
Washigton (Trigger.id) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kontroversi setelah melontarkan ancaman keras terhadap Iran melalui unggahan di platform Truth Social. Dalam pernyataannya, Trump mendesak Iran untuk membuka akses pelayaran di Selat Hormuz, seraya mengancam akan menyerang infrastruktur vital seperti pembangkit listrik dan jembatan.
Unggahan tersebut menuai sorotan karena menggunakan bahasa kasar, bahkan menyebut nama Allah dalam konteks yang dinilai tidak pantas. Dalam Islam, penggunaan nama Allah untuk mengumpat atau melaknat merupakan tindakan yang dilarang dan dapat mendatangkan murka.
Sebelumnya, Trump juga menyampaikan ultimatum kepada Iran agar bersedia mencapai kesepakatan atau membuka Selat Hormuz dalam waktu 48 jam. Jika tidak, ia mengancam akan menggempur Iran dengan serangan besar.
Di sisi lain, Iran menolak usulan gencatan senjata sementara dan menegaskan hanya bersedia mengakhiri konflik secara permanen, dengan jaminan kuat bahwa tidak akan ada serangan lanjutan dari pihak Amerika Serikat.



Tinggalkan Balasan