• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Empat Tingkat Kedermawanan Menurut Para Ulama

4 September 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi dermawan. Foto: iStock
Oleh: Drs. H. Ali Fauzi Shahib, Msi*

Menurut para ulama, dermawan (sikap kedermawanan) memiliki beberapa tingkatan yang mencerminkan kadar keikhlasan dan pengorbanan seseorang dalam memberi.

Al-Qur’an banyak membahas tentang kedermawanan dan pentingnya memberi dengan hati yang tulus. Berikut beberapa ayat yang terkait dengan kedermawanan:

1. Surah Al-Baqarah (2:261):

مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِى كُلِّ سُنۢبُلَةٍ مِّا۟ئَةُ حَبَّةٍ ۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُ ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ

“Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (balasan) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”

  • Ayat ini menggambarkan betapa besar pahala dan balasan bagi orang yang berderma di jalan Allah. Satu kebaikan yang dilakukan akan dilipatgandakan pahalanya, menunjukkan betapa murah hati Allah SWT kepada mereka yang dermawan.
2. Surah Al-Baqarah (2:262):

ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ ثُمَّ لَا يُتْبِعُونَ مَآ أَنفَقُوا۟ مَنًّا وَلَآ أَذًى ۙ لَّهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

“Orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang diinfakkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak bersedih hati.”

  • Ayat ini menekankan pentingnya memberi dengan hati yang ikhlas tanpa mengharapkan pujian atau mengingatkan orang lain tentang pemberian tersebut. Pahala bagi mereka yang berbuat demikian sangat besar.
3. Surah Al-Insan (76:8-9):

وَيُطْعِمُونَ ٱلطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِۦ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا

“Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan.

  • Ayat ini menggambarkan ketulusan dalam memberi, di mana seorang Muslim memberi dengan niat ikhlas hanya karena Allah SWT, tanpa mengharapkan balasan duniawi.
4. Surah Ali ‘Imran (3:92):

لَن تَنَالُوا۟ ٱلْبِرَّ حَتَّىٰ تُنفِقُوا۟ مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنفِقُوا۟ مِن شَىْءٍ فَإِنَّ ٱللَّهَ بِهِۦ عَلِيمٌ

“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu infakkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.”

  • Ayat ini menekankan bahwa kedermawanan yang sempurna adalah ketika seseorang bersedia memberi dari apa yang paling dicintainya. Memberikan sesuatu yang berharga menunjukkan tingginya keikhlasan dan komitmen seseorang terhadap kebaikan.
5. Surah Al-Baqarah (2:195):

وَأَنفِقُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلَا تُلْقُوا۟ بِأَيْدِيكُمْ إِلَى ٱلتَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوٓا۟ ۛ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ

“Dan infakkanlah (hartamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan dengan tangan sendiri, dan berbuat baiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.”

  • Ayat ini mengajak orang untuk berinfak di jalan Allah dan mengingatkan bahwa berbuat kebaikan, termasuk kedermawanan, adalah tindakan yang dicintai Allah.

Ayat-ayat di atas menegaskan pentingnya kedermawanan dalam Islam, serta bagaimana tindakan memberi yang ikhlas dan tulus mendapatkan pahala yang besar dan dicintai oleh Allah SWT.

Empat Tingkat Kedermawanan

Dalam pandangan para ulama, kedermawanan dibagi menjadi empat tingkatan yang mencerminkan kadar keikhlasan dan pengorbanan seseorang dalam memberi. Berikut adalah penjelasan tentang keempat tingkatan tersebut:

1. Sakho (سَخَاء)
  • Definisi: Sakho merupakan tingkatan kedermawanan di mana seseorang mudah memberi tanpa ragu dan tanpa perhitungan yang panjang. Orang yang berada pada tingkatan ini memiliki sifat ringan tangan dalam memberikan sesuatu yang mereka miliki, terutama ketika diminta.
  • Ciri-ciri: Orang yang sakho tidak menahan diri untuk memberi ketika ada kesempatan atau kebutuhan dari orang lain, dan mereka melakukannya dengan hati yang lapang.
2. Jud (جُود)
  • Definisi: Jud adalah tingkatan kedermawanan yang lebih tinggi dari sakho. Orang yang jud memberi bukan hanya ketika diminta, tetapi juga berinisiatif untuk memberikan kepada orang lain, meskipun mereka sendiri belum diminta.
  • Ciri-ciri: Kedermawanan pada tingkat ini melibatkan kesadaran yang lebih tinggi akan kebutuhan orang lain dan keinginan untuk membantu tanpa menunggu permintaan.
3. Karom (كَرَم)
  • Definisi: Karom merupakan tingkatan kedermawanan yang lebih tinggi dari jud. Orang yang berada pada tingkat ini tidak hanya memberi dengan murah hati, tetapi juga memberi dengan penuh kehormatan dan menjaga martabat orang yang diberi.
  • Ciri-ciri: Mereka tidak hanya memberikan materi, tetapi juga memberikan penghormatan dan memuliakan orang lain, sehingga penerima merasa dihargai dan tidak merasa rendah diri.
4. Isar (إيثَار)
  • Definisi: Isar adalah tingkatan tertinggi dalam kedermawanan. Pada tingkat ini, seseorang mengutamakan kebutuhan orang lain di atas kebutuhannya sendiri, bahkan ketika mereka sendiri berada dalam kesulitan.
  • Ciri-ciri: Orang yang memiliki sifat isar bersedia mengorbankan apa yang mereka butuhkan atau cintai demi kepentingan orang lain. Tingkatan ini mencerminkan puncak keikhlasan dan pengorbanan dalam memberi.

Keempat tingkatan ini menunjukkan bahwa kedermawanan dalam Islam bukan hanya tentang berapa banyak yang diberikan, tetapi juga tentang niat, pengorbanan, dan cara memberikan yang dapat memuliakan penerima. Tingkatan tertinggi, yaitu isar, dianggap sebagai bentuk kedermawanan yang paling mulia karena melibatkan pengorbanan pribadi demi kebaikan orang lain.

—000—

*Ulama dan Akademisi Ubaya

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update, wawasan Ditag dengan:Ali Fauzi Shahib, Empat Tingkat, Kedermawanan, Menurut Ulama, Muhasabah Pagi, Para Ulama

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

Lainnya

Satpol PP Surabaya Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Jalan Johar–Sulung

28 November 2025 By admin

Manfaat dan Risiko Bayam bagi Kesehatan

28 November 2025 By admin

Chelsea vs Arsenal: Laga Penentu Langkah The Gunners di Liga Inggris

28 November 2025 By admin

Portugal Juara Piala Dunia U-17 2025 Usai Tundukkan Austria 1-0

28 November 2025 By admin

Arsenal Pertahankan Rekor Sempurna di Liga Champions

27 November 2025 By admin

Seleksi JPT Pratama Surabaya Berlanjut, Wali Kota Eri Dorong Pejabat yang Inovatif

27 November 2025 By admin

Pemerintah Gelar Rapat Darurat Tangani Bencana Hidrometeorologi di Sumatera

27 November 2025 By admin

JKSN Gelar Istighosah Doakan Penguatan Kepemimpinan NU

27 November 2025 By admin

Gimenez Antar Atletico Bekuk Inter 2-1 Lewat Gol Menit Akhir

27 November 2025 By admin

Surabaya Gelar Job Fair Disabilitas Perdana, Sediakan 285 Lowongan

26 November 2025 By admin

Erick Thohir: Pemilihan Pelatih Timnas Masih dalam Proses

26 November 2025 By admin

Leverkusen Tundukkan Man City 2-0 di Etihad

26 November 2025 By admin

Sarapan Terlambat Dikaitkan dengan Peningkatan Risiko Penyakit Jantung

26 November 2025 By admin

Lebih dari 700 Peserta Meriahkan Parade SFF 2025 di Kota Lama Surabaya

25 November 2025 By admin

Pelunasan Haji Tahap Pertama Dibuka hingga 23 Desember

25 November 2025 By admin

MUI Tetapkan Fatwa Rekening Dormant untuk Kemaslahatan Umum

25 November 2025 By admin

Ibadah di Antara Dua Notifikasi: Ketika Teknologi Menguji Kekhusyukan Kita

24 November 2025 By admin

Gol Tunggal Pulisic Menangkan AC Milan dalam Derby della Madonnina

24 November 2025 By admin

Arteta Puji Hattrick Eze: “Itu Buah Kerja Keras, Bukan Kebetulan

24 November 2025 By admin

Legenda Kiper Timnas Ronny Pasla Tutup Usia

24 November 2025 By admin

Mentan Tegaskan Percepatan Swasembada dan Tindak Tegas Impor Beras Ilegal

24 November 2025 By admin

KH Anwar Iskandar Terpilih Pimpin MUI 2025–2030

23 November 2025 By admin

Dua Gol Barnes Bungkam Manchester City 2-1

23 November 2025 By admin

PWI–Polri Gelar Anugerah Jurnalistik Sambut HPN 2026

23 November 2025 By admin

Barcelona Libas Bilbao 4-0 di Camp Nou

23 November 2025 By admin

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

November 2025
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
« Okt    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Jesse Jackson Tertipu Akting Eddie Murphy
  • Jatim Raih Anugerah Bakti Nusantara 2025 Berkat Konsistensi Bangun Sosial dan Pendidikan
  • Nick Jonas Cerita 20 Tahun Hidup dengan Diabetes Tipe 1
  • Amorim Akui MU Diserbu Kritik akibat Performa Buruk
  • Rebut Puncak Klasemen Usai Tundukkan Alaves 3-1

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2025 ·Triger.id. All Right Reserved.