
Jakarta (Trigger.id) — Presiden RI Prabowo Subianto meminta Menteri Perhutanan Raja Juli Antoni untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap perusahaan yang diduga melanggar aturan dan berkontribusi terhadap terjadinya bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra. Jika diperlukan, Prabowo menginstruksikan agar TNI dan Polri dilibatkan dalam proses penyelidikan tersebut.
Arahan itu disampaikan dalam Sidang Kabinet, setelah Raja Juli melaporkan adanya sejumlah perusahaan yang beroperasi di tiga provinsi terdampak banjir, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Perusahaan-perusahaan tersebut diduga bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan, yang ditandai dengan banyaknya gelondongan kayu hanyut terbawa arus banjir.
Raja Juli menyampaikan bahwa pemerintah telah mengidentifikasi asal-usul kayu yang menjadi perhatian publik tersebut. Sejumlah perusahaan di ketiga provinsi itu telah masuk dalam catatan untuk diproses secara hukum.
Terkait penegakan hukum, Raja Juli menegaskan proses akan dilakukan melalui koordinasi dengan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Perusahaan pemegang konsesi pemanfaatan hutan yang terbukti melanggar ketentuan akan dikenai sanksi sesuai peraturan perundang-undangan.
Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen menindak tegas pelanggaran yang merusak lingkungan guna mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang. (ian)



Tinggalkan Balasan