• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Tantangan Terjal Eliminasi Tuberkulosis

24 Maret 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: Ari Baskoro*

Setiap peringatan Hari Tuberkulosis (TB) Sedunia tanggal 24 Maret, selalu diiringi pertanyaan. Sejauh manakah perkembangan mitigasi penyakit menular itu ? Apakah mengalami kemajuan, stagnan, atau justru kemunduran ? Sebab targetnya jelas. Eliminasi TB “harus” tercapai tahun 2030. Dasarnya Peraturan Presiden No.67 Tahun 2021.

Mitigasi TB

Pemberantasan TB menjadi atensi utama kabinet Merah-Putih. Pasalnya Indonesia memiliki jumlah penyandang TB peringkat kedua tertinggi di dunia, setelah India. Setidaknya tercatat 1.090.000 kasus. Angka mortalitasnya mencapai134 ribu per tahun, atau terjadi 17 kematian setiap jamnya. Sangat mungkin realitasnya jauh melampaui catatan itu. Masalahnya epidemiologi TB ibarat fenomena gunung es. Artinya kasus yang tidak terdeteksi, bisa sepuluh kali lipat dibanding yang dikonfirmasi.

Seseorang yang tertular Mycobacterium tuberculosis (MTB), tidak mesti langsung jatuh sakit. Bila sistem imunitasnya adekuat, mayoritas “hanya” mengalami infeksi laten TB (LTBI). Dengan berjalannya waktu, sepuluh persen LTBI akan berkembang menjadi TB aktif. Pemicunya beragam. Misalnya penyakit autoimun, kanker, dan gangguan sistem imun.

Orang dengan HIV/AIDS (ODHA), paling rentan mengalami TB aktif. Risikonya 20-30 kali lipat, dibanding non-ODHA. Diperkirakan 30 persen ODHA, memiliki status TB aktif. Kondisi itulah penyebab mortalitas utama ODHA. Hingga Maret 2023, tercatat 522.687 ODHA di Indonesia. Setahun berikutnya telah bertambah 47.896 kasus. Sama persis dengan TB, fenomena gunung es terjadi pula pada HIV. Banyak kasus HIV di masyarakat yang tidak terdeteksi, hingga memasuki fase AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Periode transisinya bisa berlangsung hingga bertahun-tahun. Padahal mereka sangat menular, khususnya melalui kontak seksual. AIDS merepresentasikan kondisi rusaknya sistem imun. Ibarat negara tanpa sarana pertahanan, penyandangnya rentan diinvasi mikroba jenis apa pun. Terutama TB.

Mitigasi TB bukan persoalan sederhana. Sebaliknya bisa dibilang pelik dan melelahkan. Relevansinya erat dengan rendahnya tingkat pendidikan dan pengentasan kemiskinan. Sekitar 65 persen pengidapnya, beririsan dengan problem kemiskinan. Dampaknya, memantik masalah kurang gizi, intoleransi obat, komplikasi, dan fatalitas.

Mayoritas penyandang TB enggan terbuka menyangkut kondisi kesehatannya. Mereka sering mengalami stigma dan diskriminasi, jika diketahui mengidap TB oleh masyarakat sekitarnya. Kepatuhan mengonsumsi obat secara reguler pun, sering mengalami kendala. Akibatnya memicu munculnya TB resistan obat (TB-RO) yang semakin menambah kompleksnya mitigasi.

Deteksi dini LTBI ataupun TB aktif, merupakan langkah penting mitigasi. Diagnosis TB aktif bisa dilakukan melalui pemeriksaan darah, tes kulit tuberkulin (TKT), radiologi dada, atau pemeriksaan bakteriologi dahak. Tidak ada satu pun modalitas yang ideal. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya. Meski tidak akurat seratus persen, tes cepat molekuler TB (TCM-TB) menjadi alternatif pilihan utama. Sensitivitasnya cukup tinggi. Hasilnya pun dapat disimpulkan dalam waktu yang relatif singkat. Biasanya hanya kurang dari dua jam saja. Secara simultan, TCM dapat mendeteksi TB-RO terhadap terapi utama, yakni rifampicin.

Deteksi LTBI lebih “rumit”. Selain tidak ada gejala yang khas, pemeriksaan TKT dan tes darah (IGRA/interferon-gamma release assay) memiliki keterbatasan. Hasil TKT tidak spesifik. Interpretasinya memerlukan tingkat keahlian tertentu. IGRA berbiaya mahal dan tidak semua laboratorium memiliki perangkat diagnostiknya. LTBI memerlukan pengobatan pencegahan, agar tidak berkembang menjadi TB aktif. Karena tidak menampilkan gejala atau minimal saja, sering kali menghentikan pengobatan atas inisiatif sendiri.

Amerika Serikat (AS) telah menyatakan hengkang dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan USAID (Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serikat). Keputusan kontroversial Presiden Donald Trump, dikhawatirkan berimbas pada bantuan pendanaan mitigasi TB dan HIV/AIDS di Indonesia. Kecuali obat anti HIV, banyak komponen program HIV yang memerlukan dana bantuan asing, termasuk dari AS. Melalui global fund yang disalurkan, USAID memberikan dukungan teknis percepatan penanggulangan TB dan ketersediaan peralatan TCM.

Riset vaksin pengganti BCG

Vaksinasi yang aman dan efektif, telah terbukti merupakan tulang punggung pencegahan penyakit menular yang paling ekonomis. BCG sebagai satu-satunya vaksin pencegah TB, sudah satu abad lamanya digunakan di seluruh dunia. Namun daya proteksinya amat terbatas. Hanya bisa mencegah seorang anak, agar tidak jatuh ke dalam kondisi TB yang parah. Setelah remaja dan pada orang dewasa, daya proteksi BCG menjadi pupus. Padahal justru mereka sebagai sumber penularan, bila terpapar TB.

Kini para ahli tengah mengembangkan berbagai platform baru vaksin TB. Indonesia terlibat dalam uji klinis tiga kandidat vaksin. Masing-masing M72/AS01E (Bill & Melinda Gates Foundation dan GlaxoSmithKline), BNT164a1 (BioNTech dan Biofarma), serta AdHu5Ag85A (CanSinoBio dan Etana). Diproyeksikan, vaksin baru bisa diterapkan tahun 2028.

Harapan dan perubahan adalah tantangan yang harus diperjuangkan. Semoga Indonesia mampu tegak berdiri di atas kaki sendiri mengeliminasi TB.

—–o—–

*Penulis:

  • Staf pengajar senior di Divisi Alergi-Imunologi Klinik, Departemen/KSM Ilmu Penyakit Dalam FK Unair/RSUD Dr. Soetomo – Surabaya
  • Magister Ilmu Kesehatan Olahraga (IKESOR) Unair
  • Penulis buku:
    – Serial Kajian COVID-19 (tiga seri)
    – Serba-serbi Obrolan Medis
    – Catatan Harian Seorang Dokter

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, update, wawasan Ditag dengan:Ari Baskoro, Eliminasi, Tantangan, tbc, Terjal, Tuberkulosis

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Doa Ibu Mengantar Langkah Sunyi Akhmad Munir Menuju Puncak Karier

17 April 2026 By admin

Big Match Pekan 33 Liga Inggris, Man City Siap Kejar Arsenal

17 April 2026 By admin

525 Kloter Siap Terbang, CJH Indonesia 2026 Diberangkatkan Bertahap Mulai 22 April

17 April 2026 By admin

Menhaj Tegaskan Wacana “War Tiket” Haji Masih Prematur

16 April 2026 By admin

Pendekatan Baru Mengatasi Obesitas di Era Modern

16 April 2026 By admin

Pemerintah Perketat Pengawasan, Distribusi Koper Jemaah Haji Ditarget Tepat Waktu

16 April 2026 By admin

Semifinal Liga Champions 2025/2026: PSG vs Bayern, Atletico Tantang Arsenal

16 April 2026 By admin

Eropa Bersiap Mandiri: Antisipasi Ketidakpastian Peran Amerika dalam NATO

16 April 2026 By admin

Saat Sistem Kekebalan Tubuh Menjadi Senjata Melawan Kanker

15 April 2026 By admin

Ketika Ruang Digital Menjadi Tempat Pelecehan di Kampus

15 April 2026 By admin

Arab Saudi Desak AS Hentikan Blokade Selat Hormuz dan Kembali ke Meja Perundingan

15 April 2026 By admin

Perempat Final Liga Champions: Atletico Singkirkan Barcelona, PSG Hentikan Langkah Liverpool

15 April 2026 By admin

DPR Pastikan Biaya Tambahan Haji 2026 Ditanggung Negara

15 April 2026 By admin

Arne Slot Yakin Liverpool Masih Bisa Bangkit Lawan PSG di Anfield

14 April 2026 By admin

Udara Rumah Mengandung Mikroplastik, Ini Cara Mengurangi Paparannya

14 April 2026 By admin

Britney Spears Masuk Rehabilitasi Usai Kasus DUI, Fokus Pulihkan Diri

14 April 2026 By admin

Barcelona Kian Kokoh di Puncak, Jarak dengan Real Madrid Melebar

14 April 2026 By admin

Paus Leo XIV Tegaskan Tak Gentar Hadapi Kritik Donald Trump, Tetap Konsisten Serukan Perdamaian

14 April 2026 By admin

Jalan Realistis Atasi Darurat Sampah Plastik

13 April 2026 By admin

Selat Hormuz Masih Tegang, Kapal Pertamina Tertahan

13 April 2026 By admin

Prediksi Liga Inggris: Arsenal Kandas, Manchester City Juara Tipis, Tottenham Terancam Degradasi

13 April 2026 By admin

Jalan Kaki Ternyata Bisa Tingkatkan Daya Ingat dan Lindungi Otak dari Penuaan

12 April 2026 By admin

Bangkit di Anfield! Liverpool FC Tekuk Fulham FC 2-0, Siap Hadapi Paris Saint-Germain

12 April 2026 By admin

AC Milan Dibantai Udinese 0-3 di San Siro, Rossoneri Gagal Tekan Puncak Klasemen Serie A

12 April 2026 By admin

Reuni Setelah 30 Tahun, Kedekatan Cameron Diaz dan Keanu Reeves Kembali Jadi Sorotan

12 April 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Menata Ulang Biaya Haji: Jangan Terjebak Ketergantungan APBN
  • Presiden Ingatkan Jenderal TNI-Polri: Pangkat Bintang Mereka dari Rakyat
  • Inter Tekuk Genoa 2-1, Kembali Puncaki Serie A
  • Inter Tekuk Genoa 2-1, Kembali Puncaki Serie A
  • Gayam: Dari Buah Pinggiran Menjadi Harapan Baru Lawan Diabetes

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.