
Moskow (Trigger.id) — Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei menuding Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai pihak yang bertanggung jawab atas jatuhnya korban jiwa, kerugian materi, serta munculnya fitnah terhadap Iran.
Melalui unggahan di media sosial X pada Sabtu, Khamenei menyatakan bahwa kebijakan dan pernyataan Trump telah membawa dampak buruk bagi bangsa Iran, termasuk korban manusia dan kerusakan materiil.
Pernyataan tersebut muncul di tengah gelombang unjuk rasa yang melanda Iran sejak akhir Desember 2025. Aksi protes dipicu kekhawatiran publik terhadap lonjakan inflasi akibat melemahnya nilai tukar mata uang rial. Situasi kian memanas sejak 8 Januari, setelah adanya seruan dari Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang digulingkan pada Revolusi 1979. Pada hari yang sama, pemerintah Iran memutus akses internet secara nasional.
Di sejumlah kota, demonstrasi berkembang menjadi bentrokan antara massa dan aparat keamanan, disertai teriakan slogan-slogan anti-pemerintah. Laporan menyebutkan adanya korban di pihak demonstran maupun aparat.
Sebelumnya, Trump menyatakan akan mendukung serangan baru terhadap Iran apabila negara tersebut melanjutkan pengembangan program rudal dan nuklir. Ia juga mengancam akan melakukan serangan besar jika demonstran Iran sampai terbunuh, seraya menyatakan dukungannya kepada rakyat Iran. (ian)
Sumber: Ant/Sputnik/RIA Novosti



Tinggalkan Balasan