• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Kebaya: Simbol Egaliter Tanpa Sekat Sosial yang Menyatukan Semua Kalangan

25 Juli 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Jakarta (Trigger.id) — Di tengah kemajuan zaman dan perubahan gaya hidup masyarakat, kebaya tetap berdiri sebagai simbol budaya yang tak lekang oleh waktu. Namun, kini makna kebaya tak lagi sebatas pada estetika dan tradisi semata. Komunitas Perempuan Berkebaya (KBP) menegaskan bahwa kebaya adalah busana egaliter yang bisa dikenakan siapa saja, tanpa memandang latar belakang sosial, usia, atau status.

“Kebaya itu egaliter. Tidak ada batasan siapa yang boleh memakai. Dulu mungkin dikenakan bangsawan, tetapi sekarang semua orang bisa mengenakan kebaya,” ujar Indiah Marsaban, dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, saat peringatan Hari Kebaya Nasional di Museum Mandiri, Jakarta (24/7).

Menurut Indiah, perubahan cara pandang terhadap kebaya sebagai busana inklusif mencerminkan kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian identitas budaya bangsa. Dari ibu negara hingga masyarakat umum, dari rumah ke ruang publik, kebaya kini kembali hadir bukan hanya sebagai warisan sejarah, tetapi juga simbol kebanggaan.

Tak hanya menjadi penanda budaya, kebaya juga menyimpan kekuatan ekonomi dan sejarah perjuangan perempuan. Hal ini disampaikan oleh Dr. Nita Trismaya, S.Sn., M.Ds., antropolog kebaya sekaligus anggota KBP. Ia menekankan bahwa kebaya bukan sekadar pakaian, tetapi juga menyimpan nilai perjuangan. Salah satu contohnya adalah kehadiran kebaya dalam Kongres Perempuan Indonesia pertama pada tahun 1928, di mana para perempuan mengenakannya sebagai simbol kesadaran, kemandirian, dan persatuan.

“Dengan berkebaya, kita tidak hanya tampil anggun. Ada jejak sejarah perjuangan perempuan di sana,” ujar Nita.

Kebaya juga membuka ruang bagi tumbuhnya sektor ekonomi kreatif, khususnya pelaku UMKM di bidang tekstil, bordir, dan perancang busana tradisional. Menurut Nita, di balik selembar kebaya terdapat tangan-tangan pengrajin yang turut berkontribusi menjaga keberlangsungan budaya sekaligus menghidupi keluarga mereka.

Meskipun sempat mengalami penurunan popularitas dalam keseharian, KBP kini tengah menggencarkan gerakan untuk mengembalikan kebaya sebagai bagian dari busana harian. Mereka menolak anggapan bahwa kebaya hanya layak dikenakan saat acara formal atau perayaan tertentu. Sebaliknya, mereka mendorong masyarakat, termasuk generasi muda, untuk mengenakan kebaya dalam kehidupan sehari-hari—di kantor, ke pasar, atau dalam kegiatan sosial.

Salah satu cara pewarisan tradisi ini dilakukan adalah melalui peragaan busana kebaya, pelatihan budaya, dan kegiatan komunitas yang melibatkan anak-anak dan remaja. Harapannya, warisan budaya ini tidak sekadar dikenang, tetapi terus hidup dalam keseharian.

“Kalau tidak diwariskan, budaya itu akan hilang,” imbuh Nita.

Sebagai bentuk pengakuan resmi atas pentingnya kebaya dalam kebudayaan Indonesia, pemerintah menetapkan 24 Juli sebagai Hari Kebaya Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2023. Pengakuan dunia pun datang saat kebaya resmi masuk dalam Daftar Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, dalam sidang ke-19 Komite Antar Pemerintah UNESCO di Paraguay pada 4 Desember 2024.

Kebaya kini bukan sekadar warisan masa lalu. Ia adalah jembatan budaya yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan—mengajak semua kalangan untuk merayakan jati diri Indonesia dengan penuh kebanggaan. (bin)

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, seni budaya, update Ditag dengan:Kebaya, Menyatukan, Semua Kalangan, Simbol Egaliter, Tanpa Sekat Sosial

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Iran Tolak Gencatan Senjata, Tuntut Akhir Perang Total

1 April 2026 By admin

Tiga Prajurit TNI Gugur, MUI: Wafat dalam Misi Damai Berpahala Syahid

1 April 2026 By admin

Hampers Lebaran dan Batas Etika: Mengapa Pejabat Publik Harus Menolak Gratifikasi

1 April 2026 By admin

Prajurit TNI Gugur, MUI Desak RI Tuntut Israel

31 Maret 2026 By admin

Ambiguitas Pasal dan Ujian Konsistensi KPK dalam Kasus Kuota Haji

31 Maret 2026 By admin

Menanti BBM 1 April: Di Antara Tekanan Global dan Ujian Kebijakan Energi

31 Maret 2026 By wah

Musisi Bruce Springsteen dan Suara Rakyat dalam “No Kings”

31 Maret 2026 By admin

Mayoritas Yahudi AS Tolak Perang Iran

31 Maret 2026 By admin

Menahan Guncangan Minyak dari Jalan Raya: Harapan pada Kendaraan Listrik

30 Maret 2026 By admin

Tottenham Akhiri Kerja Sama dengan Igor Tudor

30 Maret 2026 By admin

Benteng Digital dari Rumah: Saat Regulasi Bertemu Peran Orang Tua

30 Maret 2026 By admin

Pemberangkatan Haji 2026 Tetap Sesuai Jadwal

30 Maret 2026 By admin

Gelombang “No Kings” Guncang AS, Protes Kebijakan Trump Meluas

29 Maret 2026 By admin

Haji 2026 Dipastikan Tetap Lancar

29 Maret 2026 By admin

Iran Respons Positif Kapal RI di Selat Hormuz

29 Maret 2026 By admin

“Jay Idzes Terbaik di PSSI Awards 2026, Gol Spektakuler Rizky Ridho Jadi Sorotan”

29 Maret 2026 By admin

Iran Klaim Siap Hadapi Invasi Darat AS-Israel

29 Maret 2026 By admin

Menyalakan Nurani: KPK Bangun Budaya Antikorupsi dari Hati Masyarakat

29 Maret 2026 By admin

Menag: Ruang Digital Butuh Fondasi Etika

29 Maret 2026 By admin

Gelar Dicabut, Senegal Tetap Pamer Trofi Africa Cup of Nations 2025

29 Maret 2026 By admin

Suhu Bumi Naik, Risiko Kekeringan dan Angin Kencang Meningkat

28 Maret 2026 By admin

Wapres AS JD Vance Tegur Netanyahu soal Iran

28 Maret 2026 By admin

Waspada Microsleep di Jalan: Ancaman Sunyi Saat Mudik/Balik

28 Maret 2026 By admin

Jatim Siaga Kekeringan di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem

28 Maret 2026 By admin

Klopp Buka Sinyal Suksesor Salah, Ekitike Dinilai Punya Potensi Besar di Liverpool

28 Maret 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Jejak Gelap Kuota Haji, Dari Lobi Hingga Aliran Dana
  • Italia Gagal Lolos Piala Dunia 2026, Capello Murka
  • Di Tengah Krisis Energi, Bisakah Biaya Haji Dijaga Tetap Aman?
  • Transparansi Energi, Kunci Redam Kepanikan di Tengah Ancaman Krisis
  • Kalah Gugatan Kontrak Sampah, Pemkot Surabaya Wajib Bayar Utang Rp104 Miliar

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.