
Surabaya (Trigger.id) – Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi di banyak negara. Kabar baiknya, penelitian terbaru tahun 2023 yang dipublikasikan di European Heart Journal menunjukkan bahwa pola makan sehat dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.
Studi tersebut menekankan pentingnya mengonsumsi enam kelompok makanan utama: buah, sayur, kacang-kacangan, polong-polongan, ikan, dan produk susu full-fat (lemak utuh) dalam jumlah yang wajar.
Apa Saja yang Dianjurkan?
Peneliti merekomendasikan pola konsumsi berikut:
- 2–3 porsi buah per hari
- 2–3 porsi sayur per hari
- 2 porsi produk susu per hari (susu, yogurt, atau keju)
- 1 porsi kacang setiap hari
- 3–4 porsi polong-polongan per minggu
- 2–3 porsi ikan per minggu
Alternatifnya, bisa ditambahkan:
- 1 porsi gandum utuh per hari
- 1 porsi daging merah tanpa proses atau unggas per hari (secukupnya)
Berbeda dari penelitian sebelumnya yang cenderung membatasi jenis makanan tertentu, studi ini justru menekankan pentingnya kualitas makanan alami yang dikonsumsi secara seimbang, bukan sekadar menghindari lemak jenuh.
Bagaimana dengan Susu dan Lemak?
Menariknya, penelitian ini menemukan bahwa konsumsi susu full-fat dalam jumlah wajar tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat jika dikombinasikan dengan makanan bergizi lain seperti buah, sayur, ikan, dan kacang-kacangan.
Meski demikian, para ahli tetap mengingatkan agar tidak berlebihan dalam mengonsumsi lemak jenuh dan menghindari lemak trans, seperti yang banyak terdapat pada gorengan dan makanan kemasan.
Pola Makan yang Dianjurkan
Pola makan yang baik untuk kesehatan jantung adalah pola makan berbasis tanaman (plant-based) yang inklusif. Artinya:
- Perbanyak buah dan sayur berwarna
- Konsumsi protein berkualitas dari ikan, kacang, polong, atau daging tanpa lemak
- Pilih gandum utuh seperti beras merah atau quinoa
- Tambahkan produk susu secukupnya
Tidak ada satu makanan ajaib yang langsung melindungi jantung. Yang paling penting adalah konsistensi dalam menjaga kualitas pola makan sehari-hari.
Jika Tidak Bisa Makan Ikan atau Kacang?
Tidak perlu khawatir. Kacang bisa diganti dengan biji labu, chia seed, atau flaxseed. Untuk kebutuhan omega-3, bisa juga dipertimbangkan suplemen berbasis alga.
Intinya
Kesehatan jantung tidak hanya ditentukan oleh satu jenis makanan, tetapi oleh keseluruhan pola makan yang bergizi dan seimbang. Perbanyak makanan alami, kurangi makanan olahan, dan imbangi dengan gaya hidup sehat seperti rutin bergerak dan berhenti merokok.
Karena pada akhirnya, kualitas makanan yang kita konsumsi setiap hari adalah investasi terbaik untuk jantung yang lebih sehat. (bin)
Sumber: Health



Tinggalkan Balasan