
Surabaya (Trigger.id) – Eddie Murphy dikenal sebagai aktor yang piawai berubah wajah dan karakter. Kemampuannya itu bahkan pernah membuat aktivis hak sipil Jesse Jackson benar-benar percaya bahwa para tokoh barbershop di film Coming to America (1988) adalah aktor berbeda — padahal semuanya diperankan Murphy.
Dalam dokumenter Netflix Being Eddie, Murphy mengenang momen lucu itu. Seusai pemutaran perdana Coming to America, Jackson mendatanginya dan berterima kasih karena dianggap memberi kesempatan bagi aktor-aktor kulit hitam yang lebih tua.
“Dia bilang, ‘Terima kasih sudah melibatkan para aktor senior. Mereka lucu sekali, mereka pasti jadi terkenal,’” cerita Murphy.
Murphy yang terkejut kemudian menjawab, “Maksud Anda siapa?”
Saat Jackson menyebut para tokoh barbershop, Murphy langsung menegaskan, “Itu semua saya!”
Jackson terperanjat dan mengatakan harus menonton ulang film tersebut.
Menariknya, beberapa tahun sebelum itu, pada 1984, Murphy pernah menirukan sosok Jesse Jackson dalam salah satu episode Saturday Night Live.
Coming to America merupakan film pertama di mana Murphy memainkan banyak karakter dalam satu proyek. Ia memerankan empat tokoh berbeda: Pangeran Akeem, penyanyi Randy Watson, Clarence si tukang cukur tua, dan Saul, pelanggan Yahudi di barbershop yang sama. Kemampuan ini kemudian berlanjut dalam film-film seperti The Nutty Professor, Vampire in Brooklyn, Bowfinger, hingga Norbit.
Murphy dan Arsenio Hall — yang juga memainkan beberapa tokoh di film tersebut — kembali menghidupkan seluruh karakter mereka dalam sekuel Coming 2 America pada 2021.
Dalam dokumenternya, Murphy menjelaskan bahwa kecintaannya pada transformasi karakter sudah muncul sejak kecil, terutama ketika menonton film-film klasik penuh tata rias ekstrem seperti The Hunchback of Notre Dame (1939). Baginya, karakter adalah “seperti orang sungguhan” yang ia ciptakan dengan suara dan penampilan yang benar-benar berbeda.
Being Eddie kini sudah tayang di Netflix. (ian)



Tinggalkan Balasan