• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

15 Delegasi Negara Muslim Belajar Pencegahan Pernikahan Anak dan Stunting di Surabaya

25 Juli 2023 by zam Tinggalkan Komentar

Sebanyak 15 delegasi enam negara muslim belajar pencegahan pernikahan anak dan stunting di Kota Surabaya.

Surabaya (Trigger.id)– Sebanyak 15 orang dari enam negara muslim mengenai program Bangga Kencana, pencegahan pernikahan anak dan penurunan angka stunting di Surabaya. Selama lima hari, mereka tidak hanya belajar di kelas tetapi juga mengunjungi beberapa tempat mulai sekolah Islam, rumah sakit Islam, pondok pesantren dan KUA untuk melihat program yang dilakukan Surabaya.

Deputi Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN RI, Rizal Martua Damanik mengatakan Kota Surabaya sebagai tuan rumah dan tempat belajar bagi peserta dari enam negara muslim karena Pemerintah Kota Surabaya memiliki capaian penurunan stunting yang sangat tinggi di tingkat nasional.

“Indonesia menjadi rujukan bagi negara-negara Islam selatan karena program KB dan Penurunan angka stunting dinilai berhasil. Sedangkan di negara-negara tersebut masih menjadi perdebatan antar ulama sehingga program KB masih belum berjalan dengan baik,” kata Rizal Damanik pada Pembukaan SSTC Offline Training on Strategic Partnership Between Government and Muslim Religious Leaders (MRLs) in Reproductive Health, Family Planning, Prevention of Child Marriage and Reducing Stunting, Senin (24/7/2023).

Dia menyebutkan peserta yang datang dalam SSTC kali ini adalah Negara Burundi, Negara Ethiopia, Negara Nepal, Negara Malaysia, Negara Myanmar dan Negara Philippine.

Di tempat yang sama, UNFPA Representative for Indonesia, Dr. Anjali Sen menjelaskan pemilihan Indonesia yang merupakan negara muslim terbesar bukan tanpa alasan. Sebagai negara muslim terbesar, Indonesia berhasil dengan program keluarga berencana, pencegahan pernikahan anak dan penurunan angka stunting yang sangat bagus.

“Indonesia menjadi rujukan dan prestasi Indonesia memang sangat bagus. Itulah yang menjadi landasan mengapa Indonesia menjadi tempat untuk belajar,” jelas Anjali.

Pernikahan anak, sambung Anjali menjadi isu yang sangat penting dan banyak negara Islam di selatan yang masih tinggi angka pernikahan anaknya. Padahal, jika pernikahan anak terjadi maka dampaknya akan sangat kompleks, tidak hanya mempengaruhi indeks pembangunan manusia (IPM) yang rendah tetap juga sangat berpotensi lahirnya generasi stunting.

“Jika anak menikah, mereka pasti akan putus sekolah, alat reproduksi yang belum matang dan harus hamil maka sangat berpotensi melahirkan generasi stunting. Padahal saat ini, dunia tengah berlomba-lomba untuk menurunkan angka stunting. Maka penurunan angka stunting bila dilakukan bila pernikahan anak bisa dicegah,” paparnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dr. Erwin Astha Triyono menerangkan berdasarkan rilis BPS Jawa Timur, proyeksi jumlah penduduk Jawa Timur Tahun 2022 sebanyak 41.149.974 jiwa, Laju Pertumbuhan Penduduk Jawa Timur periode 2010-2020 sebesar 0,79% per tahun dan berdasarkan SDKI 2017, TFR Jawa Timur sebesar 2,1.

Sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Timur pada tahun 2020 terus mengalami kemajuan. Pada tahun 2019 IPM Jawa Timur mencapai 71,50, tahun 2020 mencapai 71,71 dan selanjutnya pada tahun 2021 mencapai 72,14.

“Penyebab stunting itu ada tiga yaitu pola asuh, akses masyarakat untuk memperoleh nutrisi dan penyakit atau infeksi,” sebut Erwin.

Erwin menjelaskan pola asuh karena kedua orang tua sibuk bekerja sehingga anak dititipin ke kakek atau orang lain. Sedangkan akses masyarakat untuk memperoleh nutrisi memang sangat tergantung dengan kemampuan ekonomi keluarga tersebut dan faktor infeksi dan penyakit bisa berasal dari proses kehamilan atau pola hidup sehat atau lingkungan dimana masyarakat tinggal.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Maria Ernawati turut menyampaikan bahwa peran remaja melalui giat dan gerak remaja Generasi Berencana (GenRe) merupakan strategi yang efektif dalam memberikan edukasi mengenai kesehatan reproduksi, pendewasaan usia perkawinan dan perencanaan berkeluarga.(zam)

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, Kesehatan, nusantara, update Ditag dengan:Kota surabaya, negara muslim, pernikahan anak, stunting

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Iran Tolak Gencatan Senjata, Tuntut Akhir Perang Total

1 April 2026 By admin

Tiga Prajurit TNI Gugur, MUI: Wafat dalam Misi Damai Berpahala Syahid

1 April 2026 By admin

Hampers Lebaran dan Batas Etika: Mengapa Pejabat Publik Harus Menolak Gratifikasi

1 April 2026 By admin

Prajurit TNI Gugur, MUI Desak RI Tuntut Israel

31 Maret 2026 By admin

Ambiguitas Pasal dan Ujian Konsistensi KPK dalam Kasus Kuota Haji

31 Maret 2026 By admin

Menanti BBM 1 April: Di Antara Tekanan Global dan Ujian Kebijakan Energi

31 Maret 2026 By wah

Musisi Bruce Springsteen dan Suara Rakyat dalam “No Kings”

31 Maret 2026 By admin

Mayoritas Yahudi AS Tolak Perang Iran

31 Maret 2026 By admin

Menahan Guncangan Minyak dari Jalan Raya: Harapan pada Kendaraan Listrik

30 Maret 2026 By admin

Tottenham Akhiri Kerja Sama dengan Igor Tudor

30 Maret 2026 By admin

Benteng Digital dari Rumah: Saat Regulasi Bertemu Peran Orang Tua

30 Maret 2026 By admin

Pemberangkatan Haji 2026 Tetap Sesuai Jadwal

30 Maret 2026 By admin

Gelombang “No Kings” Guncang AS, Protes Kebijakan Trump Meluas

29 Maret 2026 By admin

Haji 2026 Dipastikan Tetap Lancar

29 Maret 2026 By admin

Iran Respons Positif Kapal RI di Selat Hormuz

29 Maret 2026 By admin

“Jay Idzes Terbaik di PSSI Awards 2026, Gol Spektakuler Rizky Ridho Jadi Sorotan”

29 Maret 2026 By admin

Iran Klaim Siap Hadapi Invasi Darat AS-Israel

29 Maret 2026 By admin

Menyalakan Nurani: KPK Bangun Budaya Antikorupsi dari Hati Masyarakat

29 Maret 2026 By admin

Menag: Ruang Digital Butuh Fondasi Etika

29 Maret 2026 By admin

Gelar Dicabut, Senegal Tetap Pamer Trofi Africa Cup of Nations 2025

29 Maret 2026 By admin

Suhu Bumi Naik, Risiko Kekeringan dan Angin Kencang Meningkat

28 Maret 2026 By admin

Wapres AS JD Vance Tegur Netanyahu soal Iran

28 Maret 2026 By admin

Waspada Microsleep di Jalan: Ancaman Sunyi Saat Mudik/Balik

28 Maret 2026 By admin

Jatim Siaga Kekeringan di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem

28 Maret 2026 By admin

Klopp Buka Sinyal Suksesor Salah, Ekitike Dinilai Punya Potensi Besar di Liverpool

28 Maret 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Jejak Gelap Kuota Haji, Dari Lobi Hingga Aliran Dana
  • Italia Gagal Lolos Piala Dunia 2026, Capello Murka
  • Di Tengah Krisis Energi, Bisakah Biaya Haji Dijaga Tetap Aman?
  • Transparansi Energi, Kunci Redam Kepanikan di Tengah Ancaman Krisis
  • Kalah Gugatan Kontrak Sampah, Pemkot Surabaya Wajib Bayar Utang Rp104 Miliar

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.