
Jakarta (Trigger.id) – Persebaya Surabaya harus mengakui keunggulan Persija Jakarta setelah kalah telak 0-3 dalam laga pekan ke-27 BRI Super League musim 2025/26. Bermain di kandang Persija dengan dukungan puluhan ribu suporter, Bajol Ijo gagal mengimbangi permainan tuan rumah hingga akhir pertandingan.
Memasuki babak kedua, pelatih Bernardo Tavares langsung melakukan penyegaran dengan memasukkan Rachmat Irianto dan Gali Freitas. Keduanya diharapkan mampu meningkatkan intensitas serangan sekaligus menambah energi tim.
Persebaya sempat tampil lebih agresif usai jeda. Mereka berusaha mengambil alih permainan dan menekan pertahanan Persija. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun belum mampu dikonversi menjadi gol.
Di tengah tekanan tersebut, Persija justru tampil efektif melalui skema serangan balik. Pada menit ke-54, lini pertahanan Persebaya kembali kebobolan setelah penyerang Persija sukses menaklukkan Andhika Ramadhani dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Upaya bangkit terus dilakukan Persebaya. Gali Freitas beberapa kali mencoba membongkar pertahanan lawan. Pelatih Tavares kemudian memasukkan Bruno Paraiba pada menit ke-58 untuk menambah daya gedor.
Meski demikian, Persija tetap berbahaya saat mendapatkan ruang. Serangan demi serangan memaksa Andhika bekerja ekstra. Kiper Persebaya itu bahkan mencatat dua penyelamatan beruntun pada menit ke-66 untuk menjaga peluang timnya tetap hidup.
Perubahan kembali dilakukan dengan masuknya Malik Risaldi pada menit ke-67. Namun, tekanan yang terus diberikan Persija akhirnya berbuah gol ketiga pada menit ke-76 melalui penyelesaian jarak dekat di depan gawang.
Hingga waktu tambahan berakhir, Persebaya terus berupaya mencetak gol hiburan. Namun, solidnya lini pertahanan Persija membuat semua usaha tersebut gagal membuahkan hasil.
Pertandingan pun ditutup dengan kemenangan 3-0 untuk Persija. Hasil ini membuat Persebaya tertahan di posisi keenam klasemen dengan 42 poin, sekaligus membuka peluang bagi tim-tim di bawahnya untuk menggeser posisi mereka. (ian)



Tinggalkan Balasan