• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Anak, Amanah yang Menguji dan Memuliakan

25 Februari 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: KH. Ali Muaffa, M.Ag.*

Memiliki anak adalah anugerah besar dari Allah SWT. Tidak semua orang diberi kesempatan itu. Maka ketika Allah menitipkan seorang anak kepada kita, sejatinya Allah sedang memberikan kepercayaan dan sekaligus amanah. Anak bukan sekadar pelengkap rumah tangga, bukan sekadar penerus nama keluarga. Mereka adalah ladang pahala… sekaligus ladang ujian.

Di dalam Al-Qur’an, kedudukan anak di mata orang tua digambarkan setidaknya dalam empat posisi.

1️⃣ Anak sebagai Penyejuk Hati (Qurrata A’yun)

Allah berfirman:

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ

“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk hati (kami).”
(QS. Al-Qur’an, Al-Furqan: 74)

Anak bisa menjadi penyejuk hati. Senyum mereka menghapus lelah. Tawa mereka mengusir penat. Doa mereka kelak bisa menerangi kubur kita. Rasulullah ﷺ bersabda:

إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ.

“Jika anak Adam meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.”
(HR. Muslim)

Maka ketika anak menjadi saleh dan salehah, itulah kebahagiaan yang hakiki.


2️⃣ Anak sebagai Perhiasan Dunia

Allah berfirman:

الْمَالُ وَالْبَنُونَ زِينَةُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia.”
(QS. Al-Kahf: 46)

Anak adalah zinah — perhiasan. Membuat hidup terasa indah. Rumah terasa hidup. Tetapi perhiasan itu bukan tujuan, melainkan titipan. Jika perhiasan itu membuat kita lalai dari Allah, maka ia berubah dari nikmat menjadi musibah.


3️⃣ Anak sebagai Ujian

Allah menegaskan:

إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ

“Sesungguhnya harta dan anak-anakmu hanyalah ujian.”
(QS. At-Taghabun: 15)

Anak bisa menjadi ujian kesabaran. Ketika sakit, hati kita diuji. Ketika membangkang, emosi kita diuji. Ketika gagal, kesabaran kita diuji. Allah ingin melihat: apakah kita tetap sabar, tetap adil, tetap mendidik dengan kasih sayang?

Karena mendidik anak bukan hanya soal memberi makan dan sekolah terbaik. Tapi soal membentuk iman, akhlak, dan ketakwaan.


4️⃣ Anak Bisa Menjadi Musuh

Allah juga mengingatkan dengan sangat tegas:

إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلَادِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ

“Sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka.”
(QS. At-Taghabun: 14)

Mengapa disebut musuh? Bukan karena dibenci. Tetapi karena bisa melalaikan kita dari ketaatan. Bisa menyeret kita kepada yang haram demi memenuhi keinginan mereka. Bisa membuat kita meninggalkan shalat, meninggalkan dakwah, meninggalkan amanah. Na’udzubillah.


Dari sinilah Allah menguji para orang tua. Jika anak menjadi penyejuk hati, apakah kita bersyukur?. Jika anak menjadi perhiasan, apakah kita tetap sederhana?. Jika anak menjadi ujian, apakah kita bersabar?. Jika anak menjadi potensi “musuh” dalam ketaatan, apakah kita tetap teguh?

Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا

“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”
(QS. At-Tahrim: 6)

Inilah tugas besar orang tua: bukan sekadar membesarkan, tetapi menyelamatkan.

Dan ingatlah… ridha orang tua kepada anak yang dididik dengan ikhlas, sabar, dan penuh doa akan mendatangkan ridha Allah. Selama orang tua mendidik bukan karena ego, bukan karena gengsi, tapi karena ingin anak dekat dengan Allah.

Jika orang tua sabar, ikhlas, dan ridha atas setiap prosesnya — insyaAllah ia lulus dalam ujian itu. Karena pada akhirnya, anak bukan milik kita. Mereka milik Allah. Kita hanya dititipi sementara. Semoga Allah menjadikan anak-anak kita:

  • Penyejuk hati
  • Perhiasan yang mendekatkan kepada-Nya
  • Ujian yang mengangkat derajat
  • Bukan musuh yang melalaikan

Dan semoga kita termasuk orang tua yang kelak berkumpul kembali bersama anak-anak kita di surga-Nya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

—000—

*Pengasuh Pesantren Al Qur’an Nurul Falah Surabaya

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, update, wawasan Ditag dengan:Ali Muaffa, Anak, Mahasabah, Memuliakan, Menguji

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Sahur Tanpa Meja Makan: Cerita Para Perantau di Kota Besar

23 Februari 2026 By admin

Puasa Bikin Kulit Kering? Ini Tips Dokter Unair agar Tetap Sehat

23 Februari 2026 By kai

Muzani: Ambang Batas 7 Persen Terlalu Tinggi

23 Februari 2026 By admin

Jatim Pecahkan Dua Rekor MURI, 20.000 Porsi Buka Puasa dan 18.000Jamaah Lantunkan Asmaul Husna

22 Februari 2026 By zam

Pemkot Surabaya Gandeng Pengembang Percepat Pendataan DTSEN

22 Februari 2026 By admin

Penjualan Tiket KA Lebaran 2026: Jutaan Terjual di Sejumlah Daops

22 Februari 2026 By admin

Presiden Kerahkan Kekuatan, Pemulihan Pascabencana Sumatera Dipercepat

22 Februari 2026 By admin

4 Tahun Menyalakan Optimisme: Jejak dan Ikhtiar TRIGGER.ID

22 Februari 2026 By admin

Kesiapan Lebaran 2026 di Jawa Timur Dimatangkan

21 Februari 2026 By zam

Masjid Bungkuk Singosari, Saksi Sunyi Perjuangan Sejak Era Diponegoro

21 Februari 2026 By zam

Persebaya Bidik Kemenangan di Jepara

21 Februari 2026 By admin

Menlu: TNI di Gaza Fokus Misi Kemanusiaan

21 Februari 2026 By admin

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump

21 Februari 2026 By admin

STY: Karier di Liga 1 Bukan Masalah bagi Pemain Naturalisasi

21 Februari 2026 By admin

Dua Abad Harmoni dan Cahaya Toleransi Klenteng Eng An Kiong

20 Februari 2026 By admin

Waspada Lonjakan Gula Darah Saat Berbuka

20 Februari 2026 By admin

Lautaro Cedera, Inter Milan Terpukul

20 Februari 2026 By admin

Persebaya Sesuaikan Latihan di Bulan Ramadan

20 Februari 2026 By admin

Trump Janji AS Sumbang Rp162 Triliun untuk Rekonstruksi Gaza

20 Februari 2026 By admin

AS Siap Serang Iran, Trump Belum Putuskan

19 Februari 2026 By admin

Ketika Kebaikan Terlupakan: Ujian Sabar dari Seorang Office Boy

19 Februari 2026 By admin

Inter Takluk 1-3 di Kandang Bodo/Glimt

19 Februari 2026 By admin

Takjil dan Iftar: Memahami Makna dan Adab Berbuka Puasa

18 Februari 2026 By admin

Delapan Negara Kecam Klaim Israel di Tepi Barat

18 Februari 2026 By admin

Cahaya dari Berbagai Penjuru: Tradisi Dunia Menyambut Ramadhan

18 Februari 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Detik-Detik Menjelang Maghrib: Tradisi Menunggu Berbuka di Berbagai Daerah
  • Anak, Amanah yang Menguji dan Memuliakan
  • Hakimi Hadapi Sidang Dugaan Kekerasan Seksual
  • Inter Tersingkir, Atletico dan Newcastle ke 16 Besar
  • Baznas: ZIS Tak Dialihkan ke Program MBG

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.