• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Mediator Gaza Intensifkan Upaya Gencatan Senjata, Meski Negosiasi Masih Buntu

26 Juni 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Pemakaman di Kota Gaza untuk warga Palestina yang meninggal akibat serangan udara Israel. Foto: BBC/Reuters

Gaza (Trigger.id) – Upaya internasional untuk menghentikan konflik di Gaza kembali menguat, meskipun pembicaraan antara Hamas dan Israel masih mengalami kebuntuan.

Seorang pejabat senior Hamas kepada BBC menyatakan bahwa para mediator kini tengah melakukan kontak intensif untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera. Namun, hingga kini belum ada proposal baru yang diterima pihaknya.

Presiden AS Donald Trump turut menyatakan optimismenya terkait perkembangan situasi di Gaza. Berbicara di Brussels, Trump mengatakan bahwa “kemajuan besar” telah terjadi sejak berakhirnya perang 12 hari antara Israel dan Iran pada Selasa lalu. Ia menyebut utusannya, Steve Witkoff, meyakini bahwa kesepakatan antara Israel dan Hamas “sangat dekat”.

Meski demikian, seorang pejabat Israel kepada Haaretz menyatakan sebaliknya. Ia mengatakan bahwa belum ada perkembangan berarti dalam perundingan dan masih terdapat perbedaan pandangan yang besar antara kedua pihak.

Upaya mediasi yang melibatkan AS, Qatar, dan Mesir sempat terhenti sejak akhir Mei, setelah Hamas menolak beberapa poin penting dari proposal AS yang didukung Israel. Proposal tersebut mencakup gencatan senjata selama 60 hari serta pembebasan sebagian sandera, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia.

Israel melanjutkan operasi militer di Gaza sejak 18 Maret setelah gencatan senjata dua bulan runtuh. Tujuannya adalah memberikan tekanan pada Hamas agar segera membebaskan sekitar 50 sandera, yang diyakini 20 di antaranya masih hidup.

Selain serangan militer, Israel juga memperketat blokade kemanusiaan sejak awal Maret. Blokade ini mulai dilonggarkan setelah 11 pekan, menyusul tekanan internasional dan peringatan dari para ahli bahwa sekitar setengah juta penduduk Gaza berada di ambang kelaparan.

Sebagai bagian dari solusi bantuan, Israel dan AS mendukung pembentukan Gaza Humanitarian Foundation (GHF), sebuah lembaga distribusi bantuan alternatif yang tidak bergantung pada PBB. Lembaga ini menggunakan kontraktor keamanan swasta AS dan mengklaim telah membagikan lebih dari 44 juta paket makanan sejak mulai beroperasi pada 26 Mei.

Namun, PBB dan lembaga kemanusiaan lainnya menolak bekerja sama dengan GHF. Mereka menuding GHF mendukung tujuan militer Israel dan melanggar prinsip kemanusiaan. Banyak laporan juga menyebutkan bahwa warga Palestina yang mengantre bantuan sering menjadi sasaran tembakan di area distribusi yang berada dalam zona militer Israel.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sedikitnya 549 orang tewas dan 4.000 lainnya luka-luka sejak GHF mulai membagikan bantuan. Pada Rabu pagi, enam orang dilaporkan tewas akibat tembakan pasukan Israel saat menunggu bantuan di pusat Gaza, dan tiga lainnya tewas di dekat lokasi GHF di Rafah.

Israel membantah mengetahui adanya insiden tersebut, dan pihak GHF menyebut laporan itu sebagai tidak benar.

Sementara itu, warga Gaza mengungkapkan penderitaan mereka akibat serangan dan kelangkaan bantuan. Di Kota Gaza, puluhan pemakaman digelar untuk korban yang tewas ketika mencari bantuan.

“Ini bukan titik bantuan, ini titik kematian,” kata Abu Mohammed kepada Reuters.

Juru bicara Unicef, James Elder, yang baru saja mengunjungi Gaza, menyatakan keprihatinannya. Ia menilai bahwa selama akses makanan masih dibatasi, penduduk Gaza akan terus menghadapi pilihan hidup yang mematikan.

Serangan udara Israel juga menyebabkan kematian enam orang, termasuk seorang anak, di kamp pengungsi Nuseirat dan lima lainnya di Deir al-Balah pada Rabu pagi, menurut keterangan pejabat Hamas.

Lebih dari 860 warga Palestina dilaporkan tewas selama konflik Israel-Iran, yang diawali dengan serangan udara Israel terhadap program nuklir dan misil Iran, yang dibalas oleh Iran dengan rentetan rudal.

Situasi di Gaza kini menjadi lebih kompleks. Sebagian warga melihat berakhirnya konflik Israel-Iran sebagai peluang bagi tercapainya gencatan senjata, mengingat Iran merupakan pendukung utama Hamas. Namun, sebagian lainnya khawatir Israel kini akan lebih fokus pada Gaza dan meningkatkan intensitas serangan militernya.

“Kondisinya justru makin parah,” kata Nader Ramadan, warga Khan Younis. “Pengeboman semakin sering, kerusakan makin luas, dan serangan darat meluas. Yang kami rasakan hanya kehancuran.”

Adel Abu Reda, warga lainnya, mengatakan bahwa kesulitan terberat adalah mendapatkan bantuan. Barang-barang dijarah dan dijual dengan harga sangat mahal, sementara warga tetap menjadi sasaran tembakan saat mencoba mencari makanan.

“Apa yang bisa kami lakukan? Tembakan dan kematian terus kami rasakan setiap waktu,” ujarnya dengan pilu. (bin)

Sumber: BBC

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:Buntu, Gencatan senjata, Intensifkan, Mediator Gaza, Negosiasi, Upaya

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

KPK Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati, Tarif Capai Rp225 Juta

21 Januari 2026 By admin

KPK Tetapkan Tersangka Usai OTT Wali Kota Madiun

20 Januari 2026 By admin

KPK OTT Bupati Pati Sudewo

20 Januari 2026 By admin

Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang

19 Januari 2026 By admin

John Herdman Sebut Timnas Indonesia sebagai “Garuda Baru”

19 Januari 2026 By admin

Mengapa Batuk Tak Kunjung Sembuh?, Begini Penjelasannya

19 Januari 2026 By admin

Pemerintah Kembalikan TKD Aceh, Sumut, dan Sumbar

19 Januari 2026 By admin

Jihad Islam Kritik Dewan Perdamaian Gaza Bentukan AS

19 Januari 2026 By admin

Cuaca Tak Bersahabat, Penutupan Taman Nasional Komodo Diperpanjang

18 Januari 2026 By admin

Slot Maklumi Kekecewaan Fans Usai Liverpool Kembali Tertahan

18 Januari 2026 By admin

Vaksin Influenza, Masihkah Dipandang Sebelah Mata?

18 Januari 2026 By admin

Khamenei Tuding Trump Bertanggung Jawab atas Krisis di Iran

18 Januari 2026 By admin

Bandara Adisutjipto: Keberangkatan ATR 42-500 ke Makassar Sudah Sesuai Prosedur

18 Januari 2026 By admin

Sinar Matahari, Kesehatan, dan Perannya Meredam Depresi

17 Januari 2026 By admin

Labuhan Sarangan: Doa, Alam, dan Jejak Leluhur yang Kini Diakui Negara

17 Januari 2026 By admin

Kemenhaj Perkuat Kanal Kawal Haji untuk Aduan Jamaah

17 Januari 2026 By admin

UE Minta Israel Hentikan Perluasan Permukiman di Tepi Barat

17 Januari 2026 By admin

Koeman Optimistis Belanda Bisa Kejutkan Piala Dunia 2026

17 Januari 2026 By admin

KPK Telusuri Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

17 Januari 2026 By admin

Tavares Jelaskan Perekrutan Tiga Pemain Asing Baru Persebaya

16 Januari 2026 By admin

KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Biro Haji ke Pengurus PBNU

16 Januari 2026 By admin

Wamenhaj Minta Petugas Haji Lepas Gelar Saat Diklat

16 Januari 2026 By admin

Iran Tegaskan Tak Akan Diam Hadapi Ancaman AS

16 Januari 2026 By admin

Nasi atau Roti untuk Sarapan, Mana Lebih Sehat?

16 Januari 2026 By admin

Lautan Surya di Jantung Gurun Abu Dhabi

16 Januari 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Muhammadiyah Tetapkan Ramadhan 18 Februari, NU Tunggu Isbat Pemerintah
  • Jadwal Playoff UCL: Madrid Tandang ke Benfica, Derbi Prancis Tersaji
  • Mourinho: Madrid Terluka Kian Berbahaya
  • BPKH Dorong Indonesia Kuasai Ekonomi Haji Global
  • Lonjakan Gula Darah Usai Makan Tingkatkan Risiko Alzheimer

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.