• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Kapan Tawakal Sebagai Bentuk Kepasrahan pada Allah SWT Dilakukan?

16 Mei 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh:Ustadz H. Muhammad Imron Thohir*

Tawakal adalah bentuk puncak keimanan seorang hamba kepada Allah SWT, yakni berserah diri sepenuhnya kepada-Nya setelah melakukan segala ikhtiar. Dalam Islam, tawakal bukanlah bentuk kemalasan atau pasrah tanpa usaha, melainkan sebuah sikap hati yang menyandarkan hasil akhir hanya kepada kehendak Allah SWT. Lalu, kapan sebenarnya seorang Muslim harus bertawakal? Apakah sebelum berusaha, saat berusaha, atau setelah berusaha?

Makna Tawakal dalam Islam

Secara bahasa, tawakal berasal dari kata wakala yang berarti menyerahkan atau mewakilkan. Sedangkan secara istilah, tawakal adalah bersandarnya hati kepada Allah SWT dalam memperoleh manfaat dan menolak mudarat, dengan keyakinan penuh bahwa segala sesuatu terjadi karena kehendak-Nya.

Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:

وَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ ۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ وَكِيلًا

“Dan bertawakallah kepada Allah. Cukuplah Allah sebagai Pelindung.”
(QS. Al-Ahzab: 3)

Ayat ini menegaskan bahwa hanya kepada Allah kita harus bertawakal, karena hanya Dia-lah sebaik-baik penolong dan tempat bersandar.

Kapan Tawakal Dilakukan?

1. Setelah Ikhtiar Maksimal

Mayoritas ulama sepakat bahwa tawakal dilakukan setelah melakukan ikhtiar secara maksimal. Ini sebagaimana dijelaskan oleh ulama salafus shalih. Umar bin Khattab RA pernah berkata:

“Janganlah seseorang dari kalian duduk-duduk tidak bekerja, lalu berdoa, ‘Ya Allah, berilah aku rezeki,’ padahal dia tahu bahwa langit tidak menurunkan hujan emas dan perak.”

Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah juga berkata:

“Tawakal adalah amal hati setelah seluruh anggota badan melakukan usaha lahiriah.”

Dengan kata lain, seorang Muslim wajib mengerahkan segala upaya yang mampu ia lakukan, lalu setelah itu menyerahkan hasilnya kepada Allah. Inilah hakikat tawakal: perpaduan antara usaha dan keimanan.

2. Saat dan Sebelum Berusaha (Sebagai Niat dan Doa)

Meskipun tawakal utama adalah setelah ikhtiar, namun niat tawakal sudah harus ada sejak awal. Saat seseorang memulai pekerjaan, niat bahwa segala usaha ini dilakukan karena Allah dan menyerahkan hasilnya kepada Allah adalah bagian dari adab bertawakal.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

لَوْ أَنَّكُمْ تَتَوَكَّلُونَ عَلَى اللهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ، لَرُزِقْتُمْ كَمَا تُرْزَقُ الطَّيْرُ، تَغْدُو خِمَاصًا، وَتَرُوحُ بِطَانًا

“Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang.”
(HR. Tirmidzi no. 2344, hasan shahih)

Hadis ini menunjukkan bahwa burung tidak hanya diam di sarangnya, tapi pergi mencari makan. Artinya, ada usaha dan tawakal sekaligus.

3. Saat Hasil Tidak Sesuai Harapan

Tawakal juga menjadi penguat jiwa saat apa yang diharapkan tidak tercapai. Dalam momen ini, seorang Muslim diajarkan untuk tetap yakin bahwa Allah mengetahui apa yang terbaik. Allah berfirman:

وَعَسَىٰٓ أَن تَكْرَهُوا۟ شَيْـًٔا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰٓ أَن تُحِبُّوا۟ شَيْـًٔا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah: 216)

Ulama besar, Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah menjelaskan:

“Tawakal tidak akan tegak kecuali dengan tiga perkara: mengenal Allah, mempercayai janji-Nya, dan tunduk kepada ketetapan-Nya.”
(Madarijus Salikin, Jilid 2)

Tawakal adalah sikap yang dilakukan setelah usaha maksimal, namun dimulai sejak niat dan proses usaha, serta terus dijaga hingga menerima hasilnya, baik sesuai harapan maupun tidak. Tawakal bukan pengganti ikhtiar, tapi pelengkap keimanan setelah usaha dilakukan.

Dengan bertawakal secara benar, seorang Muslim akan terhindar dari rasa putus asa, sombong atas keberhasilan, maupun kecewa terhadap hasil. Ia yakin bahwa Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi dirinya.

—000—

*Ulama, tinggal di Surabaya

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, update, wawasan Ditag dengan:Allah SWT, Bentuk, Dilakukan, Kapan, Kepasrahan, Tawakal

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Iqra di Harvard: Saat Al-Quran Menggema dari Jantung Intelektual Dunia

9 Juni 2026 By admin

Kantin Sekolah Jadi Andalan Baru MBG, Solusi Efisien untuk Menjangkau Wilayah 3T

9 Juni 2026 By admin

Indonesia Antisipasi Kecepatan Mozambik pada FIFA Match Day di GBK

9 Juni 2026 By isa

Mensesneg Pastikan Tindak Lanjut Putusan Etik Ombudsman terhadap Hery Susanto

8 Juni 2026 By admin

Air Mata Menetes di Tanah Suci: Kisah Lansia Temukan Keluarga Baru dalam Pelayanan Haji

8 Juni 2026 By admin

Misi Ghana Mengulang Keajaiban Piala Dunia 2010

8 Juni 2026 By admin

Mengenal Diri, Menemukan Tuhan: Jalan Sunyi Menuju Makrifat

8 Juni 2026 By admin

Trump Tegaskan Netanyahu Ikuti Hasil Negosiasi AS dengan Iran

8 Juni 2026 By admin

Sekolah Rakyat Jatim 1: Membangun Generasi Unggul dari Satu Kawasan Pendidikan Terpadu

8 Juni 2026 By admin

Menkeu Purbaya: Rupiah Tembus Rp18.000, Tapi Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

7 Juni 2026 By admin

Piala Dunia 2026: Maroko Datang dengan Mimpi Lebih Besar

7 Juni 2026 By admin

Rapimnas HIMKI 2026: Membangun Ekosistem, Menguatkan Daya Saing dan Meningkatkan Ekspor

6 Juni 2026 By admin

Rezeki yang Tak Pernah Tertukar

6 Juni 2026 By admin

Menuju Laut Lebih Bersih, Surabaya Jadi Percontohan Pengendalian Sampah Plastik Nasional

6 Juni 2026 By admin

Dari Surabaya untuk Indonesia: Saat Para Rektor Satukan Langkah Majukan Pendidikan Tinggi

6 Juni 2026 By admin

Kendala Teknis Tunda Kepulangan Kloter KJT-04, Seluruh Jemaah Akhirnya Terbang Aman ke Tanah Air

6 Juni 2026 By admin

Dari Kampus ke Panggung Nasional, Miss Indonesia Berburu Talenta Muda Unesa

6 Juni 2026 By admin

Chivu Pasang Target Realistis untuk Inter Milan di Liga Champions

6 Juni 2026 By admin

Khofifah Pastikan SPMB Jatim 2026 Berjalan Lancar

5 Juni 2026 By admin

Perekaman KTP Elektronik Surabaya Tembus 99,68 Persen, Pemkot Genjot Aktivasi IKD

5 Juni 2026 By admin

Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Indonesia Jaga Paspor Jelang Kepulangan

5 Juni 2026 By admin

Dari Pesantren hingga Pelabuhan: Jalan Jawa Timur Menuju Pusat Industri Halal Dunia

5 Juni 2026 By admin

Indonesia Bidik Kemenangan Perdana atas Oman Setelah 38 Tahun

5 Juni 2026 By admin

Pemerintah Tegaskan Tak Ada Rencana Ganti Menkeu Purbaya

5 Juni 2026 By admin

HIMKI Dorong Transformasi Industri Furnitur Lewat Indowood Expo 2026

4 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Luka Lama di Puncak Organisasi Sepak Bola Dunia
  • Khofifah Ajak Pelaku Konstruksi Tingkatkan Daya Saing dan Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Menjadi Kekuatan Bangsa
  • Menjaga Kesucian Haji dari Praktik Curang Oknum KBIHU
  • Ketika Iklim Berubah, Anak-Anak Menjadi Kelompok yang Paling Rentan

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.