• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Program Genting Jangkau Lebih dari 141.000 Anak Berisiko Stunting di Indonesia

6 Mei 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Program Genting Jangkau Lebih dari 141.000 Anak Berisiko Stunting di Indonesia. Foto: Dok. RRI

Jakarta (Trigger.id) — Sejak diluncurkan pada 5 Desember 2024, Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) telah memberikan dampak signifikan dalam upaya penanggulangan stunting di Indonesia. Hingga 28 April 2025, program ini berhasil menjangkau 141.382 anak dari keluarga berisiko stunting, dengan dukungan 20.396 orang tua asuh yang tersebar di seluruh provinsi.

Program Genting merupakan inisiatif Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN yang bertujuan mengurangi risiko stunting melalui pendekatan berbasis komunitas. Bantuan yang diberikan mencakup nutrisi bagi 115.335 anak, akses air bersih untuk 2.623 anak, edukasi pencegahan dan penanganan stunting kepada 22.465 anak, serta pembangunan 959 fasilitas seperti jamban sehat dan rumah layak huni.

Dukungan yang diberikan dalam program GENTING meliputi bantuan nutrisi dan non-nutrisi. Bantuan nutrisi berupa pemberian pangan lokal kaya protein hewani dengan kecukupan gizi dalam bentuk makanan lengkap siap santap atau kudapan, dengan standar minimal Rp15.000 per hari per orang selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Bantuan non-nutrisi mencakup perbaikan jamban dan rumah layak huni, akses air bersih, serta edukasi pencegahan dan penanganan stunting.

Program GENTING dilaksanakan secara mandiri oleh mitra, difasilitasi oleh Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan/atau Kader BKKBN. Orang tua asuh dalam program ini dapat terdiri dari berbagai pihak, mulai dari individu hingga instansi seperti BUMN/BUMD, LSM/komunitas, dan perusahaan swasta. Contohnya, PT Austindo Nusantara Jaya Agri (ANJA) di Kabupaten Padang Lawas Utara aktif terlibat dalam program ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya percepatan penurunan stunting.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, menekankan bahwa pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan masyarakat luas. Dengan semangat kebersamaan, GENTING diharapkan menjadi model kolaborasi nasional yang mampu mengubah kehidupan jutaan anak Indonesia dan mewujudkan visi Indonesia Maju pada 2045 dengan generasi yang lebih sehat dan produktif.

Sementara Dr. Rini Handayani, M.Sc., pakar gizi masyarakat dari Universitas Indonesia, menilai bahwa Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) merupakan pendekatan inovatif yang sangat relevan untuk mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia. Menurutnya, keberhasilan program ini terletak pada dua aspek penting: partisipasi masyarakat dan pemenuhan kebutuhan gizi secara langsung pada kelompok rentan.

“GENTING bukan hanya program bantuan, tetapi juga bentuk nyata dari kolaborasi sosial. Ketika masyarakat ikut terlibat menjadi orang tua asuh, secara tidak langsung terjadi edukasi kolektif bahwa stunting adalah tanggung jawab bersama,” ujar Dr. Rini.

Ia juga menekankan bahwa pemberian makanan bergizi selama masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) memiliki dampak jangka panjang yang signifikan terhadap perkembangan otak, tinggi badan, dan imunitas anak. Menurutnya, dukungan nutrisi minimal Rp15.000 per hari per anak yang disediakan dalam program ini sudah sesuai dengan standar gizi yang direkomendasikan oleh WHO dan Kementerian Kesehatan RI.

Sementara itu, Sosiolog Kesehatan dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Bambang Suharto, menyoroti sisi sosiologis dari program GENTING.

“Program ini secara cerdas memanfaatkan kearifan lokal berupa gotong royong. Ketika perusahaan, individu, dan komunitas menjadi orang tua asuh, itu membentuk solidaritas sosial yang memperkuat fondasi pembangunan kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Dr. Bambang juga menilai bahwa keterlibatan langsung sektor swasta seperti BUMN dan perusahaan lokal menunjukkan bahwa dunia usaha bisa menjadi mitra strategis dalam agenda pembangunan nasional, terutama dalam isu kesehatan anak.

Kedua pakar tersebut sepakat bahwa GENTING dapat menjadi model percontohan nasional dan bahkan internasional jika dijalankan secara konsisten, transparan, dan berbasis data. Evaluasi berkala serta pengawasan dalam distribusi bantuan juga menjadi poin penting agar program ini terus tepat sasaran. (bin)


Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:Anak Berisiko Stunting, Jangkau, Lebih dari 141.000 Anak, Program Genting, Stunting di Indonesia

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Kontroversi Kesehatan Mental Pemimpin Lansia: Antara Biologi Penuaan dan Dampak Kebijakan

8 April 2026 By admin

Rusunami Gen Z Surabaya: Hunian Modern Bagi Pasangan Muda

7 April 2026 By zam

Inggris Batasi AS Gunakan Pangkalan untuk Serang Iran

7 April 2026 By admin

Saat Parkir Tak Lagi Tunai: 600 Jukir Surabaya Tersingkir di Era Digitalisasi

7 April 2026 By admin

Sumpah Balas IRGC di Tengah Gugurnya Jenderal Intelijen

7 April 2026 By admin

Taylor Swift Digugat Soal Merek “Showgirl”

7 April 2026 By admin

Awan Gelap Tenaga Medis di Hari Kesehatan Sedunia

7 April 2026 By admin

Obat Penurun Berat Badan: Harapan Baru, Tapi Bukan Jalan Pintas

6 April 2026 By admin

Dana Haji Rp180 Triliun, Amanah Besar yang Dikelola Transparan

6 April 2026 By admin

Inter Libas Roma 5-2, Makin Kokoh di Puncak

6 April 2026 By admin

Trump Ancam Iran, Singgung Nama Allah

6 April 2026 By admin

WFH Rabu atau Jumat, Mana Lebih Efektif? Ini Kata Pakar dan ASN Jatim

5 April 2026 By zam

Dikunjungi Amsal Sitepu, Menteri Ekraf Tegaskan Peran Penting Pegiat Ekonomi Kreatif Daerah

5 April 2026 By zam

Ronaldo Ucap “Bismillah” Sebelum Cetak Gol Penalti?

5 April 2026 By admin

Selena Gomez, Dari Salah Diagnosis hingga Berdamai dengan Bipolar

5 April 2026 By admin

Prabowo Kecam Tewasnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

5 April 2026 By admin

MBG Berujung Darurat, 72 Siswa Keracunan dan Dapur SPPG Disetop

5 April 2026 By admin

Iran Tolak Ultimatum 48 Jam Trump, Ketegangan di Selat Hormuz Meningkat

5 April 2026 By isa

Uji Mental Bajul Ijo, Persebaya Surabaya Ditantang Persita Tangerang di GBT

4 April 2026 By admin

Ahli Komunikasi Harus Perkuat ‘Critical Thinking’, Jangan Sekadar “Tukang Framing”

4 April 2026 By admin

Perketat Pengawasan Haji 2026, Pemerintah Tingkatkan Sinergi Cegah Jamaah Ilegal

4 April 2026 By admin

Asap Vaping Diduga Picu Kanker Paru dan Mulut

4 April 2026 By admin

Perdagangan yang Tak Pernah Rugi: Saat Iman Menjadi Investasi Abadi

4 April 2026 By admin

Kasus Jaksa Jatim dan Ujian Integritas di Tubuh Adhyaksa

4 April 2026 By admin

Lelah yang Menyelamatkan: Investasi Sehat dari Olahraga untuk Masa Tua

4 April 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • BPOM Perluas Vaksin Campak Bagi Dewasa, Nakes Jadi Prioritas
  • Senyapnya Ancaman Tuberkulosis di Indonesia
  • Serangan Israel Berlanjut, Iran Ancam Tutup Kembali Selat Hormuz
  • Liga Champions: PSG Unggul, Liverpool Masih Berpeluang
  • Gencatan Senjata AS–Iran, Israel Siap Lanjutkan Perang

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.