• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Pernahkah Anda Menghitung Jumlah Mobil Merah?

31 Mei 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: Esti D. Purwitasari*

Dalam salah satu sesi konsultasi, seorang klien ditanya konselornya; “saat perjalanan dari rumah ke sini, Anda lihat ada berapa mobil merah di jalan?”

Klien menjawab, “Wah, saya tadi lihat banyak mobil. Mungkin ada satu atau dua yang merah. Tapi saya tidak perhatikan.”

“Kalau misalnya saya tantang, ‘setiap menemukan satu mobil merah, saya beri Anda uang seratus ribu’, kira-kira apa yang Anda lakukan?”

“Tentu saja, begitu keluar rumah, saya akan langsung lihat jalan lalu memotret dan menghitung setiap mobil warna merah. Kalau dapat sepuluh, nilainya sejuta rupiah. Lumayan.”

“Nah, sebenarnya ini menjadi salah satu jawaban atas permasalahan hidup Anda. Fokus ke tujuan tertentu. Ada berbagai peluang dan kesempatan berseliweran di depan Anda, tapi Anda tidak fokus pada sasaran tertentu sehingga semua itu hilang begitu saja….”

………….

Pembaca yang budiman, saya tidak mendetilkan curhat klien pada konselornya itu. Saya ingin membahas tentang ‘red car theory’ yang jadi kunci sesi konsultasi mereka.

‘Red car theory’ juga dikenal sebagai Baader-Meinhof phenomenon atau frequency illusion. Menurut konsep psikologis ini, ketika seseorang memperhatikan atau memikirkan sesuatu secara khusus maka ia mulai melihat hal itu menjadi lebih sering muncul di lingkungan sekitarnya. Misal; ketika seseorang baru saja beli mobil merah atau sedang memikirkan mobil merah, maka tiba-tiba ia merasa bisa melihat banyak mobil merah di sekitarnya.

Fenomena ini menunjukkan otak manusia cenderung memperhatikan atau mengingat hal-hal yang relevan dengan apa yang sedang dipikirkan atau hal-hal yang memiliki makna personal pada waktu tertentu. Ini terkait dengan cara otak memproses informasi dan bagaimana perhatian seseorang dipengaruhi oleh minat atau pengalaman pribadi tersebut.

Ketika si konsultan menasihatkan red car theory untuk memicu kesuksesan kliennya di atas, tentu ada beberapa manfaat yang mendasarinya;

Red car theory mendorong orang untuk fokus pada tujuan. Dengan punya tujuan yang jelas dan spesifik, orang akan lebih cenderung memperhatikan peluang dan berbagai sumber daya yang dapat membantu mencapai tujuannya. Jika otak dan fisik sudah terarah pada hal-hal tertentu yang relevan, maka ini bisa meningkatkan peluang kesuksesan.

Melihat bukti atau tanda-tanda awal yang mendukung pencapain tujuan juga dapat membuat seseorang meningkatkan motivasi dan keyakinan diri bahwa tujuan itu dapat dicapai. Visualisasi yang jelas dan rinci akan kesuksesan ini dapat memperkuat tekad dan determinasi seseorang untuk mencapainya.

Dengan fokus yang tajam pada hal-hal yang penting saja, seseorang dapat menghindari gangguan dan bisa mengalokasikan waktu serta energi secara lebih efisien. Ini bakal meningkatkan produktivitas dan efektivitas kerjanya.

Meski demikian, kita juga perlu memahami kelemahan dan potensi dampak negatif dari red car theory untuk kemajuan hidup seseorang.

Terlalu fokus pada satu hal dapat menyebabkan bias persepsi. Orang bisa saja mengabaikan informasi penting lainnya yang dia anggap tidak sesuai dengan fokusnya saat ini. Padahal, bisa saja alternatif yang dianggap tidak sesuai itu justru sangat menentukan jalan ia mencapai kesuksesan.

Terlalu fokus juga bisa memunculkan overconfidence. Karena terlalu optimis pada yang dikejar, orang jadi cenderung kurang berhati-hati atau mengabaikan risiko dan tantangan yang mungkin ada.

Saat seseorang hanya memperhatikan informasi yang mendukung tujuannya, ini bisa menciptakan semacam ‘filter bubble.’ Ini dapat mengurangi keterbukaannya terhadap pandangan berbeda atau terhadap kritik konstruktif yang bisa saja sangat berguna untuk pengembangan pribadinya.

Terlalu fokus pada satu tujuan bisa menimbulkan stress dan kekecewaan jika hasil yang diharapkan tidak segera terwujud. Bahkan, ada orang yang langsung frustrasi saat tidak segera melihat tanda-tanda kemajuan yang ia harapkan.

Maka, kita harus lebih bijak dalam menerapkan ‘red car theory’. Fokus dan perhatian itu tetap perlu, tapi jangan lupa untuk seimbang dengan hal-hal lain. Jangan lupa, faktor ‘tangan Tuhan’ juga sangat menentukan.

—000—

*Psikolog tinggak di Surabaya

Share This :

Ditempatkan di bawah: update, wawasan Ditag dengan:Fokus Pada Tujuan, Menghitung, Mobil Merah, Sasaran Tertentu

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Tradisi Nusantara Menyambut Ramadhan: Dari Megengan hingga Meugang

16 Februari 2026 By admin

Pemerintah Indonesia Siapkan Kampung Haji di Makkah

16 Februari 2026 By admin

Trump: BoP Siapkan Dana $5 Miliar untuk Gaza

16 Februari 2026 By admin

PBB Tegaskan Greenland Tetap Wilayah Denmark

22 Januari 2026 By admin

OTT KPK dan Darurat Integritas Kepala Daerah

21 Januari 2026 By admin

Prabowo Rencanakan Bangun 10 Kampus Baru

21 Januari 2026 By admin

Liga Champions 2026, Madrid Hajar Monaco 6-1

21 Januari 2026 By admin

KPK Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati, Tarif Capai Rp225 Juta

21 Januari 2026 By admin

KPK Tetapkan Tersangka Usai OTT Wali Kota Madiun

20 Januari 2026 By admin

KPK OTT Bupati Pati Sudewo

20 Januari 2026 By admin

Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang

19 Januari 2026 By admin

John Herdman Sebut Timnas Indonesia sebagai “Garuda Baru”

19 Januari 2026 By admin

Mengapa Batuk Tak Kunjung Sembuh?, Begini Penjelasannya

19 Januari 2026 By admin

Pemerintah Kembalikan TKD Aceh, Sumut, dan Sumbar

19 Januari 2026 By admin

Jihad Islam Kritik Dewan Perdamaian Gaza Bentukan AS

19 Januari 2026 By admin

Cuaca Tak Bersahabat, Penutupan Taman Nasional Komodo Diperpanjang

18 Januari 2026 By admin

Slot Maklumi Kekecewaan Fans Usai Liverpool Kembali Tertahan

18 Januari 2026 By admin

Vaksin Influenza, Masihkah Dipandang Sebelah Mata?

18 Januari 2026 By admin

Khamenei Tuding Trump Bertanggung Jawab atas Krisis di Iran

18 Januari 2026 By admin

Bandara Adisutjipto: Keberangkatan ATR 42-500 ke Makassar Sudah Sesuai Prosedur

18 Januari 2026 By admin

Sinar Matahari, Kesehatan, dan Perannya Meredam Depresi

17 Januari 2026 By admin

Labuhan Sarangan: Doa, Alam, dan Jejak Leluhur yang Kini Diakui Negara

17 Januari 2026 By admin

Kemenhaj Perkuat Kanal Kawal Haji untuk Aduan Jamaah

17 Januari 2026 By admin

UE Minta Israel Hentikan Perluasan Permukiman di Tepi Barat

17 Januari 2026 By admin

Koeman Optimistis Belanda Bisa Kejutkan Piala Dunia 2026

17 Januari 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • AS Siap Serang Iran, Trump Belum Putuskan
  • Ketika Kebaikan Terlupakan: Ujian Sabar dari Seorang Office Boy
  • Inter Takluk 1-3 di Kandang Bodo/Glimt
  • Takjil dan Iftar: Memahami Makna dan Adab Berbuka Puasa
  • Delapan Negara Kecam Klaim Israel di Tepi Barat

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.