• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Paparan Konten Medsos Pengaruhi Budaya Baca Orang Indonesia

26 September 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: Isa Anshori*

Surabaya (Trigger.id) – Budaya membaca di Indonesia memang merupakan isu penting, dan meskipun ada peningkatan, tingkat membaca masyarakat Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan dengan negara lain.

Meskipun telah ada peningkatan dalam akses ke buku dan materi bacaan, banyak daerah di Indonesia, terutama di pedesaan, yang masih kekurangan perpustakaan dan fasilitas membaca yang memadai.

Kurikulum pendidikan yang tidak selalu menekankan pada kebiasaan membaca dapat menyebabkan minat baca yang rendah. Seringkali, siswa lebih fokus pada ujian dan tugas daripada membaca untuk pemahaman yang lebih dalam.

Masyarakat semakin terpapar pada konten digital yang lebih singkat dan cepat, seperti video dan media sosial, yang dapat mengalihkan perhatian dari buku dan bacaan yang lebih mendalam.

Data Tingkat Membaca di Indonesia

Menurut survei yang dilakukan oleh World Culture Score Index 2021, Indonesia berada di urutan ke-60 dalam daftar negara dengan tingkat membaca tertinggi, di mana rata-rata waktu membaca per orang per minggu adalah sekitar 4 jam. Sebagai perbandingan, berikut adalah data dari beberapa negara lain:

Jerman: Rata-rata 6,12 jam per minggu.

India: Rata-rata 10,42 jam per minggu.

Thailand: Rata-rata 8,85 jam per minggu.

China: Rata-rata 7,65 jam per minggu.

Filipina: Rata-rata 6,25 jam per minggu.

Paparan video pendek dan pesan singkat di media sosial memang berpengaruh signifikan terhadap budaya baca di Indonesia. Beberapa dampaknya antara lain:

  1. Mengalihkan Perhatian: Konten yang cepat dan menarik, seperti video TikTok atau Instagram Stories, sering kali lebih mudah menarik perhatian dibandingkan bacaan panjang, sehingga membuat orang cenderung memilih konsumsi konten visual.
  2. Meningkatkan Kecenderungan untuk Membaca Singkat: Banyak pengguna lebih suka membaca informasi yang disajikan dalam format singkat dan langsung, seperti infografis atau kutipan, yang mungkin tidak memberikan kedalaman pemahaman.
  3. Keterbatasan Waktu: Dengan kesibukan sehari-hari, orang mungkin lebih memilih konten yang bisa dikonsumsi dengan cepat, mengabaikan bacaan yang lebih substansial seperti buku atau artikel panjang.
  4. Keterhubungan dan Diskusi: Di sisi positif, media sosial juga dapat menjadi platform untuk berbagi rekomendasi buku dan membahas topik yang memicu minat baca, jika digunakan secara bijak.

Gol A Gong, sebagai Duta Baca Indonesia, sering berbicara tentang pentingnya literasi dan budaya baca di era digital. Berikut adalah beberapa poin yang mungkin menjadi pendapatnya terkait paparan video pendek dan pesan singkat di media sosial serta dampaknya pada budaya baca di Indonesia:

  1. Kesadaran akan Pentingnya Membaca: Gol A Gong menekankan bahwa meskipun media sosial menawarkan konten yang cepat dan menarik, penting untuk menjaga kesadaran akan nilai membaca buku dan literasi. Ia dapat mengajak masyarakat untuk tidak melupakan kebiasaan membaca yang mendalam.
  2. Pemanfaatan Media Sosial: Gol A Gong mendorong penggunaan media sosial sebagai alat untuk mempromosikan membaca. Misalnya, dengan membuat konten yang menarik yang mengajak orang untuk membaca buku atau mengadakan tantangan membaca di platform media sosial.
  3. Kreativitas dalam Penyampaian: Gol A Gong mengajak penulis dan pembaca untuk beradaptasi dengan tren digital, seperti membuat video ringkasan buku atau konten visual yang dapat memicu minat baca di kalangan anak muda.
  4. Membangun Komunitas Pembaca: Ia menyoroti pentingnya membangun komunitas pembaca di media sosial, di mana orang dapat berdiskusi tentang buku, berbagi rekomendasi, dan saling menginspirasi untuk membaca lebih banyak.
  5. Keseimbangan antara Konsumsi Konten: Gol A Gong bisa saja menekankan pentingnya keseimbangan antara konsumsi konten singkat di media sosial dan membaca buku. Ia mungkin berpendapat bahwa keduanya bisa saling melengkapi jika digunakan dengan bijak.

Melalui pandangannya, Gol A Gong berusaha untuk menunjukkan bahwa media sosial bisa menjadi alat yang positif untuk meningkatkan budaya baca, asalkan masyarakat menyadari pentingnya membaca dan menggunakan teknologi secara bijak.

—000—

*Pemred Trigger.id dan Kolumnis Iqra Semesta, Tinggal di Surabaya

Share This :

Ditempatkan di bawah: update, wawasan Ditag dengan:Budaya Baca, Buku, Konten Medsos, Paparan, Tingkat Baca

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

Lainnya

Kemenkes Minta Walimatus Safar Dibatasi H-7 Haji

14 Januari 2026 By admin

Michael Carrick Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih Interim Manchester United

14 Januari 2026 By admin

Aman untuk Lambung: Buah dan Sayuran Terbaik bagi Penderita GERD

14 Januari 2026 By admin

Kemenkes Kunci Edit Data Kesehatan Jemaah Haji

14 Januari 2026 By admin

John Herdman dan Jalan Panjang Garuda ke Piala Dunia

14 Januari 2026 By admin

Muzani ke PWI: Jiwa Saya Tetap Wartawan

14 Januari 2026 By admin

KIP Perintahkan KPU Buka Salinan Ijazah Jokowi

14 Januari 2026 By admin

Surabaya di Bawah Ancaman Banjir: Masalah Lama yang Kian Kompleks

13 Januari 2026 By admin

Detik-Detik Kritis Serangan Jantung: Apa yang Sebenarnya Terjadi pada Tubuh?

13 Januari 2026 By admin

Mengapa Alpukat Baik untuk Tubuh?, Begini Penjelasan Pakar Kesehatan dan Gizi

13 Januari 2026 By admin

Carrick Terdepan Jadi Pelatih Ad-Interim MU

13 Januari 2026 By admin

Arbeloa Resmi Gantikan Xabi Alonso di Real Madrid

13 Januari 2026 By admin

Trump Belum Putuskan Intervensi Militer AS ke Iran

13 Januari 2026 By admin

Komdigi Ancam Blokir Fitur AI Grok di Platform X

12 Januari 2026 By admin

Ditahan Imbang Napoli 2-2, Inter Tetap Puncaki Klasemen Serie A

12 Januari 2026 By admin

Otorita IKN Fokus Kendalikan Banjir

12 Januari 2026 By admin

PTDI Pulihkan CN235 untuk Operasi di Papua

12 Januari 2026 By admin

Barcelona Juara Piala Sper Spanyol 2026 usai Kalahkan Madrid 3-2

12 Januari 2026 By admin

Iran Tuding AS Dalangi Kerusuhan

11 Januari 2026 By admin

Gus Salam Nilai Pandji Tak Pantas Dipidanakan

10 Januari 2026 By admin

Pengembalian Dana Biro Haji Tembus Rp100 Miliar Lebih

10 Januari 2026 By admin

Mengenal Sindrom KRM, Ancaman Diam-diam Pembuluh Darah

10 Januari 2026 By admin

Pekan ke-20 Serie A: Inter Tantang Napoli

10 Januari 2026 By admin

KPK Jerat Yaqut–Gus Alex, Kerugian Negara Masih Dihitung BPK

10 Januari 2026 By admin

Bulog Pastikan Stok Beras Aman Hingga Lebaran 2026

10 Januari 2026 By admin

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Des    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Tavares Jelaskan Perekrutan Tiga Pemain Asing Baru Persebaya
  • KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Biro Haji ke Pengurus PBNU
  • Wamenhaj Minta Petugas Haji Lepas Gelar Saat Diklat
  • Iran Tegaskan Tak Akan Diam Hadapi Ancaman AS
  • Nasi atau Roti untuk Sarapan, Mana Lebih Sehat?

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.