• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Inggris dan 27 Negara Kecam Israel atas Pembunuhan Tak Manusiawi Warga Gaza

22 Juli 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi warga Gaza terutama anak-anak yang meninggal karena mal-nutrisi. Foto: BBC

London/Jerusalem (Trigger.id) – Inggris bersama 27 negara lainnya secara terbuka mengecam keras tindakan Israel di Gaza, terutama terkait pembunuhan terhadap warga sipil yang sedang berusaha mendapatkan bantuan makanan dan air. Dalam pernyataan bersama, mereka menyerukan segera diakhirinya perang yang disebut telah menyebabkan penderitaan warga sipil mencapai “titik terdalam”.

Pernyataan yang ditandatangani para menteri luar negeri dari negara-negara seperti Australia, Kanada, Prancis, Italia, Jepang, Selandia Baru, dan Swiss itu menyebut model distribusi bantuan Israel sebagai berbahaya dan tidak manusiawi. Mereka mengecam sistem bantuan yang disebut sebagai “tetesan” dan mengakibatkan warga sipil, termasuk anak-anak, terbunuh ketika sedang berupaya memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Menurut data dari Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas, lebih dari 100 warga Palestina tewas akibat tembakan tentara Israel saat menunggu bantuan akhir pekan lalu, dan 19 orang lainnya meninggal karena kekurangan gizi.

Israel Tolak Kecaman

Kementerian Luar Negeri Israel menolak pernyataan tersebut dan menyebutnya “tidak sesuai dengan kenyataan” serta “mengirim pesan yang salah kepada Hamas”. Mereka juga menuding Hamas menyebarkan kebohongan dan sengaja mengacaukan distribusi bantuan, alih-alih menyepakati gencatan senjata dan pembebasan sandera.

Meski banyak pernyataan internasional yang mengecam taktik Israel selama 21 bulan terakhir konflik, kecaman kali ini dinilai lebih tegas dan langsung.

Desakan Gencatan Senjata dan Penolakan Pengungsian Massal

Dalam pernyataan tersebut, para menteri luar negeri menegaskan bahwa rencana Israel untuk memindahkan seluruh 2,1 juta penduduk Gaza ke “kota kemanusiaan” di Rafah selatan tidak dapat diterima. Mereka menyebut relokasi permanen paksa merupakan pelanggaran hukum humaniter internasional.

Mereka juga menyerukan kepada Israel, Hamas, dan komunitas internasional untuk segera menyudahi konflik ini dengan gencatan senjata permanen tanpa syarat, serta mendorong solusi politik demi perdamaian.

“Penderitaan warga Gaza telah mencapai kedalaman baru. Model bantuan Israel menimbulkan ketidakstabilan dan menghilangkan martabat kemanusiaan,” bunyi pernyataan itu. “Lebih dari 800 warga Palestina telah terbunuh saat mencoba mendapatkan bantuan.”

Krisis Kemanusiaan Memburuk

Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy dalam pidatonya di parlemen menyebut “daftar panjang kengerian” di Gaza, termasuk serangan yang menewaskan anak-anak kelaparan. Ia juga mengumumkan tambahan £40 juta bantuan kemanusiaan untuk Gaza, sambil menyatakan bahwa tindakan Israel saat ini merusak reputasi dan keamanan jangka panjang negara tersebut.

Badan PBB untuk Pangan Dunia (WFP) mengingatkan bahwa krisis kelaparan di Gaza telah mencapai tingkat “keputusasaan baru”, dengan sekitar 90.000 wanita dan anak-anak membutuhkan penanganan segera akibat malnutrisi.

Pihak rumah sakit di Gaza juga melaporkan kekurangan bahan makanan dan susu bayi. “Kami tidak bisa memberi makan pasien atau tenaga medis. Banyak staf terlalu lemah karena kelaparan,” ujar Dr Khalil al-Daqran dari RS al-Aqsa, Deir al-Balah.

Perselisihan Distribusi Bantuan

Sistem distribusi baru yang didirikan Israel dan AS melalui Gaza Humanitarian Foundation (GHF) menuai kontroversi. Sistem ini melibatkan kontraktor keamanan swasta AS dan beroperasi dari zona militer Israel. Namun, PBB menolak bekerja sama dengan sistem ini karena dinilai melanggar prinsip-prinsip netralitas dan keselamatan.

Data PBB menyebutkan 674 orang tewas di sekitar lokasi distribusi GHF dalam delapan minggu terakhir, serta 201 lainnya tewas di sepanjang jalur konvoi bantuan.

GHF menuding PBB menghambat distribusi bantuan dan menyebut ribuan ton bantuan kini menumpuk di perbatasan. Sementara, militer Israel menyatakan bahwa mereka tetap berkomitmen pada hukum internasional dan memfasilitasi masuknya bantuan.

Konflik yang Belum Usai

Militer Israel melancarkan kampanye di Gaza sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel dan menyandera 251 lainnya. Sejak itu, lebih dari 59.000 warga Palestina dilaporkan tewas di Gaza menurut otoritas kesehatan setempat.

PBB memperingatkan bahwa tanpa gencatan senjata segera, krisis kemanusiaan di Gaza akan semakin memburuk dan berisiko menimbulkan “kematian massal”. (ian)


Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:27 Negara, Inggris, Israel, Kecam Israel, Pembunuhan Tak Manusiawi, Warga Gaza

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

PBB Tegaskan Greenland Tetap Wilayah Denmark

22 Januari 2026 By admin

OTT KPK dan Darurat Integritas Kepala Daerah

21 Januari 2026 By admin

Prabowo Rencanakan Bangun 10 Kampus Baru

21 Januari 2026 By admin

Liga Champions 2026, Madrid Hajar Monaco 6-1

21 Januari 2026 By admin

KPK Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati, Tarif Capai Rp225 Juta

21 Januari 2026 By admin

KPK Tetapkan Tersangka Usai OTT Wali Kota Madiun

20 Januari 2026 By admin

KPK OTT Bupati Pati Sudewo

20 Januari 2026 By admin

Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang

19 Januari 2026 By admin

John Herdman Sebut Timnas Indonesia sebagai “Garuda Baru”

19 Januari 2026 By admin

Mengapa Batuk Tak Kunjung Sembuh?, Begini Penjelasannya

19 Januari 2026 By admin

Pemerintah Kembalikan TKD Aceh, Sumut, dan Sumbar

19 Januari 2026 By admin

Jihad Islam Kritik Dewan Perdamaian Gaza Bentukan AS

19 Januari 2026 By admin

Cuaca Tak Bersahabat, Penutupan Taman Nasional Komodo Diperpanjang

18 Januari 2026 By admin

Slot Maklumi Kekecewaan Fans Usai Liverpool Kembali Tertahan

18 Januari 2026 By admin

Vaksin Influenza, Masihkah Dipandang Sebelah Mata?

18 Januari 2026 By admin

Khamenei Tuding Trump Bertanggung Jawab atas Krisis di Iran

18 Januari 2026 By admin

Bandara Adisutjipto: Keberangkatan ATR 42-500 ke Makassar Sudah Sesuai Prosedur

18 Januari 2026 By admin

Sinar Matahari, Kesehatan, dan Perannya Meredam Depresi

17 Januari 2026 By admin

Labuhan Sarangan: Doa, Alam, dan Jejak Leluhur yang Kini Diakui Negara

17 Januari 2026 By admin

Kemenhaj Perkuat Kanal Kawal Haji untuk Aduan Jamaah

17 Januari 2026 By admin

UE Minta Israel Hentikan Perluasan Permukiman di Tepi Barat

17 Januari 2026 By admin

Koeman Optimistis Belanda Bisa Kejutkan Piala Dunia 2026

17 Januari 2026 By admin

KPK Telusuri Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

17 Januari 2026 By admin

Tavares Jelaskan Perekrutan Tiga Pemain Asing Baru Persebaya

16 Januari 2026 By admin

KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Biro Haji ke Pengurus PBNU

16 Januari 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Takjil dan Iftar: Memahami Makna dan Adab Berbuka Puasa
  • Delapan Negara Kecam Klaim Israel di Tepi Barat
  • Cahaya dari Berbagai Penjuru: Tradisi Dunia Menyambut Ramadhan
  • Trump dan Carney Sampaikan Ucapan Ramadhan, Tegaskan Kebebasan Beragama
  • Muhammadiyah Tetapkan Ramadhan 18 Februari, NU Tunggu Isbat Pemerintah

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.