• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Review Film “Superman” (2025): Akting Memukau Corenswet dan Brosnahan Tertahan Naskah yang Berantakan

9 Juli 2025 by admin Tinggalkan Komentar

David Corenswet dalam film ‘Superman’. Foto: EW

Surabaya (Trigger.id) — Sosok Superman kembali hadir di layar lebar lewat film terbaru yang menandai era baru James Gunn di DC Studios. Dibintangi oleh David Corenswet sebagai Superman, Rachel Brosnahan sebagai Lois Lane, dan Nicholas Hoult sebagai Lex Luthor, film ini menampilkan jajaran aktor yang solid. Namun, kualitas akting mereka terasa terhambat oleh naskah film yang dinilai kurang matang.

James Gunn memilih untuk tidak mengulang kisah asal-usul Superman, sebuah keputusan yang tampak bijak pada awalnya. Namun, film justru membawa penonton langsung ke fase di mana Superman telah berkarier selama tiga tahun dan baru saja mengalami kekalahan pertamanya. Sosok lawan utamanya adalah Boravian Hammer, sebuah alat tempur canggih yang dikendalikan oleh Lex Luthor, diperankan Hoult.

Alih-alih mengisahkan perjalanan seorang pahlawan menemukan jati dirinya, film ini mencoba menggali sisi kemanusiaan Superman sebagai kekuatan terbesarnya. Sayangnya, tema tersebut justru tenggelam dalam narasi politik global yang dangkal, banyaknya karakter pendukung yang muncul tanpa pengembangan memadai, dan asumsi bahwa penonton sudah akrab dengan latar belakang mereka.

Film ini lebih terasa seperti sekuel kedua atau ketiga dari sebuah waralaba, di mana tokoh baru dan alur yang semakin rumit dilemparkan begitu saja ke hadapan Superman tanpa pengembangan yang kuat. Padahal, film ini diharapkan menjadi pondasi awal era baru kemitraan DC-Warner Bros.

Superman tidak sendirian; ia didukung oleh kelompok metahuman Justice Gang (nama yang belum dikonfirmasi) seperti Guy Gardner (Nathan Fillion), Hawkgirl (Isabela Merced), dan Mr. Terrific (Edi Gathegi). Namun, selain kekuatan super dan dialog sarkastis, latar belakang mereka hampir tak terungkap.

Hubungan Clark Kent dan Lois Lane juga digambarkan sudah mapan — mereka sudah berpacaran dan Lois sudah mengetahui identitas Superman. Sayangnya, ini menghilangkan dinamika menarik dalam hubungan mereka. Brosnahan, yang dikenal mampu memerankan karakter perempuan cerdas dan cepat tanggap seperti di The Marvelous Mrs. Maisel, justru kurang diberi ruang untuk menunjukkan sisi tersebut. Karakter Lois hanya digambarkan dengan konflik klise: “tidak pandai dalam hubungan asmara,” tanpa penjelasan yang memadai.

Daily Planet — tempat kerja Clark Kent — juga hanya muncul sekilas, sebuah kerugian besar mengingat Corenswet berhasil memerankan sisi nerdy Clark dengan pesona yang mengingatkan pada Christopher Reeve. Jimmy Olsen (Skyler Gisondo) sempat mencuri perhatian lewat subplot penyelidikannya terhadap Lex Luthor, namun potensi lebih besar tentang peran media dan jurnalisme dikesampingkan demi montase berita TV dan cameo yang sekadar tempelan.

Corenswet sendiri tampil luar biasa sebagai Superman/Clark Kent. Ia mampu membawakan karakter Superman dengan kehangatan, kepolosan, dan ketulusan khas pahlawan klasik yang dibesarkan di Kansas. Dalam dunia modern yang sinis, pesona dan moralitas Superman tetap relevan berkat penampilan Corenswet.

Tema politik modern terasa jelas, dengan Luthor menjalankan kampanye kebencian terhadap Superman sebagai “alien” yang dianggap ancaman. Lewat pidato emosional di klimaks film, Superman menegaskan bahwa kekuatan utamanya adalah rasa kemanusiaannya — inilah esensi Superman sejak diciptakan tahun 1938.

Hoult sebagai Luthor menampilkan sisi iri hati yang menjadi bahan bakar kejahatannya. Namun, sayangnya karakter ini tidak diberi cukup ruang untuk berkembang secara utuh. Latar belakang LexCorp maupun alasan pribadi Luthor membenci Superman tidak dijelaskan secara mendalam.

Meski adegan aksi dikemas dengan apik dan penuh energi, transisi antar adegan terasa berantakan, sering kali memotong pertarungan dengan cuplikan kru IT Lex Luthor yang mengendalikan situasi dari balik layar. Motif para karakter pendukung Luthor, seperti The Engineer (María Gabriela de Faría), untuk mengikuti ambisi Luthor pun tidak dikupas dengan jelas.

Justru momen-momen tenang dalam film ini yang memperlihatkan potensi besarnya. Percakapan antara Clark dan Lois, serta dialog menyentuh dengan ayah angkatnya, Pa Kent (Pruitt Taylor Vince), memperlihatkan sisi humanis Superman yang jarang tereksplorasi. Di sinilah Corenswet dan Brosnahan memperlihatkan chemistry kuat mereka, menghadirkan romansa yang terasa tulus dan membumi.

Sayangnya, momen-momen seperti itu terlalu sedikit. Andai saja film ini lebih fokus pada interaksi antarkarakter dan sisi personal sang pahlawan, bukan sekadar parade karakter baru dan konflik global yang setengah matang, mungkin Superman kali ini benar-benar bisa terbang tinggi.

Kesimpulan

Film Superman versi James Gunn memiliki potensi besar berkat jajaran aktor berkualitas dan visi tematis yang kuat tentang kemanusiaan. Namun, naskah yang tergesa-gesa dan terlalu banyak plot membuat pesona pahlawan super ini teredam. Corenswet memberi kita Superman yang layak kita kagumi, namun naskahnya belum mampu mengangkatnya setinggi yang seharusnya. (bin)

Share This :

Ditempatkan di bawah: seni budaya, update Ditag dengan:Akting, Berantakan, Brosnahan, Corenswet, Corenswet dan Brosnahan, Naskah, Review Film “Superman”

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Kendala Teknis Tunda Kepulangan Kloter KJT-04, Seluruh Jemaah Akhirnya Terbang Aman ke Tanah Air

6 Juni 2026 By admin

Dari Kampus ke Panggung Nasional, Miss Indonesia Berburu Talenta Muda Unesa

6 Juni 2026 By admin

Chivu Pasang Target Realistis untuk Inter Milan di Liga Champions

6 Juni 2026 By admin

Khofifah Pastikan SPMB Jatim 2026 Berjalan Lancar

5 Juni 2026 By admin

Perekaman KTP Elektronik Surabaya Tembus 99,68 Persen, Pemkot Genjot Aktivasi IKD

5 Juni 2026 By admin

Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Indonesia Jaga Paspor Jelang Kepulangan

5 Juni 2026 By admin

Dari Pesantren hingga Pelabuhan: Jalan Jawa Timur Menuju Pusat Industri Halal Dunia

5 Juni 2026 By admin

Indonesia Bidik Kemenangan Perdana atas Oman Setelah 38 Tahun

5 Juni 2026 By admin

Pemerintah Tegaskan Tak Ada Rencana Ganti Menkeu Purbaya

5 Juni 2026 By admin

HIMKI Dorong Transformasi Industri Furnitur Lewat Indowood Expo 2026

4 Juni 2026 By admin

Indo Wood Expo 2026 di Surabaya, Jatim Perkuat Posisi sebagai Hub Ekspor Dunia

4 Juni 2026 By admin

Wajah Jukir Kini Terpampang di Rambu Digital, Upaya Surabaya Perkuat Transparansi Parkir

4 Juni 2026 By admin

Lulus Kedokteran di Usia 20 Tahun, Perjalanan Fulviana Taklukkan Tekanan dan Jaga Mimpi

4 Juni 2026 By admin

Di Tengah Rumor Hengkang, Grab Tegaskan Indonesia Tetap Menjadi Rumah

4 Juni 2026 By admin

Ketika Hormuz Terganggu, Turkiye Melihat Peluang Menjadi Simpul Energi Baru

4 Juni 2026 By admin

Indo Wood Expo 2026: Industri Furnitur Indonesia Tak Bisa Lagi Bersaing Hanya Lewat Harga

3 Juni 2026 By admin

Glenn Candranegara Pimpin HIMKI Jatim 2026–2029, Siap Perkuat Ekosistem Industri Mebel dan Kerajinan

3 Juni 2026 By admin

Ketika Kampus Didorong Jadi Mitra Strategis Makan Bergizi Gratis

3 Juni 2026 By admin

Arsitek Awal MBG Dicopot: Berakhirnya Era Dadan Hindayana di Badan Gizi Nasional

3 Juni 2026 By admin

Surabaya Pastikan Daging Pasca Idul Kurban Aman

3 Juni 2026 By admin

Pesantren Aman, Santri Nyaman: Ikhtiar NU Bangun Ruang Belajar Bebas Kekerasan

2 Juni 2026 By admin

Luis Enrique Masuk Klub Elite Pelatih Liga Champions, Sejajar dengan Ancelotti dan Guardiola

2 Juni 2026 By admin

Bidik Gelar Perdana, PSSI Pasang Target Tinggi di Piala ASEAN 2026

2 Juni 2026 By admin

Fase Pemulangan Dimulai, Ribuan Jemaah Haji Indonesia Kembali ke Tanah Air

2 Juni 2026 By admin

Kasada di Puncak Bromo: Ketika Syukur Dipersembahkan dari Lereng Gunung Suci

1 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Mensesneg Pastikan Tindak Lanjut Putusan Etik Ombudsman terhadap Hery Susanto
  • Air Mata Menetes di Tanah Suci: Kisah Lansia Temukan Keluarga Baru dalam Pelayanan Haji
  • Misi Ghana Mengulang Keajaiban Piala Dunia 2010
  • Mengenal Diri, Menemukan Tuhan: Jalan Sunyi Menuju Makrifat
  • Trump Tegaskan Netanyahu Ikuti Hasil Negosiasi AS dengan Iran

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.