
Teheran (Trigger.id) – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan gelombang ke-30 dari Operasi “True Promise-4” pada Senin, bertepatan dengan malam ke-19 bulan suci Ramadan. Operasi tersebut juga dikaitkan dengan penetapan pemimpin baru Revolusi Islam Iran yang diberi sandi “Imam Ali (AS)”.
Melalui keterangan resminya, Departemen Hubungan Masyarakat IRGC menyebutkan bahwa serangan tersebut menargetkan sejumlah pangkalan Amerika Serikat di kawasan serta posisi militer Israel.
Dalam operasi itu, IRGC mengerahkan berbagai jenis rudal berbahan bakar cair dan padat, termasuk rudal Khorramshahr, Fattah, dan Kheybar. Selain itu, sejumlah drone strategis juga diluncurkan untuk menyerang target yang telah ditentukan.
Menurut pernyataan IRGC, seluruh serangan tersebut berhasil mengenai sasaran yang telah ditetapkan.
Operasi ini berlangsung di tengah situasi politik yang memanas di Iran setelah Majelis Ahli menunjuk Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai Pemimpin Revolusi Islam Iran yang ketiga. Penunjukan tersebut dilakukan menyusul wafatnya pemimpin sebelumnya, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, yang disebut Iran tewas dalam agresi Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu, 28 Februari. (ian)



Tinggalkan Balasan