• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Minum Kopi Dapat Menurunkan Risiko Kematian, Asalkan….

1 Juli 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Surabaya (Trigger.id) – Kopi bukan hanya sekadar minuman untuk mengusir kantuk. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kopi dapat memberikan manfaat kesehatan, termasuk menurunkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan bahkan kematian. Namun, manfaat tersebut ternyata sangat bergantung pada bagaimana kopi dikonsumsi.

Dalam sebuah studi terbaru yang diterbitkan di The Journal of Nutrition pada Mei lalu, para peneliti menemukan bahwa minum satu hingga dua cangkir kopi per hari dapat menurunkan risiko kematian sebesar 14 persen dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi kopi. Namun, manfaat ini hanya berlaku bagi mereka yang meminum kopi hitam atau menambahkan sedikit krimer, susu, atau pemanis.

“Jika kita menambahkan banyak gula atau lemak jenuh dalam kopi, maka asupan kalori secara keseluruhan ikut meningkat, dan hal ini bisa berdampak negatif terhadap kesehatan,” ujar Dr. Fang Fang Zhang, peneliti utama sekaligus profesor di Tufts University Friedman School of Nutrition Science and Policy.

Hubungan antara Preferensi Kopi dan Risiko Kematian

Penelitian ini melibatkan lebih dari 46.000 orang dewasa di Amerika Serikat yang dipantau selama 10 tahun. Para peserta diminta mengisi kuesioner makanan selama 24 jam untuk memperkirakan kebiasaan konsumsi kopi mereka, termasuk jenis tambahan seperti gula atau produk dengan kandungan lemak jenuh.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa:

  • Minum satu cangkir kopi per hari dikaitkan dengan penurunan risiko kematian dari segala penyebab sebesar 16 persen.
  • Minum dua hingga tiga cangkir kopi setiap hari menurunkan risiko kematian hingga 17 persen.
  • Risiko kematian akibat penyakit jantung turun antara 29 hingga 33 persen di kalangan peminum kopi.

Namun, manfaat tersebut hanya signifikan pada peserta yang mengonsumsi kopi hitam atau kopi dengan tambahan rendah gula dan lemak jenuh—yakni di bawah 5 persen dari nilai harian yang direkomendasikan. Untuk satu cangkir (8 ons), batas tersebut setara dengan:

  • 2,5 gram gula (sekitar sepertiga hingga setengah sendok teh gula, sirup, atau madu)
  • 1 gram lemak (setara 5 sendok makan susu 2%, 1 sendok makan krim ringan, atau 1 sendok makan half-and-half)

Sebaliknya, mereka yang menambahkan gula berlebih atau krimer dalam jumlah banyak tidak mendapatkan penurunan risiko kematian yang signifikan.

Menariknya, studi ini tidak menemukan kaitan langsung antara konsumsi kopi secara umum dan penurunan risiko kematian akibat kanker. Menurut Dr. Mingyang Song dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, hal ini bisa disebabkan oleh jumlah peserta yang terbatas serta tidak adanya analisis terhadap jenis kanker tertentu. Padahal, dalam riset lain, kopi diketahui bisa menurunkan risiko kanker kolorektal dan meningkatkan angka harapan hidup pasiennya.

Keterbatasan Studi

Walau data cukup kuat dan disesuaikan dengan faktor demografis, para ahli tetap mencatat beberapa keterbatasan. Salah satunya adalah ukuran sampel yang tidak cukup besar untuk merepresentasikan berbagai kelompok ras dan etnis. Selain itu, sebagian besar peserta penelitian meminum kopi hitam, sehingga data mengenai efek aditif kopi mungkin belum sepenuhnya menggambarkan variasi konsumsi di masyarakat.

Kebiasaan minum kopi peserta juga hanya dinilai satu hingga dua kali selama studi berlangsung. Padahal, konsumsi kopi bisa berubah-ubah dari hari ke hari, terutama antara hari kerja dan akhir pekan. Selain itu, studi ini tidak membedakan jenis kopi yang dikonsumsi (seperti kopi saring vs. kopi tak tersaring), dan tidak meninjau perbedaan dampak antara pemanis biasa dan pemanis rendah kalori, atau antara produk susu dan non-susu.

Kesimpulan

Kopi memang berpotensi memberikan manfaat kesehatan, termasuk memperpanjang usia. Namun, cara mengonsumsinya sangat menentukan. Untuk memperoleh manfaat maksimal, sebaiknya konsumsi kopi dalam bentuk asli atau dengan tambahan gula dan lemak yang sangat minim. Selebihnya, dibutuhkan riset lanjutan untuk memahami secara lebih mendalam pengaruh berbagai jenis kopi dan aditif terhadap kesehatan dalam jangka panjang. (bin)

Sumber: Health

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, update Ditag dengan:Menurunkan, Minum Kopi, Risiko, Risiko Kematian

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

Lainnya

Arsenal Dihantui Kutukan Awal Tahun

1 Januari 2026 By admin

Kazakhstan Sahkan UU Pembatasan Konten LGBT

1 Januari 2026 By admin

Ronaldo Dekati 1.000 Gol, Kapan Tercapai?

1 Januari 2026 By admin

Arsenal Hajar Villa 4-1, Kokoh di Puncak

31 Desember 2025 By isa

Unesa Kukuhkan 11 Guru Besar dari Beragam Kepakaran

30 Desember 2025 By admin

Permintaan Tiket Piala Dunia 2026 Cetak Rekor Baru

30 Desember 2025 By admin

Samudra Api di Balik Gurun: Pesona Ajaib Laut Merah Mesir

30 Desember 2025 By admin

Gol Lautaro Martinez Antar Inter Milan ke Puncak Klasemen Serie A

29 Desember 2025 By admin

Trump Sindir PBB, Klaim AS Kini Berperan sebagai Penentu Perdamaian Dunia

29 Desember 2025 By admin

Islah PBNU, Rais Aam dan Ketua Umum Bersilaturahmi di Surabaya

29 Desember 2025 By admin

Barcelona Kuasai LaLiga Awards 2025

29 Desember 2025 By admin

12 Tips Cegah Kenaikan Berat Badan Saat Libur Panjang

28 Desember 2025 By admin

MUI Ajak Isi Malam Tahun Baru dengan Doa

28 Desember 2025 By admin

Villa Jinakkan Chelsea, Torehkan 11 Kemenangan Beruntun

28 Desember 2025 By admin

Jadwal Serie A: Milan Hadapi Verona, Inter Tantang Atalanta

27 Desember 2025 By admin

BNPB: 24 Daerah Masuk Tahap Transisi Darurat ke Pemulihan

27 Desember 2025 By admin

Dirjen Bina Haji: Kartu Nusuk Dibagikan di Asrama Haji sebelum Keberangkatan

27 Desember 2025 By admin

Forkopimda Banda Aceh Imbau Warga Tak Rayakan Tahun Baru 2026

27 Desember 2025 By admin

Tangis dan Imunitas di Tengah Bencana

26 Desember 2025 By admin

Senja Keemasan di Kerandangan, Saat Lombok Berbisik Lewat Cahaya

26 Desember 2025 By admin

Paus Leo XIV Soroti Krisis Kemanusiaan Gaza dalam Pesan Natal

26 Desember 2025 By admin

Rais Aam dan Ketum PBNU Sepakat Islah, Muktamar Digelar Bersama

26 Desember 2025 By admin

“Code Blue” Bencana Sumatera

25 Desember 2025 By admin

Kapal yang Menantang Waktu: Restorasi Kapal Firaun Khufu di Grand Egyptian Museum

25 Desember 2025 By admin

China Harap AS Berlaku Adil dalam Transaksi TikTok

25 Desember 2025 By admin

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Des    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • DPR Minta Kemenkes Bergerak Cepat Hadapi Superflu
  • Mbappe Cedera Lutut, Terancam Absen Tiga Pekan
  • Zelensky: Perdamaian Ukraina–Rusia Tinggal Selangkah Lagi
  • Semeru Erupsi Empat Kali, Kolom Abu Capai 900 Meter
  • Chelsea Resmi Pecat Enzo Maresca Awal 2026

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.