
Surabaya (Trigger.id) – Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan gangguan pencernaan kronis yang terjadi ketika asam lambung berulang kali naik ke kerongkongan akibat melemahnya katup esofagus bagian bawah. Kondisi ini dapat menimbulkan keluhan nyeri ulu hati, sensasi panas di dada (heartburn), mual, hingga gangguan menelan. Jika tidak ditangani dengan baik, GERD berisiko menyebabkan peradangan kronis, luka pada kerongkongan, bahkan meningkatkan risiko kanker esofagus.
Selain terapi medis, pengaturan pola makan menjadi pilar penting dalam pengendalian GERD. Pemilihan buah dan sayuran yang tepat terbukti membantu menurunkan produksi asam lambung dan mencegah refluks berulang.
Pendapat Pakar Kesehatan
Dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi-hepatologi dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sekaligus mantan Ketua Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia (PGI), menjelaskan bahwa penderita GERD tidak dianjurkan menghindari buah dan sayuran, melainkan harus selektif dalam memilih jenisnya.
Dalam berbagai kesempatan, dr. Ari menekankan bahwa makanan tinggi serat dan rendah asam sangat membantu mengontrol GERD karena mempercepat pengosongan lambung dan mengurangi tekanan yang mendorong asam naik ke kerongkongan.
“Buah dan sayur tetap dibutuhkan tubuh, tetapi penderita GERD sebaiknya menghindari yang terlalu asam dan memilih yang lebih bersifat basa,” ujarnya dalam edukasi kesehatan terkait gangguan lambung.
Pendapat serupa disampaikan dr. Muliani Rahardja, SpPD, dokter spesialis penyakit dalam, yang menilai bahwa kesalahan utama penderita GERD adalah menganggap semua buah sehat tanpa melihat tingkat keasamannya.
“Buah seperti pisang, pepaya, dan melon relatif aman karena tidak merangsang peningkatan asam lambung,” jelasnya.
Buah yang Aman untuk Penderita GERD
Berikut beberapa buah yang relatif aman dikonsumsi penderita GERD:
- Pisang
Bersifat rendah asam dan membantu melapisi dinding lambung sehingga mengurangi iritasi. - Apel (terutama apel merah)
Kaya serat larut yang membantu menyerap kelebihan asam lambung. - Melon dan semangka
Mengandung banyak air dan rendah asam, sehingga membantu menetralkan asam lambung. - Pir
Mudah dicerna dan jarang memicu refluks. - Pepaya
Mengandung enzim papain yang membantu proses pencernaan dan meringankan kerja lambung.
Sayuran yang Baik untuk Mengontrol GERD
Sayuran umumnya rendah lemak dan tinggi serat, sehingga dianjurkan bagi penderita GERD, antara lain:
- Brokoli
Kaya serat dan antioksidan yang baik untuk kesehatan saluran cerna. - Bayam dan sayuran hijau
Bersifat basa dan tidak memicu peningkatan asam lambung. - Wortel
Membantu menenangkan lambung dan mendukung keseimbangan asam. - Kentang rebus
Dapat menyerap asam lambung selama tidak diolah dengan digoreng. - Labu dan zucchini
Mudah dicerna dan aman bagi penderita refluks.
Cara Konsumsi yang Dianjurkan Ahli
Menurut dr. Ari Fahrial Syam, pengendalian GERD tidak hanya bergantung pada jenis makanan, tetapi juga pola makan.
“Makan dalam porsi kecil namun sering, menghindari makan menjelang tidur, serta memilih metode masak seperti rebus dan kukus sangat membantu mengendalikan GERD,” jelasnya.
Penderita GERD juga disarankan menghindari buah asam seperti jeruk, nanas, lemon, tomat, serta membatasi makanan pedas, berlemak, dan berkafein.
Dengan pengelolaan pola makan yang tepat dan konsisten, penderita GERD tetap dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tanpa harus khawatir gejala kambuh. Edukasi dan kedisiplinan menjadi kunci utama dalam mencegah komplikasi jangka panjang akibat penyakit ini. (ian)
Referensi: Berbagai sumber



Tinggalkan Balasan