
Surabaya (Trigger.id) – Kabar baik bagi Anda yang ingin menjaga kesehatan otak tanpa cara yang rumit. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki secara rutin ternyata mampu meningkatkan daya ingat sekaligus membantu melindungi otak dari penurunan fungsi akibat penuaan.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences menunjukkan bahwa olahraga ringan hingga sedang dapat memperbesar ukuran bagian otak yang berperan penting dalam pembentukan memori, yaitu hippocampus.
Penelitian Selama Satu Tahun
Studi yang dipimpin oleh Kirk Erickson dari University of Pittsburgh ini melibatkan 120 orang sehat berusia sekitar 60 tahun. Para peserta dibagi menjadi dua kelompok.
Kelompok pertama diminta melakukan aktivitas berjalan kaki selama 40 menit, tiga kali dalam seminggu. Sementara kelompok lainnya hanya melakukan peregangan dan latihan ringan tanpa unsur aerobik.
Selama satu tahun, para peneliti memantau kondisi otak dan kemampuan memori peserta melalui pemindaian otak dan tes daya ingat yang dilakukan secara berkala.
Hasilnya Mengejutkan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta yang rutin berjalan kaki mengalami peningkatan volume hippocampus sekitar 2 persen. Sebaliknya, kelompok yang hanya melakukan peregangan justru mengalami penyusutan sekitar 1,4 persen—sejalan dengan proses penuaan alami.
Menariknya, kedua kelompok memang mengalami peningkatan kemampuan memori. Namun, pada kelompok yang berjalan kaki, peningkatan tersebut berkaitan langsung dengan perubahan struktur otak.
Menurut Erickson, temuan ini mematahkan anggapan bahwa penurunan fungsi otak di usia lanjut tidak bisa dihindari.
“Selama ini kita mengira penyusutan hippocampus adalah hal yang pasti terjadi. Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa otak masih bisa berubah, bahkan hanya dengan olahraga ringan,” ujarnya.
Harapan Baru Cegah Demensia
Meski penelitian ini tidak secara khusus meneliti pasien Alzheimer atau demensia, hasilnya memberikan harapan besar, terutama bagi masyarakat yang menghadapi risiko penurunan fungsi kognitif.
Perwakilan Alzheimer’s Research Trust, Simon Ridley, menegaskan bahwa olahraga ringan tetap memberikan manfaat besar bagi kesehatan otak.
“Tidak pernah terlambat untuk mulai berolahraga. Bahkan aktivitas sederhana bisa membantu menjaga daya ingat dan melindungi otak dari penurunan akibat usia,” jelasnya.
Kunci Sehat: Konsisten dan Sederhana
Penelitian ini menegaskan bahwa menjaga kesehatan otak tidak selalu membutuhkan usaha besar atau biaya mahal. Aktivitas sederhana seperti jalan kaki, jika dilakukan secara rutin, dapat menjadi investasi penting untuk kesehatan jangka panjang.
Ditambah dengan pola makan sehat, kebiasaan ini diyakini mampu menurunkan risiko gangguan kognitif sekaligus meningkatkan kualitas hidup di usia lanjut. (ori)



Tinggalkan Balasan