• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Mengenal Permukiman Suku Bajo di Wakatobi

23 Agustus 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Wakatobi (Trigger.id) – Di ufuk timur Sulawesi Tenggara, tepatnya di Kepulauan Wakatobi, terdapat sebuah kehidupan unik yang seolah terpisah dari daratan. Di atas hamparan laut biru, berdirilah rumah-rumah kayu berjejer rapi di atas tiang-tiang pancang. Inilah permukiman Suku Bajo—sebuah komunitas maritim yang sejak ratusan tahun silam dikenal sebagai pengembara laut.

Berjalan di atas jembatan kayu yang menghubungkan rumah-rumah itu, suara riak air menjadi musik latar sehari-hari. Anak-anak Bajo berlari tanpa takut terjatuh ke laut, bahkan sebagian besar dari mereka lebih fasih berenang ketimbang berjalan di darat.

Rumah-rumah mereka sederhana, berdinding papan, beratapkan seng atau daun rumbia, namun memiliki nilai simbolis: laut adalah halaman, dan perahu adalah kaki yang membawa mereka ke mana pun.

Laut sebagai Nadi Kehidupan

Bagi Suku Bajo, laut bukan sekadar ruang hidup, melainkan juga identitas. Mereka menggantungkan hidup dari hasil tangkapan ikan, teripang, hingga lobster. Dengan perahu kecil yang mereka sebut soppe, para lelaki Bajo berlayar sejak dini hari, sementara perempuan menyiapkan hasil laut untuk dijual atau dikonsumsi.

Tak hanya untuk mencari nafkah, laut juga menjadi ruang sosial. Di sanalah mereka menggelar hajatan, bercengkerama, hingga menyampaikan tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun.

Tradisi dan Keyakinan

Suku Bajo memiliki tradisi kuat yang merefleksikan hubungan spiritual dengan laut. Mereka percaya laut harus dijaga, sebab di dalamnya bersemayam ruh-ruh leluhur. Beberapa ritual, seperti maccera tasi (penyucian laut), dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus doa agar hasil laut melimpah dan terhindar dari marabahaya.

Meski kini modernisasi perlahan masuk, sebagian besar Suku Bajo masih berpegang pada kearifan lokal dalam mengatur kehidupan, mulai dari cara menangkap ikan yang ramah lingkungan hingga aturan adat tentang pernikahan dan persaudaraan.

Wajah Baru Bajo di Era Wakatobi

Seiring ditetapkannya Wakatobi sebagai taman laut nasional dan destinasi wisata dunia, permukiman Bajo mulai dilirik wisatawan. Kehidupan mereka yang unik, gaya hidup di atas laut, serta keramahan dalam menyambut tamu, menjadi daya tarik tersendiri.

Bagi sebagian wisatawan, menginap di rumah panggung Bajo, menyantap ikan segar hasil tangkapan pagi, atau menyelam bersama anak-anak Bajo yang piawai menunjukkan “rumah” bawah laut mereka, adalah pengalaman yang tak terlupakan.

Harmoni yang Dijaga

Di tengah gempuran modernisasi, tantangan terbesar Suku Bajo adalah menjaga harmoni dengan alam. Laut yang memberi kehidupan harus tetap lestari, meski tekanan ekonomi dan eksploitasi sumber daya kian besar.

Namun, satu hal yang tidak berubah: identitas mereka sebagai manusia laut. Suku Bajo di Wakatobi tetaplah penjelajah samudera yang memilih menetap di atas air, membuktikan bahwa rumah bukan hanya di darat, melainkan di mana hati dan tradisi berpaut pada laut.


Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:Kepulauan Wakatobi, Laut, Permukiman, Suku Bajo, Sulawesi Tenggara, Wakatobi

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

MUI Ingatkan AI Tak Boleh Mengikis Tradisi Sanad Keilmuan Islam

29 Juli 2026 By admin

Survei: Mayoritas Warga AS Berpandangan Negatif terhadap Netanyahu

29 Juli 2026 By wah

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Program MBG Turun Tajam

29 Juli 2026 By zam

Luka di Ujung Perjalanan: Messi Menutup Piala Dunia 2026 dengan Air Mata

21 Juli 2026 By zam

Kemendikdasmen Siapkan Rekrutmen Guru PNS Pusat untuk Sekolah Nasional Terintegrasi

21 Juli 2026 By wah

Spanyol Ukir Rekor Tak Terkalahkan Usai Juara Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 By zam

IRGC: Dua Tanker Meledak di Hormuz

20 Juli 2026 By wah

Transaksi KDMP Jatim Tertinggi Secara Nasional, Tembus Rp21,64 Miliar

18 Juli 2026 By wah

Jatim Perkuat Posisi sebagai Penopang Ketahanan Pangan Nasional

18 Juli 2026 By zam

Prancis Lebih Termotivasi Hadapi Inggris demi Golden Boot Mbappe

18 Juli 2026 By admin

Inter Milan Bidik Djed Spence Gantikan Dumfries

17 Juli 2026 By zam

Sedekah: Investasi Abadi yang Tak Pernah Merugi

17 Juli 2026 By zam

Belajar ADEM di Jawa Timur, Mengabdi untuk Papua

12 Juli 2026 By admin

Festival Muharram LAZIS Nurul Falah Asah Hafalan dan Kreativitas Ratusan Santri

12 Juli 2026 By wah

Jatim Siap Perkuat Rantai Pasok Biodiesel B50, Khofifah Dukung Transformasi Energi Nasional

11 Juli 2026 By zam

De La Fuente Optimistis Spanyol Mampu Singkirkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

11 Juli 2026 By wah

Ariana Grande Mundur dari American Horror Story 13, Tur Dunia Jadi Prioritas

11 Juli 2026 By zam

Intelektual Mengisi Jarak antara Teori dan Praktik

5 Juli 2026 By admin

Empat Tanda Calon Penghuni Surga yang Mulai Tampak Sejak di Dunia

5 Juli 2026 By admin

Jejak Kolaborasi Jatim Tekan Stunting: Penghargaan Persagi untuk Kepemimpinan Khofifah

5 Juli 2026 By admin

Arif Satria: ICMI Harus Bangun Peradaban Berbasis Data dan Integritas

4 Juli 2026 By zam

KNVB Ajukan Pengaduan Resmi atas Ujaran Rasis terhadap Tiga Pemain Belanda

4 Juli 2026 By zam

Portugal Lolos Dramatis, Ronaldo Torehkan Sejarah di Piala Dunia

3 Juli 2026 By zam

Real Madrid Bidik Bastoni untuk Perkuat Pertahanan

3 Juli 2026 By wah

Disabilitas Tak Tampak: Yang Tak Terlihat, yang Terabaikan

2 Juli 2026 By wah

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Prabowo : Gaji Hakim Junior Sudah Naik 280 Persen, Tertinggi ASEAN
  • Pramuka Jatim Didorong Jadi Penggerak Swasembada Pangan
  • Maskapai Indonesia Mulai Gunakan AI Layani Penumpang
  • Api Mendekat, Seruni Point Bromo Ditutup Sementara
  • Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi?

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.