• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Transformasi Fakultas Ilmu Komunikasi di Era Kecerdasan Buatan

19 Juni 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Transformasi Fakultas Ilmu Komunikasi di Era Kecerdasan Buatan. Foto: chronicle
Oleh: Dr. Ulul Albab*

Kejadian ini sebetulnya sudah lama, saya lupa tanggalnya, tapi tepatnya setelah lebaran idul fitri tahun 2025. Usai acara halal bi halal, saya diajak teman untuk ikut nongkrong bersama Kawan-kawan jurnalis yang meliput kegiatan halal bi halal tersebut. Di sebuah kedai kopi di kota Surabaya. Dari obrolan biasa mengalih hingga menjadi obrolan yang menurut saya “luiar biasa”. Bukan soal politik. Bukan soal pertandingan bola. Tapi soal masa depan komunikasi.

Yang duduk di meja bersama kami itu macam-macam: ada jurnalis senior dari media nasional, dua staf humas dari lembaga pemerintah, seorang praktisi PR dari korporasi, dan beberapa mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi yang saya kenal sebagai aktivis kampus. Beberapa pengurus ICMI juga ikut nimbrung. Obrolannya cair, tapi dalam.

“Sekarang bikin rilis bisa pakai AI. Bikin caption Instagram, udah ada template-nya. Bahkan presentasi bisa dirancang pakai AI juga. Kami ini, lulusan komunikasi, masih laku nggak ya?” kata seorang mahasiswa sambil nyeruput kopi hitamnya.

Yang lain tertawa. Tapi tak bisa menyembunyikan kerisauan. Seorang jurnalis senior nyeletuk:

“AI itu cepat. Tapi dingin. Ia bisa menulis, tapi tidak bisa merasa. Bisa merangkai kalimat, tapi tak bisa menggugat kebijakan dzalim.”

Diskusi pun meluas. Tentang bagaimana ilmu komunikasi dulu diajarkan, yang masih berkutat dengan teori klasik, PR (public Relations) model Grunig, komunikasi massa versi 70-an dan lain-lain. Sementara dunia hari ini bicara soal algoritma, big data, dan disinformasi digital.

Seorang staf humas lembaga pemerintah mengeluh: “Di kantor kami, kerjaan PR (Public Relations) sudah separuh dibantu vendor AI. Tapi justru makin repot. Karena yang hilang bukan teknisnya, tapi sentuhannya.”

Sementara praktisi Humas dari industri swasta menimpali: “Yang kami butuh itu bukan anak komunikasi yang jago ngomong. Tapi yang ngerti audiens, bisa dengar keluhan netizen, bisa ngerti kultur digital. Bukan cuma bisa buat konten, tapi juga bisa jaga citra.”

Dari obrolan tersebut saya mencatat bahwa menurut saya semua sepakat: bahwa fakultas ilmu komunikasi tidak mati. Tapi butuh evolusi drastis.

Kalau masih diajari bikin proposal event secara manual pakai Excel, mahasiswa akan bosan. Kalau riset komunikasi hanya soal survei Kuesioner Google Form, maka mereka akan tertinggal. Yang dibutuhkan: pengalaman praktis, kolaborasi lintas industri, dan penguasaan etika komunikasi di dunia digital yang makin bising.

Mahasiswa harus tahu narrative design, social listening, dan influencer mapping. Dosen harus bisa mendampingi, bukan cuma menguji teori. Kampus harus jadi tempat lahirnya “juru bicara kemanusiaan”, bukan “tukang endorse produk.”

Di akhir obrolan, seorang mahasiswa menutup dengan bijak: “Jadi kami tetap dibutuhkan ya, Pak?”

Saya jawab: “Bukan cuma dibutuhkan. Tapi kalian akan sangat menentukan, jika tetap belajar jadi manusia.” Karena komunikasi itu soal menyentuh, bukan sekadar menjangkau. Soal menggerakkan, bukan sekadar mengiklankan. AI bisa meniru kata, tapi tak bisa meniru hati.

Semoga cerita ini menginspirasi para pengelola fakultas ilmu komunikasi. Syukur-syukur jika berkenan mengundang kami untuk ngobrol santai ala mahasiswa komunikasi, untuk merumuskan secara serius hal apa yang perlu dikreasikan agar lulusan komunikasi tetap relevan dan tak mempan digilas zaman.

—000—

*Ketua ICMI Jawa Timur, Akademisi, mantan Rektor Unitomo Surabaya 

Share This :

Ditempatkan di bawah: update, wawasan Ditag dengan:Era, Fakultas Ilmu Komunikasi, Ilmu Komunikasi, Kecerdasan Buatan, Transformasi

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Drawing 16 Besar Liga Champions 2025/2026: Duel Para Juara Menggoda

27 Februari 2026 By admin

Blood Moon 3 Maret, MUI: Perbanyak Ibadah, Jauhi Mitos

27 Februari 2026 By zam

Orang Tua Kunci Pemulihan Anak Pasca Operasi

27 Februari 2026 By zam

Tiyo Ardianto, Suara Mahasiswa yang Tak Kenal Diam

27 Februari 2026 By admin

Pakistan–Afghanistan Saling Serang, Ketegangan Perbatasan Memanas

27 Februari 2026 By admin

Kiat Memilih Takjil Sehat dan Lezat Selama Ramadhan

27 Februari 2026 By admin

Ghent Belgia Cetak Sejarah, Jalanan Kota Bersinar Sambut Ramadan

27 Februari 2026 By admin

Lille dan Forest Amankan Tiket 16 Besar Liga Europa

27 Februari 2026 By admin

Melihat Dinamika Bisnis Hampers Lebaran di Era Digital

26 Februari 2026 By admin

Empat Alumni LPDP Kembalikan Dana Beasiswa hingga Rp 2 Miliar

26 Februari 2026 By zam

Manis Penuh Makna: Filosofi Kolak dari Dakwah Wali hingga Manfaat Kesehatan

26 Februari 2026 By zam

Keutamaan Dua Rakaat Sebelum Subuh dan Cahaya Cinta Allah

26 Februari 2026 By admin

Berburu Takjil di Gaza City, Ramadan di Tengah Krisis dan Harapan

26 Februari 2026 By admin

Liga Champions, Madrid dan Tiga Tim Lain ke 16 Besar

26 Februari 2026 By admin

Enam Makanan Penjaga Jantung Yang Harus Anda Tahu

26 Februari 2026 By admin

Zakat yang Mengubah Hidup: Dari Mustahik Menjadi Muzakki

26 Februari 2026 By admin

Menkes: Kenaikan Iuran BPJS Tak Sentuh Warga Miskin

25 Februari 2026 By admin

Waspada Kopi dan Teh saat Ramadan, Pakar Ingatkan Risiko Dehidrasi

25 Februari 2026 By zam

Detik-Detik Menjelang Maghrib: Tradisi Menunggu Berbuka di Berbagai Daerah

25 Februari 2026 By admin

Anak, Amanah yang Menguji dan Memuliakan

25 Februari 2026 By admin

Hakimi Hadapi Sidang Dugaan Kekerasan Seksual

25 Februari 2026 By admin

Inter Tersingkir, Atletico dan Newcastle ke 16 Besar

25 Februari 2026 By admin

Baznas: ZIS Tak Dialihkan ke Program MBG

25 Februari 2026 By admin

Peminat SNBP 2026 Melonjak : Unesa 53 Ribu, Unair & UB Kompetitif

24 Februari 2026 By zam

Takjil Berbahaya: BPOM Temukan Pewarna Sintesis Pemicu Kanker

24 Februari 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Maret 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Guardiola Kecam Cemoohan Saat Jeda Buka Puasa
  • Bezzecchi Menang di Thailand, Marquez Gagal Finish
  • Iran Konfirmasi Kematian Ayatollah Ali Khamenei dalam Serangan AS-Israel
  • John Bonham: Tragedi yang Mengakhiri Led Zeppelin
  • Voucher Parkir Suroboyo Diluncurkan, Makin Praktis dan Transparan

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.