
Jakarta (Trigger.id) -Nilai tukar rupiah melemah hingga menembus Rp18.000 per dolar Amerika Serikat pada Jumat pagi. Bank Indonesia menyatakan akan terus melakukan intervensi untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah tekanan pasar keuangan global.
Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan Hutapea, mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi meningkatnya sentimen risk-off global, yaitu kecenderungan investor menghindari aset berisiko dan beralih ke dolar AS.BI melakukan intervensi melalui transaksi di pasar valuta asing, baik di dalam maupun luar negeri, serta membeli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.
“Bank Indonesia juga menjaga likuiditas dan berkoordinasi dengan pelaku pasar untuk memastikan kondisi keuangan tetap stabil,” kata Erwin Gunawan, dikutip dari laman LKBN Antara, Jumat (16/10).Meski tekanan diperkirakan berlanjut akibat keluarnya dana investor asing dari aset portofolio domestik, BI mencatat pelemahan rupiah masih sejalan dengan mata uang negara-negara kawasan.
Cadangan devisa Indonesia juga tetap terjaga sebesar 146,3 miliar dolar AS pada akhir September 2026.Pada pembukaan perdagangan Jumat, rupiah melemah 83 poin atau 0,46 persen menjadi Rp18.021 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.938.
Tekanan juga terjadi di pasar saham Indonesia setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan konsultasi terkait usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. MSCI dijadwalkan mengumumkan keputusan final paling lambat akhir Juni 2027.
Menanggapi perkembangan tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 8,01 persen atau 469,86 poin ke level 5.393,92 pada pembukaan perdagangan Jumat hingga memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt).
Indeks LQ45 juga turun 8,33 persen ke posisi 540,95.Kondisi ini menunjukkan tekanan yang cukup besar terhadap pasar keuangan Indonesia, baik dari sentimen global maupun ketidakpastian terkait klasifikasi pasar modal nasional. (wah)



Tinggalkan Balasan