• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Ibadah di Antara Dua Notifikasi: Ketika Teknologi Menguji Kekhusyukan Kita

24 November 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: Isa Anshori*)

Kemajuan teknologi, khususnya smartphone, telah mengubah wajah kehidupan manusia secara drastis. Di satu sisi, ia memberi kemudahan luar biasa: komunikasi yang cepat, akses ilmu tanpa batas, dan berbagai aplikasi yang dapat membantu umat memahami ajaran agama. Namun di sisi lain, teknologi juga menghadirkan tantangan baru, bahkan dalam ranah yang paling sakral sekalipun—ibadah.

Fenomena seseorang melaksanakan shalat sambil membawa smartphone di saku atau di tangan bukanlah pemandangan langka. Kita kerap mendengar dering pesan, bunyi notifikasi, atau ringtone yang tiba-tiba berbunyi di tengah barisan jamaah. Bahkan ada yang refleks ingin meraih ponselnya saat vibrasi terasa, seolah panggilan dari dunia maya tidak boleh tertunda. Inilah realitas yang semakin sering kita hadapi: ibadah yang dilakukan di antara dua notifikasi.

Padahal shalat adalah momen ketika manusia sedang “berdialog” dengan Allah SWT. Ia adalah saat-saat paling intim antara hamba dan Tuhannya—sebuah perjalanan ruhani yang menuntut ketenangan, fokus, dan kehadiran hati. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya seorang hamba sedang bermunajat (berbicara) dengan Tuhannya ketika ia berdiri dalam shalat.” Bayangkan, betapa tidak pantasnya apabila munajat suci ini terputus hanya karena suara pesan WhatsApp atau panggilan telepon.

Dalam konteks kekinian, tantangan terbesar bukan lagi sekadar gangguan dari luar, melainkan “keterikatan batin” kita dengan smartphone. Banyak orang merasa tidak tenang bila jauh dari ponsel, khawatir ada informasi terlewat, takut kehilangan pesan penting, atau sekadar terdorong untuk mengecek notifikasi baru. Ketergantungan ini—disadari atau tidak—telah menyusup ke ruang ibadah. Seakan-akan seseorang sedang shalat sambil menunggu dua notifikasi penting yang bisa muncul kapan saja.

Padahal, shalat bukan hanya sekadar gerakan fisik. Ia menuntut kehadiran jiwa. Kekhusyukan tidak bisa hadir ketika hati terbelah antara Allah dan layar 6 inci di saku. Kelalaian seperti ini mencerminkan betapa teknologi telah mengambil sebagian ruang batin kita, bahkan di tempat yang seharusnya paling suci.

Namun kita juga tidak bisa menutup mata bahwa smartphone memiliki banyak sisi positif bagi kehidupan beragama. Banyak aplikasi yang membantu umat dalam belajar Al-Qur’an, memahami fiqih, menghafal doa, mencari arah kiblat, hingga mengingatkan waktu shalat. Dalam konteks ini, teknologi sebenarnya adalah alat yang netral—yang menjadi masalah adalah bagaimana kita menggunakannya dan sejauh mana kita membiarkannya memengaruhi prioritas spiritual kita.

Di sinilah pentingnya kesadaran dan adab dalam berteknologi. Ketika memasuki waktu shalat, khususnya shalat berjamaah, ada beberapa langkah sederhana yang bisa menjadi bentuk penghormatan kita terhadap ibadah:

Pertama, aktifkan mode senyap atau matikan ponsel sementara. Jika tidak mendesak, mematikan ponsel selama 10–15 menit tidak akan membuat dunia runtuh. Bahkan, ini bisa menjadi momen “detoks digital” kecil yang bermanfaat bagi kesehatan mental dan batin.

Kedua, letakkan smartphone di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan selama shalat. Banyak orang terganggu bukan hanya oleh bunyi, tetapi juga oleh getaran atau rasa khawatir akan jatuhnya ponsel. Menyimpannya di tas atau tempat khusus bisa membantu mengurangi dorongan refleks untuk mengecek layar.

Ketiga, hadirkan kesadaran bahwa Allah lebih berhak atas perhatian kita daripada notifikasi digital. Shalat adalah bentuk penghormatan paling tinggi yang dilakukan manusia. Ketika kita menghadap Pencipta langit dan bumi, apa pun yang bersifat duniawi seharusnya tidak lagi menjadi prioritas.

Keempat, gunakan teknologi dengan niat ibadah, bukan sebaliknya. Aplikasi Al-Qur’an, pengingat shalat, atau kajian daring adalah contoh bagaimana smartphone bisa menjadi sarana ibadah yang produktif selama ditempatkan dalam porsi dan waktu yang tepat.

Tulisan ini bukan ajakan untuk memusuhi teknologi. Bukan pula ajakan untuk meninggalkan smartphone. Sebaliknya, ini adalah ajakan untuk menempatkan teknologi pada posisi yang layak: sebagai alat bantu, bukan penguasa hati. Kita membutuhkan kesadaran untuk menjaga keseimbangan, agar kemajuan digital tidak justru menggerus kedalaman spiritual kita.

Pada akhirnya, shalat adalah momen ketika kita kembali kepada hakikat diri: makhluk yang lemah, yang hanya bisa bergantung kepada Allah SWT. Jika kita bisa menyisihkan waktu sebentar untuk fokus sepenuhnya kepada-Nya, maka sesungguhnya kita sedang memuliakan diri kita sendiri. Karena tidak ada notifikasi apa pun yang lebih penting dari panggilan Allah: Hayya ‘alash shalah… hayya ‘alal falah.

Maka, marilah kita jadikan ibadah sebagai prioritas utama. Mari kita jaga kekhusyukan, kita hormati momen suci itu, dan jangan biarkan ibadah kita terhimpit di antara dua notifikasi. Sebab ketika kita memuliakan ibadah, sesungguhnya kita sedang memuliakan diri di hadapan Sang Maha Pencipta.

—000—

*Pemimpin Redaksi Trigger.id

Share This :

Ditempatkan di bawah: update, wawasan Ditag dengan:Antara Dua, Dua Notifikasi, ibadah, Kekhusyukan, Menguji, Teknologi

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Api Mendekat, Seruni Point Bromo Ditutup Sementara

13 Agustus 2026 By admin

Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi?

13 Agustus 2026 By admin

MBG Wajib Dikonsumsi Maksimal 4 Jam Setelah Matang

12 Agustus 2026 By admin

Rp 81 Tarif Trans Jatim, 11-17 Agustus 2026

12 Agustus 2026 By admin

Jelang Muktamar NU, Gus Ipul Ikut Nata Kasur Muktamirin

10 Agustus 2026 By admin

Bromo Ditutup Total, Api Meluas

10 Agustus 2026 By admin

Rihlah Yanmu Sowan ke Bahrul Ulum Jombang, Wakafkan Dua Ambulans dan Seribu Al-Quran

7 Agustus 2026 By zam

UWKS Perkuat Budaya Literasi melalui Seminar Nasional dan Peluncuran Buku Kredo Kewijayakusumaan

29 Juli 2026 By admin

Khofifah: Data BPS Jadi Fondasi Pembangunan Presisi dan Kebijakan Tepat Sasaran

29 Juli 2026 By isa

MUI Ingatkan AI Tak Boleh Mengikis Tradisi Sanad Keilmuan Islam

29 Juli 2026 By admin

Survei: Mayoritas Warga AS Berpandangan Negatif terhadap Netanyahu

29 Juli 2026 By wah

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Program MBG Turun Tajam

29 Juli 2026 By zam

Luka di Ujung Perjalanan: Messi Menutup Piala Dunia 2026 dengan Air Mata

21 Juli 2026 By zam

Kemendikdasmen Siapkan Rekrutmen Guru PNS Pusat untuk Sekolah Nasional Terintegrasi

21 Juli 2026 By wah

Spanyol Ukir Rekor Tak Terkalahkan Usai Juara Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 By zam

IRGC: Dua Tanker Meledak di Hormuz

20 Juli 2026 By wah

Transaksi KDMP Jatim Tertinggi Secara Nasional, Tembus Rp21,64 Miliar

18 Juli 2026 By wah

Jatim Perkuat Posisi sebagai Penopang Ketahanan Pangan Nasional

18 Juli 2026 By zam

Prancis Lebih Termotivasi Hadapi Inggris demi Golden Boot Mbappe

18 Juli 2026 By admin

Inter Milan Bidik Djed Spence Gantikan Dumfries

17 Juli 2026 By zam

Sedekah: Investasi Abadi yang Tak Pernah Merugi

17 Juli 2026 By zam

Belajar ADEM di Jawa Timur, Mengabdi untuk Papua

12 Juli 2026 By admin

Festival Muharram LAZIS Nurul Falah Asah Hafalan dan Kreativitas Ratusan Santri

12 Juli 2026 By wah

Jatim Siap Perkuat Rantai Pasok Biodiesel B50, Khofifah Dukung Transformasi Energi Nasional

11 Juli 2026 By zam

De La Fuente Optimistis Spanyol Mampu Singkirkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

11 Juli 2026 By wah

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Guru PPPK Akan Beralih Pegawai Pusat
  • Calvin Verdonk, Pemain Indonesia Tampil di Liga Champions
  • Zidane, Islam, dan Timnas Prancis: Ketika Agama Tak Seharusnya Jadi Ukuran
  • Kereta Garuda Prabayaksa Antar Bendera Pusaka ke Istana Merdeka
  • Hobi Memasak Bisa Menjaga Kesehatan Mental

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.