• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Mengenal Sindrom KRM, Ancaman Diam-diam Pembuluh Darah

10 Januari 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: Burhan Gunawan*

Penyumbatan pembuluh darah sering dianggap terjadi secara tiba-tiba. Padahal, kondisi ini biasanya berkembang perlahan selama bertahun-tahun akibat gangguan kesehatan yang saling berkaitan. Salah satu konsep penting yang kini banyak dibahas adalah sindrom kardio-renal-metabolik (KRM).

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, angka kejadian serangan jantung di Indonesia hampir mencapai 1% dari total penduduk. Sindrom KRM menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya risiko tersebut.

Apa itu Sindrom Kardio-Renal-Metabolik?

Sindrom KRM adalah kondisi ketika gangguan metabolisme, jantung, dan ginjal terjadi secara bersamaan dan saling memperburuk satu sama lain. Kondisi ini meliputi:

  • Gangguan metabolik seperti obesitas, diabetes tipe 2, dan kolesterol tinggi
  • Penyakit atau risiko penyakit jantung dan pembuluh darah
  • Gangguan fungsi ginjal, dari ringan hingga kronis

Ketiganya membentuk lingkaran masalah. Gangguan metabolik merusak pembuluh darah dan ginjal, ginjal yang terganggu menaikkan tekanan darah dan membebani jantung, sementara penyakit jantung mengurangi aliran darah ke ginjal.

Mengapa KRM Berbahaya?

Pada sindrom KRM, pembuluh darah yang seharusnya lentur dan bersih justru mengalami kerusakan, antara lain:

  1. Peradangan kronis akibat obesitas dan diabetes yang merusak dinding pembuluh darah.
  2. Kerusakan lapisan pembuluh darah, sehingga aliran darah tidak lancar dan mudah terbentuk bekuan.
  3. Kolesterol tidak seimbang, dengan LDL (jahat) tinggi dan HDL (baik) rendah, yang mempercepat penumpukan lemak.
  4. Tekanan darah tinggi yang sulit dikontrol, membuat pembuluh darah kaku dan mudah tersumbat.

Jika dibiarkan, kondisi ini dapat berujung pada serangan jantung, stroke, gangguan aliran darah ke kaki hingga amputasi, serta penurunan fungsi ginjal yang bisa berakhir pada cuci darah.

Siapa yang Berisiko?

Seseorang berisiko tinggi mengalami sindrom KRM jika memiliki satu atau lebih kondisi berikut:

  • Berat badan berlebih dan lingkar perut besar
  • Gula darah tinggi atau diabetes
  • Tekanan darah tinggi
  • Kolesterol tinggi
  • Gejala penyakit jantung seperti nyeri dada atau sesak
  • Fungsi ginjal menurun
  • Jarang berolahraga
  • Pola makan tinggi lemak jenuh dan rendah serat

Risiko memang meningkat seiring usia, namun kini sindrom KRM juga banyak ditemukan pada usia muda dan produktif.

Bisakah Sindrom KRM Dicegah?

Kabar baiknya, sindrom KRM dapat dicegah dan dikendalikan dengan pendekatan menyeluruh, antara lain:

  1. Perubahan gaya hidup, seperti menurunkan berat badan, makan sehat, rutin berolahraga, serta berhenti merokok dan alkohol.
  2. Pengobatan terpantau dokter, bila perubahan gaya hidup belum cukup, untuk melindungi jantung, ginjal, dan pembuluh darah.
  3. Deteksi dini, melalui pemeriksaan rutin tekanan darah, gula darah, kolesterol, jantung, dan fungsi ginjal setiap 6–12 bulan.

Kesimpulan

Penyumbatan pembuluh darah bukan kejadian mendadak, melainkan hasil dari masalah jangka panjang yang melibatkan banyak organ. Sindrom kardio-renal-metabolik membantu kita memahami bahwa tubuh bekerja sebagai satu sistem. Dengan mengenali risiko lebih awal dan menjaga gaya hidup sehat, ancaman serangan jantung dan stroke bisa dicegah. Menjaga satu organ berarti menjaga kesehatan seluruh tubuh. (ian)

  • Penulis:

Doctor of Medicine – MD: Doktor Kedokteran
Medical/Health Management: Manajemen Medis/Kesehatan
Clinical Assistant/Specialist: Asisten Klinis/Spesialis Klinis

    Share This :

    Ditempatkan di bawah: Kesehatan, nusantara, Tips, update Ditag dengan:Ancaman, KRM, Mengenal, Pembuluh Darah, Sindrom

    Reader Interactions

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Sidebar Utama

    • Facebook
    • Instagram
    • Twitter
    • YouTube

    Lainnya

    Keutamaan Dua Rakaat Sebelum Subuh dan Cahaya Cinta Allah

    26 Februari 2026 By admin

    Berburu Takjil di Gaza City, Ramadan di Tengah Krisis dan Harapan

    26 Februari 2026 By admin

    Liga Champions, Madrid dan Tiga Tim Lain ke 16 Besar

    26 Februari 2026 By admin

    Enam Makanan Penjaga Jantung Yang Harus Anda Tahu

    26 Februari 2026 By admin

    Zakat yang Mengubah Hidup: Dari Mustahik Menjadi Muzakki

    26 Februari 2026 By admin

    Menkes: Kenaikan Iuran BPJS Tak Sentuh Warga Miskin

    25 Februari 2026 By admin

    Waspada Kopi dan Teh saat Ramadan, Pakar Ingatkan Risiko Dehidrasi

    25 Februari 2026 By zam

    Detik-Detik Menjelang Maghrib: Tradisi Menunggu Berbuka di Berbagai Daerah

    25 Februari 2026 By admin

    Anak, Amanah yang Menguji dan Memuliakan

    25 Februari 2026 By admin

    Hakimi Hadapi Sidang Dugaan Kekerasan Seksual

    25 Februari 2026 By admin

    Inter Tersingkir, Atletico dan Newcastle ke 16 Besar

    25 Februari 2026 By admin

    Baznas: ZIS Tak Dialihkan ke Program MBG

    25 Februari 2026 By admin

    Peminat SNBP 2026 Melonjak : Unesa 53 Ribu, Unair & UB Kompetitif

    24 Februari 2026 By zam

    Takjil Berbahaya: BPOM Temukan Pewarna Sintesis Pemicu Kanker

    24 Februari 2026 By admin

    Ramadhan: Momentum Hijrah yang Nyata, Bukan Sekadar Wacana

    24 Februari 2026 By admin

    Rujak Soto: Perpaduan yang Tak Masuk Akal Tapi Dicinta

    24 Februari 2026 By wah

    Khutbah Jumat: Ujian Dalam Hidup

    23 Februari 2026 By isa

    Fariz RM: Di Antara Nada, Godaan Narkoba, dan Upaya Bangkit

    23 Februari 2026 By admin

    Ketika Hutan Terkubur Lumpur: Jeritan Sunyi Gajah Sumatera di Bener Meriah

    23 Februari 2026 By admin

    Sahur Tanpa Meja Makan: Cerita Para Perantau di Kota Besar

    23 Februari 2026 By admin

    Puasa Bikin Kulit Kering? Ini Tips Dokter Unair agar Tetap Sehat

    23 Februari 2026 By wah

    Muzani: Ambang Batas 7 Persen Terlalu Tinggi

    23 Februari 2026 By admin

    Jatim Pecahkan Dua Rekor MURI, 20.000 Porsi Buka Puasa dan 18.000Jamaah Lantunkan Asmaul Husna

    22 Februari 2026 By zam

    Pemkot Surabaya Gandeng Pengembang Percepat Pendataan DTSEN

    22 Februari 2026 By admin

    Penjualan Tiket KA Lebaran 2026: Jutaan Terjual di Sejumlah Daops

    22 Februari 2026 By admin

    TERPOPULER

    Kategori

    Video Pilihan

    WISATA

    KALENDER

    Februari 2026
    S S R K J S M
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    232425262728  
    « Jan    

    Jadwal Sholat

    RAMADHAN

    Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

    21 Oktober 2025 Oleh admin

    Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

    31 Maret 2025 Oleh admin

    Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

    31 Maret 2025 Oleh admin

    Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

    30 Maret 2025 Oleh admin

    Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

    29 Maret 2025 Oleh admin

    Footer

    trigger.id

    Connect with us

    • Facebook
    • Instagram
    • Twitter
    • YouTube

    terkini

    • Surga Merindukan Empat Golongan Manusia
    • Drawing 16 Besar Liga Champions 2025/2026: Duel Para Juara Menggoda
    • Blood Moon 3 Maret, MUI: Perbanyak Ibadah, Jauhi Mitos
    • Orang Tua Kunci Pemulihan Anak Pasca Operasi
    • Tiyo Ardianto, Suara Mahasiswa yang Tak Kenal Diam

    TRIGGER.ID

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Privacy Policy

     

    Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.