• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Ketika Kebaikan Terlupakan: Ujian Sabar dari Seorang Office Boy

19 Februari 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: Isa Anshori*

Menjelang datangnya bulan suci di sebuah kantor kawasan Surabaya Barat, suasana mulai berbeda. Kalender di dinding sudah dilingkari tinta merah. Ramadan sebentar lagi tiba. Bagi sebagian orang, itu berarti pulang kampung, berkumpul dengan keluarga, dan menikmati cuti bersama. Namun bagi tim supporting—security dan office boy—Ramadan juga berarti piket jaga kantor saat orang lain libur Lebaran.

Di sela waktu senggang, mereka menghitung hari. Ada harap yang sederhana: semoga keberkahan Ramadan datang, semoga THR cair tepat waktu, dan semoga honor tambahan untuk jaga siang tetap ada seperti tahun-tahun sebelumnya.

Tambahan honor itu memang bukan kebijakan resmi kantor pusat. Ia lahir dari kepekaan seorang pimpinan lama—sebuah kebijakan personal yang tak tertulis dalam kontrak kerja. Sebuah bentuk empati: bahwa mereka yang tetap berjaga saat hari raya, pantas mendapat penghargaan lebih.

Awal 2026, terjadi pergantian pimpinan. Muncul pertanyaan pelan tapi mengganjal, “Apakah jaga siang di tanggal merah dan cuti bersama masih dapat honor?”

Pimpinan lama, meski sudah tak lagi menjabat, rupanya masih menyimpan rasa tanggung jawab moral. Ia mengecek ke sekretariat. Kabar yang diterima: honor sudah disiapkan, tetapi hanya untuk dua hari, menyesuaikan kalender merah Lebaran.

Secara aturan, itu tidak salah. Namun ada rasa kurang manusiawi jika tujuh hari libur panjang hanya dihargai dua hari tambahan. Maka dengan penuh kehati-hatian, pimpinan lama mengusulkan kepada pimpinan baru agar honor diberikan selama tujuh hari penuh bagi yang piket siang.

Gayung bersambut. Usulan itu disetujui.

Kabar baik itu ia sampaikan melalui WhatsApp kepada dua orang: seorang security dan seorang office boy.

Security langsung membalas dengan ucapan syukur dan terima kasih. Kalimatnya sederhana, tetapi hangat. Ia merasa diperhatikan.

Namun hingga sore hari, pesan kepada sang office boy hanya berstatus dua centang biru. Terbaca, tetapi tak terjawab.

Keesokan harinya, security menegur dengan nada heran, “Kenapa tidak jawab WA? Itu kan kabar baik, sudah dibantu ngomong ke pimpinan.”

Jawaban sang office boy polos, tanpa tedeng aling-aling:
“Abah sudah bukan pimpinan. Kenapa masih ngurusi honor kita? Mestinya yang ngomong begitu ya pimpinan kita sekarang.”

Kalimat itu mungkin biasa saja. Namun bagi sang mantan pimpinan, ia menjadi ujian batin.

Selama bertahun-tahun, office boy itu bukan sekadar karyawan. Setiap kali dimintai tolong membeli kebutuhan pribadi, selalu ada rezeki lebih yang diselipkan. Kalau sehari dua kali diminta bantuan, dua kali pula ia mendapat tambahan. Bahkan ada “Jumat berkah”, meski tanpa penugasan. Bukan karena kewajiban, melainkan perhatian.

Semua itu dilakukan tanpa perhitungan. Tanpa kontrak. Tanpa publikasi.

Namun ketika jabatan telah usai, penghargaan kecil berupa adab dan ucapan terima kasih pun tak datang.

Di situlah letak ujian ikhlas.

Ikhlas bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang melupakan bahwa kita pernah memberi. Ikhlas adalah kemampuan menahan hati agar tidak menagih pengakuan. Sabar adalah kemampuan menenangkan ego ketika balasan tak sesuai harapan.

Allah SWT berfirman:

“…Dan janganlah kamu melupakan kebaikan di antara kamu…”
(QS. Al-Baqarah: 237)

Ayat itu bukan hanya perintah untuk mengingat kebaikan orang lain kepada kita. Ia juga menjadi pengingat agar kita tidak menghapus jejak kebaikan dalam hubungan sesama manusia.

Kisah kecil di sebuah kantor itu sejatinya bukan tentang honor. Ia tentang adab, tentang rasa terima kasih, tentang kehalusan budi. Dan lebih dalam lagi, ia tentang pelajaran bagi yang memberi: jangan pernah menggantungkan nilai kebaikan pada respons manusia.

Karena sesungguhnya, Allah-lah yang mencatat.

Jika manusia lupa, Allah tidak.
Jika manusia abai, Allah Maha Teliti.
Jika manusia tak membalas, Allah Maha Membalas dengan cara dan waktu yang terbaik.

Ramadan selalu datang membawa ujian—ujian lapar, ujian amarah, ujian lisan, juga ujian hati. Termasuk ujian untuk tetap ikhlas saat kebaikan terasa tak dihargai.

Semoga kita menjadi hamba yang ringan memberi, lapang memaafkan, dan tidak sibuk menghitung-hitung jasa.

Dan semoga seluruh ibadah Ramadan kita diterima Allah SWT, diampuni segala khilaf, serta diganti setiap kebaikan dengan balasan yang berlipat ganda.

Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

—000—

*Pemimpin Redaksi Trigger.id

Share This :

Ditempatkan di bawah: update, wawasan Ditag dengan:Kebaikan, Office Boy, Terlupakan

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Iqra di Harvard: Saat Al-Quran Menggema dari Jantung Intelektual Dunia

9 Juni 2026 By admin

Kantin Sekolah Jadi Andalan Baru MBG, Solusi Efisien untuk Menjangkau Wilayah 3T

9 Juni 2026 By admin

Indonesia Antisipasi Kecepatan Mozambik pada FIFA Match Day di GBK

9 Juni 2026 By isa

Mensesneg Pastikan Tindak Lanjut Putusan Etik Ombudsman terhadap Hery Susanto

8 Juni 2026 By admin

Air Mata Menetes di Tanah Suci: Kisah Lansia Temukan Keluarga Baru dalam Pelayanan Haji

8 Juni 2026 By admin

Misi Ghana Mengulang Keajaiban Piala Dunia 2010

8 Juni 2026 By admin

Mengenal Diri, Menemukan Tuhan: Jalan Sunyi Menuju Makrifat

8 Juni 2026 By admin

Trump Tegaskan Netanyahu Ikuti Hasil Negosiasi AS dengan Iran

8 Juni 2026 By admin

Sekolah Rakyat Jatim 1: Membangun Generasi Unggul dari Satu Kawasan Pendidikan Terpadu

8 Juni 2026 By admin

Menkeu Purbaya: Rupiah Tembus Rp18.000, Tapi Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

7 Juni 2026 By admin

Piala Dunia 2026: Maroko Datang dengan Mimpi Lebih Besar

7 Juni 2026 By admin

Rapimnas HIMKI 2026: Membangun Ekosistem, Menguatkan Daya Saing dan Meningkatkan Ekspor

6 Juni 2026 By admin

Rezeki yang Tak Pernah Tertukar

6 Juni 2026 By admin

Menuju Laut Lebih Bersih, Surabaya Jadi Percontohan Pengendalian Sampah Plastik Nasional

6 Juni 2026 By admin

Dari Surabaya untuk Indonesia: Saat Para Rektor Satukan Langkah Majukan Pendidikan Tinggi

6 Juni 2026 By admin

Kendala Teknis Tunda Kepulangan Kloter KJT-04, Seluruh Jemaah Akhirnya Terbang Aman ke Tanah Air

6 Juni 2026 By admin

Dari Kampus ke Panggung Nasional, Miss Indonesia Berburu Talenta Muda Unesa

6 Juni 2026 By admin

Chivu Pasang Target Realistis untuk Inter Milan di Liga Champions

6 Juni 2026 By admin

Khofifah Pastikan SPMB Jatim 2026 Berjalan Lancar

5 Juni 2026 By admin

Perekaman KTP Elektronik Surabaya Tembus 99,68 Persen, Pemkot Genjot Aktivasi IKD

5 Juni 2026 By admin

Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Indonesia Jaga Paspor Jelang Kepulangan

5 Juni 2026 By admin

Dari Pesantren hingga Pelabuhan: Jalan Jawa Timur Menuju Pusat Industri Halal Dunia

5 Juni 2026 By admin

Indonesia Bidik Kemenangan Perdana atas Oman Setelah 38 Tahun

5 Juni 2026 By admin

Pemerintah Tegaskan Tak Ada Rencana Ganti Menkeu Purbaya

5 Juni 2026 By admin

HIMKI Dorong Transformasi Industri Furnitur Lewat Indowood Expo 2026

4 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Luka Lama di Puncak Organisasi Sepak Bola Dunia
  • Khofifah Ajak Pelaku Konstruksi Tingkatkan Daya Saing dan Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Menjadi Kekuatan Bangsa
  • Menjaga Kesucian Haji dari Praktik Curang Oknum KBIHU
  • Ketika Iklim Berubah, Anak-Anak Menjadi Kelompok yang Paling Rentan

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.