• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Berjalan Lebih dari 100 Menit Sehari Bisa Kurangi Risiko Sakit Punggung Bawah Kronis

29 Juni 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Surabaya (Trigger.id) – Apakah Anda sedang mencari alasan tambahan untuk lebih banyak berjalan kaki? Sebuah studi terbaru menemukan bahwa semakin lama dan cepat seseorang berjalan setiap hari, semakin kecil risikonya mengalami nyeri punggung bawah kronis (chronic low back pain/CLBP).

Penelitian yang dipublikasikan dalam JAMA Network Open pada 13 Juni 2025 ini menunjukkan bahwa orang yang berjalan antara 101 hingga 124 menit per hari memiliki penurunan risiko CLBP hingga 23% dibandingkan dengan mereka yang berjalan kurang dari 78 menit per hari.

Meski intensitas jalan kaki—baik sedang maupun cepat—juga berkontribusi pada penurunan risiko, dampaknya tidak sebesar durasi berjalan. Hal ini menegaskan bahwa waktu yang dihabiskan untuk bergerak lebih penting dibanding kecepatan berjalan dalam konteks pencegahan CLBP.

Baca juga: Lima Manfaat Mengejutkan dari Jalan Kaki, Aktivitas Sederhana Efeknya Luar Biasa

Baca juga: Jalan Kaki, Intervensi Sederhana Cegah Nyeri Leher pada Pekerja Kantoran

Masalah Kesehatan Global yang Semakin Meningkat

CLBP biasanya didefinisikan sebagai nyeri punggung bawah yang berlangsung selama tiga bulan berturut-turut atau lebih. Kondisi ini sangat umum, memengaruhi sekitar 28% orang dewasa di Amerika Serikat. WHO bahkan memperkirakan bahwa pada tahun 2050, jumlah penderita nyeri punggung bawah secara global dapat mencapai 843 juta kasus.

“Temuan ini sangat penting karena berjalan kaki adalah aktivitas yang sederhana, murah, dan bisa diakses oleh semua kalangan. Ini bisa menjadi cara yang efektif untuk mengurangi beban masalah nyeri punggung bawah,” ujar Rayane Haddadj, MS, kandidat doktor di bidang kesehatan masyarakat dari Norwegian University of Science and Technology.

Korelasi Durasi, Intensitas Jalan, dan Risiko Nyeri

Penelitian ini melibatkan lebih dari 11.000 orang dewasa di Norwegia dengan rata-rata usia 55 tahun. Saat penelitian dimulai, tidak satu pun dari peserta mengalami CLBP. Para partisipan memakai alat pengukur gerak (akselerometer) selama satu minggu untuk mencatat tingkat aktivitas dan intensitas berjalan secara akurat, bukan sekadar laporan mandiri.

Data berjalan dikumpulkan antara tahun 2017–2019, lalu peneliti melakukan tindak lanjut pada 2021–2023 untuk menilai apakah peserta mengalami nyeri atau kekakuan di punggung bawah.

Hasilnya menunjukkan:

  • Berjalan 78–100 menit per hari menurunkan risiko CLBP sebesar 13%.
  • Berjalan 101–124 menit menurunkan risiko sebesar 23%.
  • Berjalan lebih dari 125 menit menurunkan risiko sebesar 24%.
    Sementara itu, berjalan dengan kecepatan sedang atau cepat (sekitar 4,1 km/jam) dapat mengurangi risiko CLBP hingga 18%.

Mengapa Berjalan Bisa Mencegah Nyeri Kronis?

Penelitian ini sejalan dengan prinsip medis yang menyebutkan bahwa “gerakan adalah obat”. Menurut para ahli, berjalan memiliki sejumlah manfaat biomekanik dan fisiologis yang dapat melindungi punggung dari rasa sakit.

Pertama, berjalan meningkatkan mobilitas dan mengurangi kekakuan sendi. Gerakan ini merangsang otot, termasuk gluteus, penstabil tulang belakang, dan otot inti tubuh, serta memperpanjang tulang belakang bagian bawah.

“Berjalan juga membantu melemaskan jaringan fasia, yaitu lapisan yang membungkus otot, tendon, dan ligamen,” jelas Dr. Will Haas, spesialis kedokteran integratif. Fascia yang lentur akan meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi potensi kekakuan serta nyeri.

Selain itu, berjalan memperlancar aliran darah ke punggung. Oksigen yang dibawa oleh darah membantu mengurangi peradangan pada area tersebut, menurut fisioterapis Milica McDowell, DPT.

Tidak hanya itu, manfaat mental dari berjalan juga tidak bisa diabaikan. Aktivitas fisik ini merangsang pelepasan hormon endorfin dan dopamin yang meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres psikologis yang kerap memperparah gejala nyeri punggung.

Berjalan kaki secara rutin—lebih dari 100 menit per hari—bisa menjadi langkah preventif yang sangat efektif untuk menghindari nyeri punggung bawah kronis. Aktivitas ini tidak hanya berdampak positif pada kesehatan fisik, tetapi juga pada kesehatan mental.

Dengan risiko nyeri punggung yang terus meningkat di seluruh dunia, berjalan bisa menjadi solusi sederhana namun ampuh untuk mengurangi beban penyakit ini. Maka, mari mulai membiasakan diri melangkah lebih jauh setiap hari demi punggung yang sehat dan tubuh yang lebih bugar. (bin)

Sumber: Health


Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, Tips, update Ditag dengan:100 Menit Sehari, Berjalan, Kurangi Risiko, Lebih dari 100 Menit, Punggung Bawah Kronis

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Keutamaan Dua Rakaat Sebelum Subuh dan Cahaya Cinta Allah

26 Februari 2026 By admin

Berburu Takjil di Gaza City, Ramadan di Tengah Krisis dan Harapan

26 Februari 2026 By admin

Liga Champions, Madrid dan Tiga Tim Lain ke 16 Besar

26 Februari 2026 By admin

Enam Makanan Penjaga Jantung Yang Harus Anda Tahu

26 Februari 2026 By admin

Zakat yang Mengubah Hidup: Dari Mustahik Menjadi Muzakki

26 Februari 2026 By admin

Menkes: Kenaikan Iuran BPJS Tak Sentuh Warga Miskin

25 Februari 2026 By admin

Waspada Kopi dan Teh saat Ramadan, Pakar Ingatkan Risiko Dehidrasi

25 Februari 2026 By zam

Detik-Detik Menjelang Maghrib: Tradisi Menunggu Berbuka di Berbagai Daerah

25 Februari 2026 By admin

Anak, Amanah yang Menguji dan Memuliakan

25 Februari 2026 By admin

Hakimi Hadapi Sidang Dugaan Kekerasan Seksual

25 Februari 2026 By admin

Inter Tersingkir, Atletico dan Newcastle ke 16 Besar

25 Februari 2026 By admin

Baznas: ZIS Tak Dialihkan ke Program MBG

25 Februari 2026 By admin

Peminat SNBP 2026 Melonjak : Unesa 53 Ribu, Unair & UB Kompetitif

24 Februari 2026 By zam

Takjil Berbahaya: BPOM Temukan Pewarna Sintesis Pemicu Kanker

24 Februari 2026 By admin

Ramadhan: Momentum Hijrah yang Nyata, Bukan Sekadar Wacana

24 Februari 2026 By admin

Rujak Soto: Perpaduan yang Tak Masuk Akal Tapi Dicinta

24 Februari 2026 By wah

Khutbah Jumat: Ujian Dalam Hidup

23 Februari 2026 By isa

Fariz RM: Di Antara Nada, Godaan Narkoba, dan Upaya Bangkit

23 Februari 2026 By admin

Ketika Hutan Terkubur Lumpur: Jeritan Sunyi Gajah Sumatera di Bener Meriah

23 Februari 2026 By admin

Sahur Tanpa Meja Makan: Cerita Para Perantau di Kota Besar

23 Februari 2026 By admin

Puasa Bikin Kulit Kering? Ini Tips Dokter Unair agar Tetap Sehat

23 Februari 2026 By wah

Muzani: Ambang Batas 7 Persen Terlalu Tinggi

23 Februari 2026 By admin

Jatim Pecahkan Dua Rekor MURI, 20.000 Porsi Buka Puasa dan 18.000Jamaah Lantunkan Asmaul Husna

22 Februari 2026 By zam

Pemkot Surabaya Gandeng Pengembang Percepat Pendataan DTSEN

22 Februari 2026 By admin

Penjualan Tiket KA Lebaran 2026: Jutaan Terjual di Sejumlah Daops

22 Februari 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Surga Merindukan Empat Golongan Manusia
  • Drawing 16 Besar Liga Champions 2025/2026: Duel Para Juara Menggoda
  • Blood Moon 3 Maret, MUI: Perbanyak Ibadah, Jauhi Mitos
  • Orang Tua Kunci Pemulihan Anak Pasca Operasi
  • Tiyo Ardianto, Suara Mahasiswa yang Tak Kenal Diam

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.