bukan hanya soal keberanian melapor, tapi juga soal apakah sistem mampu melindungi mereka,” menjadi kegelisahan yang tersirat dari pernyataan tersebut.

Di sisi lain, pihak fakultas disebut tengah mempertimbangkan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan membawa kasus ini ke jalur hukum. Jika itu terjadi, perwakilan korban menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi demi mengupayakan keadilan.

Namun, pertanyaan yang lebih besar muncul: sejauh mana ruang aman benar-benar hadir di lingkungan pendidikan?

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pelecehan tidak selalu terjadi secara fisik. Dalam era digital, kata-kata di ruang virtual pun bisa melukai dengan cara yang sama dalamnya. Grup percakapan yang seharusnya menjadi ruang diskusi berubah menjadi tempat yang merendahkan martabat manusia.

Lebih dari sekadar penanganan kasus, peristiwa ini menuntut refleksi bersama—tentang budaya, empati, dan tanggung jawab kolektif. Kampus sebagai ruang intelektual seharusnya menjadi tempat yang menjunjung tinggi nilai penghormatan dan kesetaraan, bukan justru melanggengkan perilaku yang merendahkan.

Kini, harapan para korban tidak hanya tertuju pada keadilan, tetapi juga pada perubahan. Perubahan sistem, perubahan budaya, dan yang terpenting, perubahan cara pandang—bahwa setiap individu berhak atas rasa aman, baik di dunia nyata maupun di ruang digital. (ian)

Sumber: Berbagai dan diolah dengan bantua AI

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:kampus, Pelecehan, Pelecehan di Kampus, Ruang Digital, Tempat Pelecehan

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Disabilitas Tak Tampak: Yang Tak Terlihat, yang Terabaikan

2 Juli 2026 By wah

Saat Camilan Menjadi Penjaga Kesehatan Mental

2 Juli 2026 By zam

Sensus Ekonomi 2026, Penentu Arah Pembangunan Jawa Timur

1 Juli 2026 By wah

Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus di Soetta Dipusatkan ke Terminal 2F

1 Juli 2026 By wah

Mbappe Bersinar, Prancis Melaju ke 16 Besar

1 Juli 2026 By zam

Kemendikdasmen-BPOM budayakan hidup sehat lewat edukasi pangan aman

30 Juni 2026 By admin

DPD RI Apresiasi Haji 2026, Kemenhaj Berkomitmen Sempurnakan Tata Kelola

30 Juni 2026 By zam

Paraguay dan Maroko Buat Kejutan, Singkirkan Jerman dan Belanda untuk Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

30 Juni 2026 By wah

Kemenhaj: Sekitar 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

29 Juni 2026 By zam

Khofifah Tinjau SPBU di Malang, Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Tetap Aman

29 Juni 2026 By admin

AS dan Iran Sepakat Redakan Ketegangan, Bahas Selat Hormuz dalam Pertemuan di Qatar

29 Juni 2026 By admin

Hakan Calhanoglu Tinggalkan Inter Milan pada Akhir Musim 2026/27

29 Juni 2026 By admin

Prabowo Ajak NU Dukung Upaya Menutup Kebocoran Kekayaan Negara

24 Juni 2026 By wah

Ronaldo Cetak Brace, Portugal Gilas Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026

24 Juni 2026 By zam

Film Indonesia Menembus Panggung Shanghai, Dari Cerita Lokal Menuju Apresiasi Global

24 Juni 2026 By admin

Argentina Pastikan Tiket ke 32 Besar Usai Tumbangkan Austria 2-0

23 Juni 2026 By admin

Layanan Haji Indonesia Kini Terpusat di Madinah

23 Juni 2026 By admin

Inter Milan Makin Serius Kejar Nico Paz untuk Proyek Baru Cristian Chivu

22 Juni 2026 By admin

Dari Gus Fring ke Syahadat: Kisah Giancarlo Esposito Menemukan Islam di Tanah Saudi

22 Juni 2026 By admin

Fatwa MUI Dominasi Mazhab Syafi’i Demi Kearifan Lokal dan Kehati-hatian Hukum

22 Juni 2026 By admin

Calhanoglu Minta Maaf Usai Turki Tersingkir Cepat dari Piala Dunia 2026

22 Juni 2026 By admin

Khofifah: Munas-Konbes NU 2026 Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

21 Juni 2026 By admin

Kemenhaj: Kepulangan Haji Momentum Awal Amalkan Nilai Kemabruran di Tengah Masyarakat

21 Juni 2026 By admin

Deniz Undav Jadi Pembeda, Jerman Bangkit Tekuk Pantai Gading 2-1

21 Juni 2026 By admin

Saat Stadion Bersih, Benarkah Rumah Warga Jepang Terlupakan?

21 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Belajar ADEM di Jawa Timur, Mengabdi untuk Papua
  • Festival Muharram LAZIS Nurul Falah Asah Hafalan dan Kreativitas Ratusan Santri
  • Jatim Siap Perkuat Rantai Pasok Biodiesel B50, Khofifah Dukung Transformasi Energi Nasional
  • De La Fuente Optimistis Spanyol Mampu Singkirkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
  • Ariana Grande Mundur dari American Horror Story 13, Tur Dunia Jadi Prioritas

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.