
dalam laga semifinal menjamu Universitas Surabaya (UBAYA). Foto: Ist.
Surabaya (Trigger.id) – Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memastikan langkah ke final sektor putra Campus League 2026 – Futsal Regional Surabaya setelah meraih kemenangan meyakinkan pada babak semifinal, Senin (19/10/2026).
Bertanding di GOR Futsal Pertamina ITS, UM menundukkan Universitas Dr. Soetomo (UNITOMO) dengan skor 2-0, sedangkan UNESA tampil dominan dengan melibas Universitas Surabaya (UBAYA) 6-0.
Keberhasilan UM tidak hanya terlihat di sektor putra. Tim putri mereka juga mencatat kemenangan telak 9-0 atas Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Hasil tersebut semakin menegaskan kekuatan UM di kompetisi regional Surabaya, sekaligus menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Dalam laga melawan UNITOMO, Safikh Raihan Blemorray Setyawan menjadi penentu kemenangan UM melalui dua gol tendangan bebas pada menit ke-16 dan ke-24. Meski UNITOMO meningkatkan tekanan pada babak kedua, penjaga gawang Ryo Dandy Fernanda mampu menggagalkan sejumlah peluang lawan sehingga UM mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Sementara itu, UNESA menunjukkan ketajamannya sejak awal pertandingan kontra UBAYA. Mochammad Iqbal Hidayatullah membuka keunggulan pada menit keempat, disusul gol Ramzi Faiz Setiawan pada menit ke-19 dan Sabastian Resa Kurniawan semenit kemudian. Windu Cikal Nugroho kemudian mencetak hat-trick pada menit ke-26, 37, dan 38 untuk memastikan kemenangan 6-0 bagi UNESA.
Di sektor putri, UM tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Nabila Wahidiyati membuka skor pada menit kedua, sebelum Nathaniela Fetrikayana Putri menambah tiga gol pada menit kelima, ke-17, dan ke-38. Linggena Nirigi turut menyumbangkan dua gol, sementara Patrisia Iyai, Erviona Marshanda Audria, dan Isabela Maharani Mansawan melengkapi kemenangan besar UM atas ITS.
Meski meraih hasil impresif, pelatih tim putri UM, Arif Rahmat Hidayatulloh, menegaskan bahwa timnya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah, terutama dalam proses regenerasi pemain. Dari 17 pemain yang didaftarkan, hanya enam orang merupakan pemain senior, sedangkan sisanya adalah mahasiswa baru. Ia menilai evaluasi tetap diperlukan agar performa tim semakin solid.
Antusiasme terhadap Campus League juga dirasakan para pemain. Nathaniela menyebut turnamen ini sebagai kesempatan berharga bagi atlet mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dan membuka peluang menuju jenjang yang lebih tinggi. Hal senada disampaikan Windu Cikal Nugroho, yang mengungkapkan bahwa UNESA telah menjalani persiapan selama dua bulan demi membangun kekompakan dan meningkatkan performa tim. Pelatih UNESA, Achmad Rizky Widianto, pun menyoroti pentingnya memperbaiki powerplay, kualitas penjaga gawang, serta efektivitas dribel, operan, dan penyelesaian akhir sebelum menghadapi UM di final.
Pertandingan final putra antara UM dan UNESA dijadwalkan berlangsung pada Selasa (20/10/2026), menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk membuktikan siapa yang terbaik di Regional Surabaya. Setelah rangkaian pertandingan di Surabaya, Campus League 2026 – Futsal akan berlanjut ke Yogyakarta pada 20–27 Oktober, sebelum memasuki fase puncak The Nationals pada 25 November hingga 2 Desember 2026. Kompetisi ini diharapkan terus menjadi wadah pengembangan atlet mahasiswa sekaligus memperkuat ekosistem olahraga di lingkungan perguruan tinggi Indonesia. (ian)



Tinggalkan Balasan