• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

10 Malam Terakhir Ramadan: I’tikaf Mendekat kepada Allah

10 Maret 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: Wachid Mukaidori*

Ramadan bukan hanya bulan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada penghujung Ramadan adalah i’tikaf, yakni berdiam diri di masjid dengan niat beribadah kepada Allah.

Tradisi ini telah dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW. Ketika memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan, beliau meningkatkan kesungguhan dalam ibadah, bahkan memilih berdiam diri di masjid.

Diriwayatkan dari Aisyah RA, ia berkata:

“Apabila memasuki sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, Rasulullah SAW mengencangkan sarungnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya.”
(HR. Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah).

Para ulama menjelaskan bahwa ungkapan “mengencangkan sarungnya” menunjukkan kesungguhan Rasulullah SAW dalam meningkatkan ibadah dan menjauhi hal-hal yang dapat mengurangi kekhusyukan.

Makna I’tikaf: Menyepi untuk Allah

Secara bahasa, i’tikaf berarti menetap atau berdiam diri. Dalam istilah syariat, i’tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat beribadah kepada Allah SWT.

Imam An-Nawawi dalam Al-Majmu’ menjelaskan bahwa i’tikaf merupakan ibadah yang disyariatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan cara memutus sejenak keterikatan dengan urusan dunia.

Menurut Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin, i’tikaf adalah latihan spiritual untuk membersihkan hati dari kesibukan duniawi.

“I’tikaf adalah memusatkan hati hanya kepada Allah, memutus ketergantungan pada makhluk, dan menghadirkan diri sepenuhnya dalam ibadah,” tulis Al-Ghazali.

Keutamaan I’tikaf

Ibadah i’tikaf memiliki banyak keutamaan yang dijelaskan dalam berbagai hadis dan pandangan para ulama.

1. Mendapatkan Kedekatan dengan Rasulullah SAW

Salah satu keutamaan i’tikaf adalah mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Dalam banyak riwayat disebutkan bahwa beliau selalu beritikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Aisyah RA meriwayatkan:

“Nabi SAW selalu beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadan hingga Allah mewafatkan beliau.”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Dengan meneladani amalan tersebut, seorang muslim seakan menapaki jejak spiritual Rasulullah dalam mendekatkan diri kepada Allah.

2. Peluang Besar Bertemu Lailatul Qadar

Salah satu tujuan utama i’tikaf adalah mencari malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik daripada seribu bulan.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.”
(QS. Al-Qadr: 3).

Menurut Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari, i’tikaf merupakan sarana terbaik untuk memaksimalkan pencarian Lailatul Qadar karena seseorang sepenuhnya fokus pada ibadah.

3. Membersihkan Hati dan Jiwa

I’tikaf juga menjadi momen untuk melakukan introspeksi diri dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT. Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam Zadul Ma’ad menjelaskan bahwa tujuan utama i’tikaf adalah menenangkan hati agar hanya bergantung kepada Allah.

“I’tikaf adalah memutus hubungan hati dengan kesibukan makhluk dan menghubungkannya sepenuhnya kepada Sang Pencipta,” tulis Ibnu Qayyim.

4. Menghidupkan Malam dengan Ibadah

Selama i’tikaf, seorang muslim dianjurkan memperbanyak shalat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa.

Inilah yang dicontohkan Rasulullah SAW ketika memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan. Beliau tidak hanya meningkatkan ibadah pribadi, tetapi juga membangunkan keluarganya agar turut menghidupkan malam dengan amal saleh.

Tradisi Spiritual yang Tetap Relevan

Di tengah kehidupan modern yang serba sibuk, i’tikaf menjadi ruang spiritual yang penting bagi umat Islam. Ia memberikan kesempatan untuk sejenak melepaskan diri dari hiruk-pikuk dunia dan kembali menyelaraskan hati dengan tujuan hidup yang sejati.

Sepuluh malam terakhir Ramadan pun menjadi waktu yang sangat berharga. Bagi mereka yang memanfaatkannya dengan i’tikaf, malam-malam tersebut bukan sekadar pergantian waktu, tetapi perjalanan ruhani menuju kedekatan dengan Allah SWT.

Sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW, i’tikaf bukan hanya ibadah ritual, melainkan jalan untuk membersihkan hati, memperkuat iman, dan menjemput keberkahan malam Lailatul Qadar.

—000—

*Dewan Redaksi Trigger.id

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, update, wawasan Ditag dengan:10 Malam Terakhir Ramadan, allah, I'tikaf, Mendekat, ramadan

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Perang Iran Jadi Taruhan Besar Trump

9 Maret 2026 By admin

Liga Arab Minta Iran Hentikan Serangan ke Wilayah Negara Arab

9 Maret 2026 By admin

Persebaya Remuk Redam Dihajar Borneo FC 5-1

8 Maret 2026 By admin

Khofifah Ajak REI Percepat Penyediaan Rumah MBR

7 Maret 2026 By admin

Musisi Legendaris Donny Fattah Wafat

7 Maret 2026 By admin

Obat GLP-1 Berpotensi Tingkatkan Risiko Gangguan Tulang

7 Maret 2026 By admin

Persebaya Hadapi Misi Berat di Samarinda

7 Maret 2026 By admin

Menag Luruskan Polemik Zakat saat Ceramah Subuh di Al-Akbar

7 Maret 2026 By wah

Surabaya Batasi Warganya Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak

7 Maret 2026 By wah

Merawat Hutan Jawa Timur: Antara Konservasi, Edukasi, dan Wisata Alam

7 Maret 2026 By isa

Komisi E DPRD Jatim Dukung Pengawasan Ketat THR 2026

7 Maret 2026 By admin

Perang Timur Tengah Picu Pembatalan Ribuan Penerbangan

7 Maret 2026 By admin

Intelijen Iran Peringatkan Dugaan Operasi “Bendera Palsu” Israel di Al-Aqsa

7 Maret 2026 By admin

Bijak Mengelola THR di Tengah Ketidakpastian Global

6 Maret 2026 By admin

Ramadan, PWI Jatim Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim

6 Maret 2026 By admin

Derby Milan: Pertarungan Harga Diri di San Siro

6 Maret 2026 By admin

Iqra: Kata Pertama yang Mengubah Sejarah

6 Maret 2026 By admin

Menjaga Stamina Akhir Ramadan, Dokter Ingatkan Pola Sahur dan Tidur Cukup

6 Maret 2026 By admin

Miliarder UEA Kritik Tajam Trump Soal Perang Iran

6 Maret 2026 By admin

Belajar Ngaji di Usia Senja: Ketika Hati Kembali Menemukan Cahaya

6 Maret 2026 By wah

Jelang Lebaran, Jasa Marga Surabaya-Mojokerto Tingkatkan Pemeliharaan Ruas Jalan Tol

6 Maret 2026 By zam

City Tertahan, Guardiola: Perburuan Gelar Belum Usai

6 Maret 2026 By admin

Pemerintah Imbau Jamaah Tunda Umrah

6 Maret 2026 By admin

DPR Minta Pemerintah Awasi Kepulangan Jamaah Umrah Mandiri

6 Maret 2026 By zam

Trump Tolak Putra Khamenei Jadi Pemimpin Iran

6 Maret 2026 By zam

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Maret 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Hutan Kota Jeruk, Disiapkan Jadi Sarana Rekreasi dan Penggerak Ekonomi
  • Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad
  • Trump Prediksi Perang Iran Segera Berakhir, Kecewa Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin
  • 10 Malam Terakhir Ramadan: I’tikaf Mendekat kepada Allah
  • DPRD Jatim Minta Perlindungan PMI di Timur Tengah

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.