
Surabaya (Trigger.id) – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi. Kawasan ini dirancang khusus untuk melayani jemaah haji dan umrah asal Indonesia selama berada di Tanah Suci.
Dalam pernyataannya yang disiarkan melalui kanal YouTube TVNU pada Minggu (8/2), Prabowo menyebut Indonesia mendapat kehormatan untuk memiliki lahan di Kota Suci Makkah. Pemerintah Arab Saudi disebut telah memberikan persetujuan prinsip, sehingga Indonesia tinggal menindaklanjuti proses teknis dan pembangunan.
Sejumlah Fakta Penting
1. Hak Kepemilikan Lahan
Indonesia disebut memperoleh hak atas lahan di Makkah. Ini menjadi langkah strategis karena tidak semua negara mendapat kesempatan serupa di kawasan yang sangat terbatas dan bernilai tinggi tersebut.
2. Dikhususkan untuk Jemaah Indonesia
Kampung Haji akan menjadi pusat akomodasi dan layanan terpadu bagi jemaah Indonesia, baik untuk ibadah haji maupun umrah. Fasilitas yang direncanakan mencakup penginapan, layanan kesehatan, serta pusat pembinaan ibadah.
3. Mempermudah Logistik dan Layanan
Dengan kawasan khusus, pemerintah diharapkan lebih mudah mengatur distribusi konsumsi, transportasi, hingga pendampingan ibadah. Hal ini bertujuan meningkatkan kenyamanan serta keselamatan jemaah.
4. Koordinasi dengan Otoritas Saudi
Pembangunan akan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah Arab Saudi, mengingat Makkah memiliki regulasi ketat terkait tata ruang dan kepemilikan properti oleh pihak asing.
5. Bagian dari Diplomasi Strategis
Rencana ini juga dinilai sebagai hasil penguatan hubungan bilateral Indonesia–Arab Saudi, khususnya di bidang penyelenggaraan haji.
Sebagai negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia, Indonesia selama ini menghadapi tantangan kapasitas penginapan dan layanan di Makkah. Kehadiran Kampung Haji diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pelayanan ibadah bagi jutaan warga Indonesia setiap tahunnya. (ian)



Tinggalkan Balasan