
Manchester (Trigger.id) — Manchester United resmi menunjuk mantan pemainnya, Michael Carrick, sebagai pelatih kepala sementara hingga akhir musim. Carrick kembali dipercaya menukangi Setan Merah menyusul pemecatan Ruben Amorim pada 5 Januari lalu, setelah 14 bulan menjabat.
Dalam menjalankan tugasnya, Carrick akan dibantu jajaran staf kepelatihan berpengalaman. Mantan asisten pelatih timnas Inggris, Steve Holland, ditunjuk sebagai tangan kanan Carrick. Holland sebelumnya bekerja di bawah Gareth Southgate dan berperan penting saat Inggris finis di peringkat keempat Piala Dunia 2018 serta menjadi runner-up Euro 2021 dan 2024. Ia juga memiliki pengalaman panjang bersama Chelsea dengan sejumlah gelar bergengsi.
Selain Holland, tim pelatih Carrick juga diisi Jonathan Woodgate, Jonny Evans, dan Travis Binnion. Woodgate pernah bekerja sama dengan Carrick di Middlesbrough dan sempat menangani klub tersebut sebagai manajer pada periode 2019–2020, sebelum menjalani masa singkat bersama Bournemouth. Sementara itu, mantan bek United Jonny Evans kembali ke Old Trafford, dan Binnion tetap melanjutkan perannya yang sebelumnya sudah berada di jajaran pelatih klub.
Carrick, yang kini berusia 44 tahun, bukan sosok asing di kursi pelatih United. Ia sempat menjalani peran serupa pada 2021, memimpin tim dalam tiga pertandingan usai Ole Gunnar Solskjaer diberhentikan.
Debut Carrick sebagai pelatih interim musim ini akan langsung diwarnai laga besar, saat Manchester United menghadapi Manchester City dalam derbi Premier League pada Sabtu mendatang.
Sebelumnya, Darren Fletcher sempat mengambil alih tugas sebagai pelatih sementara dalam dua pertandingan setelah kepergian Amorim.
“Rasanya luar biasa bisa kembali ke klub ini dan melangkah lagi ke Carrington,” ujar Carrick dalam podcast resmi klub Inside Carrington. Ia menyebut peran barunya sebagai tanggung jawab besar sekaligus sebuah kehormatan.
Carrick menegaskan ingin membawa gaya bermain yang positif dan atraktif, meski tetap realistis dengan tuntutan hasil. “Kami mungkin harus menyesuaikan cara bermain untuk meraih kemenangan, tetapi saya ingin tim menampilkan sepak bola yang menarik, penuh energi, dan menghibur,” katanya.
Menurut Carrick, performa dan hasil harus berjalan beriringan agar Manchester United kembali memberikan kebanggaan bagi para pendukungnya. (ian)



Tinggalkan Balasan