• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Afro-Cuban dan Jazz, Persilangan Irama Hasilkan Warna Baru Dunia Musik

15 Mei 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Surabaya (Trigger.id) – Musik adalah bahasa universal yang melampaui batas budaya. Salah satu bentuk pertemuan budaya yang paling dinamis dan berpengaruh dalam sejarah musik adalah asimilasi antara musik Afro-Cuban dan jazz. Perpaduan ini menghasilkan genre baru yang dikenal sebagai Afro-Cuban jazz, atau sering disebut juga sebagai Latin jazz, yang sejak awal abad ke-20 telah menjadi elemen penting dalam perkembangan musik dunia.

Akar Budaya yang Kuat

Asimilasi ini tidak terjadi secara instan. Musik Afro-Cuban sendiri berakar dari ritme Afrika yang dibawa oleh budak-budak ke Karibia, khususnya Kuba, yang kemudian berasimilasi dengan musik Eropa, terutama Spanyol. Hasilnya adalah musik yang kaya dengan poliritme, instrumen perkusi khas seperti conga, bongo, timbales, dan gaya vokal yang bersifat ritualistik dan improvisatif.

Sementara itu, jazz muncul dari pengalaman komunitas Afrika-Amerika di Amerika Serikat, khususnya di New Orleans. Jazz berkembang melalui blues, ragtime, dan marching band, menjadi musik yang sangat mengandalkan improvisasi, harmoni kompleks, dan sinkopasi.

Pertemuan dua budaya ini menghasilkan sebuah ekspresi musikal yang tidak hanya inovatif, tetapi juga menyatukan identitas budaya yang beragam.

Asimilasi yang Dimulai dari New York

Kota New York menjadi titik temu penting dari dua tradisi musik ini. Pada 1940-an, para musisi jazz Amerika mulai tertarik dengan kompleksitas ritme musik Afro-Cuban. Saat itulah lahir genre Afro-Cuban jazz, sering kali dianggap dimulai pada tahun 1943 dengan kolaborasi antara pemain trumpet jazz Dizzy Gillespie dan perkusionis Kuba Chano Pozo.

Kolaborasi monumental mereka melahirkan karya-karya legendaris seperti “Manteca” (1947) dan “Tin Tin Deo”, yang memadukan struktur jazz (seperti improvisasi dan harmoni swing) dengan ritme Kuba seperti clave.

Tokoh-Tokoh Kunci dalam Asimilasi Afro-Cuban dan Jazz

  1. Chano Pozo (1915–1948)
    Perkusionis asal Kuba yang membawa kekuatan ritme Afrika-Kuba ke dalam dunia jazz. Dia adalah pelopor dan tokoh sentral dalam membentuk suara Afro-Cuban jazz melalui kolaborasinya dengan Dizzy Gillespie.
  2. Dizzy Gillespie (1917–1993)
    Salah satu ikon bebop jazz yang secara sadar membuka ruang dalam jazz untuk pengaruh musik Latin. Ia menyadari bahwa ritme Afro-Kuba memiliki potensi untuk memperluas cakrawala jazz.
  3. Machito (Frank Grillo, 1908–1984)
    Pemimpin band Kuba-Amerika dan pelopor Latin jazz, bersama orkestra Machito and his Afro-Cubans, ia menciptakan jembatan antara jazz big band dan ritme Latin sejak akhir 1930-an.
  4. Mario Bauzá (1911–1993)
    Pemain trumpet dan klarinet asal Kuba yang memiliki pengaruh besar dalam memperkenalkan musik Afro-Cuban ke musisi jazz Amerika. Ia adalah pengarah musik Machito dan komposer lagu penting seperti “Tanga”, salah satu karya Afro-Cuban jazz pertama.
  5. Tito Puente (1923–2000)
    Raja timbales dan ikon musik Latin yang membawa pengaruh Afro-Cuban ke publik luas melalui lagu-lagu dansa yang energik dan inovatif, serta sering tampil bersama musisi jazz besar.
  6. Mongo Santamaría (1917–2003)
    Master conga asal Kuba yang menjembatani dunia Afro-Cuban dengan soul dan jazz. Karyanya seperti “Afro Blue” menjadi standar jazz dan sering di-cover oleh banyak musisi jazz modern.

Karakteristik Afro-Cuban Jazz

Afro-Cuban jazz mempertahankan ciri khas dari kedua dunia:

  • Ritme: Menggunakan clave patterns (2-3 atau 3-2), conga, bongo, dan timbales.
  • Harmoni dan Improvisasi: Dipengaruhi oleh jazz modern seperti bebop, menampilkan improvisasi solo yang kompleks.
  • Struktur Lagu: Bisa mengikuti format jazz (head-solo-head) namun dengan pola ritme Latin yang konsisten.

Pengaruh yang Berlanjut

Asimilasi ini terus berkembang. Pada 1950–60an, gaya ini berkembang ke bossa nova di Brasil, dan selanjutnya melahirkan sub-genre seperti salsa jazz, Latin fusion, dan bahkan masuk ke dalam world music dan pop.

Musisi jazz modern seperti Arturo Sandoval, Paquito D’Rivera, dan Poncho Sanchez meneruskan semangat integrasi ini ke panggung internasional.

Penutup: Simbol Persatuan Lewat Musik

Afro-Cuban jazz adalah bukti nyata bahwa musik bisa menjadi ruang pertemuan lintas budaya yang harmonis. Ia menunjukkan bahwa meskipun akar budaya berbeda, ritme hati manusia tetap bisa menyatu. Dalam Afro-Cuban jazz, kita mendengar bukan hanya musik, tapi sejarah, perlawanan, perayaan, dan kolaborasi tanpa batas. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: seni budaya, update Ditag dengan:Afro-Cuban Jazz, Asimilasi, Dunia Musik, Persilangan, Warna Baru

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

Lainnya

Cuaca Tak Bersahabat, Penutupan Taman Nasional Komodo Diperpanjang

18 Januari 2026 By admin

Slot Maklumi Kekecewaan Fans Usai Liverpool Kembali Tertahan

18 Januari 2026 By admin

Vaksin Influenza, Masihkah Dipandang Sebelah Mata?

18 Januari 2026 By admin

Khamenei Tuding Trump Bertanggung Jawab atas Krisis di Iran

18 Januari 2026 By admin

Bandara Adisutjipto: Keberangkatan ATR 42-500 ke Makassar Sudah Sesuai Prosedur

18 Januari 2026 By admin

Sinar Matahari, Kesehatan, dan Perannya Meredam Depresi

17 Januari 2026 By admin

Labuhan Sarangan: Doa, Alam, dan Jejak Leluhur yang Kini Diakui Negara

17 Januari 2026 By admin

Kemenhaj Perkuat Kanal Kawal Haji untuk Aduan Jamaah

17 Januari 2026 By admin

UE Minta Israel Hentikan Perluasan Permukiman di Tepi Barat

17 Januari 2026 By admin

Koeman Optimistis Belanda Bisa Kejutkan Piala Dunia 2026

17 Januari 2026 By admin

KPK Telusuri Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

17 Januari 2026 By admin

Tavares Jelaskan Perekrutan Tiga Pemain Asing Baru Persebaya

16 Januari 2026 By admin

KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Biro Haji ke Pengurus PBNU

16 Januari 2026 By admin

Wamenhaj Minta Petugas Haji Lepas Gelar Saat Diklat

16 Januari 2026 By admin

Iran Tegaskan Tak Akan Diam Hadapi Ancaman AS

16 Januari 2026 By admin

Nasi atau Roti untuk Sarapan, Mana Lebih Sehat?

16 Januari 2026 By admin

Lautan Surya di Jantung Gurun Abu Dhabi

16 Januari 2026 By admin

Pemerintah Izinkan 156 Prodi Spesialis Kedokteran Baru

16 Januari 2026 By admin

Sampai Kapan Keracunan MBG Berakhir

16 Januari 2026 By admin

Maroko Tantang Senegal di Final Piala Afrika 2025

15 Januari 2026 By admin

Kekerasan di Sekolah: Alarm untuk Reformasi Pendidikan Sesungguhnya

15 Januari 2026 By admin

Guru SMK di Jambi Jadi Korban Pengeroyokan Siswa

15 Januari 2026 By admin

Pasar Murah Jatim Dinilai Efektif Tekan Inflasi

15 Januari 2026 By admin

Kemenkes Minta Walimatus Safar Dibatasi H-7 Haji

14 Januari 2026 By admin

Michael Carrick Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih Interim Manchester United

14 Januari 2026 By admin

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • PBB Tegaskan Greenland Tetap Wilayah Denmark
  • OTT KPK dan Darurat Integritas Kepala Daerah
  • Prabowo Rencanakan Bangun 10 Kampus Baru
  • Liga Champions 2026, Madrid Hajar Monaco 6-1
  • KPK Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati, Tarif Capai Rp225 Juta

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.