
Jakarta (Trigger.id) – Presiden Prabowo Subianto dipastikan tidak dapat memenuhi undangan kunjungan resmi ke China setelah jadwal lawatan tersebut dibatalkan. Informasi ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangan video resmi yang diterima ANTARA pada Sabtu (30/8) malam.
“Presiden Prabowo Subianto membatalkan rencana kunjungan kenegaraan ke Republik Rakyat Tiongkok dan tidak dapat menghadiri undangan pemerintah setempat,” ujar Prasetyo Hadi dalam pernyataannya.
Namun, Prasetyo tidak merinci alasan pembatalan tersebut maupun kemungkinan penjadwalan ulang kunjungan Presiden ke Negeri Tirai Bambu. Ia hanya menegaskan bahwa komunikasi diplomatik antara kedua negara tetap terjalin baik dan pemerintah Indonesia tetap menjaga hubungan strategis dengan China sebagai salah satu mitra penting di kawasan.
Rencana kunjungan ini sebelumnya disebut-sebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama bilateral di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, investasi, hingga pertahanan. Meski batal, pemerintah menyatakan komitmen untuk terus melanjutkan agenda dialog dan kerja sama yang telah berjalan.
“Hubungan Indonesia dan China tetap berada dalam jalur yang baik. Pemerintah akan terus memastikan komunikasi dan kerja sama kedua negara berjalan sesuai kepentingan bersama,” tambah Prasetyo.
Sejauh ini, belum ada keterangan resmi mengenai jadwal baru kunjungan Presiden Prabowo ke China. (ian)
Tinggalkan Balasan