• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Pola Asuh Keluarga Muslim

6 Juli 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: Drs. KH. Ali Muaffa, MAg*

Pola asuh dalam keluarga Muslim bertujuan untuk membentuk anak-anak dan keturunan kita selanjutnya yang berakhlak mulia, beriman, dan berilmu. Salah dalam mempola dan mengasuh akan menjadikan bencana bagi kita, tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat kelak. Sebagai orang tua kita akan dimintai pertanggungjawaban terhadap anak-anak dan keturunan kita.

Karena itu Nabiyullah Ibrahim As., sangat detail bagaimana dia mempersiapkan pola asuh yang baik bagi keluarga dan putra-putranya serta keturunannya. Rabbi Habli Minasshalihin, berilah kami keturunan yang shalih. Inilah doa Ibrahim yang sering kita lafalkan. Selain itu, meskipun Ibrahim belum diberi keturunan hingga usia lanjut, namun beliau terus berdoa dan tidak lelah memohon.

Dalam mengatur pola asuh, hal pertama yang harus kita lakukan adalah memilih pasangan hidup. Dalam Islam ini adalah proses yang sangat penting dan sakral.

Memilih pasangan hidup adalah keputusan besar yang mempengaruhi masa depan seseorang. Oleh karena itu, mengikuti panduan-panduan ini dapat membantu memastikan bahwa pilihan yang diambil adalah yang terbaik menurut ajaran Islam. Kesamaan dalam hal nilai-nilai, tujuan hidup, dan visi keluarga dapat membantu menghindari konflik di masa depan. Meskipun perbedaan bisa diatasi, memiliki kesamaan dasar sangat penting.

Peran dan kedudukan doa

Dalam pola asuh keluarga, jangan sampai lepas dari doa. Doa adalah sarana untuk meminta petunjuk (hidayah) dari Allah SWT. Setiap Muslim dianjurkan untuk berdoa agar diberikan petunjuk dalam menentukan jalan hidup yang benar dan sesuai dengan kehendak-Nya.

Doa memberikan ketenangan hati dan ketenteraman jiwa. Dalam menjalani kehidupan yang penuh dengan tantangan dan ujian, berdoa kepada Allah memberikan kekuatan spiritual dan mental untuk tetap teguh pada tujuan hidup yang telah ditetapkan.

Kita dianjurkan untuk berdoa memohon kemudahan dan kesuksesan dalam mencapai tujuan hidup mereka. Doa ini mencakup permohonan untuk rezeki yang halal, ilmu yang bermanfaat, dan perlindungan dari segala bentuk keburukan.

Membangun akidah sebagai pondasi

Meletakkan tatanan akidah sejak dini kepada keluarga sangat penting dalam membentuk dasar keimanan dan kehidupan yang Islami. Mulailah dengan mengenalkan konsep tauhid, yaitu keyakinan bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah. Ajaran dasar tentang rukun iman dan rukun Islam harus diajarkan sejak anak-anak masih kecil.

Anak-anak belajar banyak dari orang tua mereka. Oleh karena itu, orang tua harus menjadi teladan yang baik dalam hal keimanan dan ibadah. Melakukan sholat lima waktu, membaca Al-Quran, dan menunjukkan perilaku yang sesuai dengan ajaran Islam akan membantu anak-anak memahami pentingnya akidah dalam kehidupan sehari-hari.

Surah At-Tahrim, Ayat 6:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ قُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَٰٓئِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُونَ ٱللَّهَ مَآ أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

Menata dan menyiapkan kehidupan anak keturunan

Nabi Ibrahim AS memberikan contoh yang luar biasa dalam menata kehidupan anak keturunannya melalui pengajaran tauhid, memberikan teladan dalam ibadah, membangun Ka’bah, berdoa untuk keturunannya, dan memberikan pendidikan serta nasihat yang baik. Langkah-langkah ini dapat menjadi panduan bagi setiap Muslim dalam mendidik dan menata kehidupan anak-anak mereka agar tetap dalam iman dan ketaatan kepada Allah SWT.

Nabi Ibrahim AS memberikan nasihat yang baik dan bijaksana kepada anak-anaknya. Beliau menanamkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan ketaatan kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari anak-anaknya.

Surat Al-Baqarah Ayat 132

وَوَصَّىٰ بِهَآ إِبْرَٰهِۦمُ بَنِيهِ وَيَعْقُوبُ يَٰبَنِىَّ إِنَّ ٱللَّهَ ٱصْطَفَىٰ لَكُمُ ٱلدِّينَ فَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

Artinya: Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya’qub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”.

Keteladanan dalam pola asuh keluarga muslim

Keteladanan dalam pola asuh keluarga Muslim sangat penting dalam membentuk karakter dan keimanan anak-anak. Berikut adalah beberapa aspek keteladanan yang dapat diterapkan dalam pola asuh keluarga Muslim:

1. Menjadi Teladan dalam Ibadah

  • Sholat: Orang tua harus menunjukkan konsistensi dalam melaksanakan sholat lima waktu. Anak-anak akan lebih termotivasi untuk meniru kebiasaan ini jika mereka melihat orang tua mereka sholat tepat waktu dan dengan khusyuk.
  • Membaca Al-Quran: Membaca Al-Quran secara rutin di rumah, baik secara individu maupun bersama keluarga, dapat menjadi contoh yang baik. Anak-anak akan terdorong untuk membaca dan memahami Al-Quran.
  • Doa dan Dzikir: Mengajarkan dan melakukan doa serta dzikir setiap hari, baik secara pribadi maupun bersama keluarga, dapat memperkuat hubungan spiritual anak-anak dengan Allah.

2. Akhlak Mulia dan Sopan Santun

  • Saling Menghormati: Menunjukkan sikap saling menghormati antara orang tua dan anak-anak, serta antara anggota keluarga lainnya. Misalnya, menghormati orang tua, menghargai pendapat, dan bersikap lembut.
  • Jujur dan Amanah: Menanamkan nilai-nilai kejujuran dan amanah dalam kehidupan sehari-hari. Orang tua bisa memberikan contoh dengan bersikap jujur dalam segala hal, termasuk dalam pergaulan dan pekerjaan.

3. Pendidikan Akhlak dan Etika

  • Berbicara dengan Santun: Mengajarkan anak untuk berbicara dengan santun dan tidak mengucapkan kata-kata kasar atau menyakitkan. Menggunakan bahasa yang baik dan penuh hikmah.
  • Menjaga Kebersihan dan Kerapian: Mencontohkan pentingnya menjaga kebersihan diri, rumah, dan lingkungan sekitar. Misalnya, selalu membersihkan diri setelah makan, menjaga kebersihan kamar, dan merawat lingkungan sekitar rumah.

4. Pendidikan Akidah dan Iman

  • Mengajarkan Tauhid: Menanamkan keyakinan bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang patut disembah. Memberikan penjelasan tentang rukun iman dan rukun Islam secara sederhana dan mendalam.
  • Kisah Nabi dan Sahabat: Mengisahkan kisah-kisah para nabi dan sahabat yang penuh teladan untuk memperkuat iman dan akhlak anak-anak. Cerita-cerita ini bisa diambil dari Al-Quran dan hadits.

5. Kehidupan Sosial dan Kemasyarakatan

  • Berbuat Baik kepada Sesama: Mencontohkan sikap tolong-menolong, empati, dan kasih sayang kepada tetangga, teman, dan masyarakat sekitar. Misalnya, membantu tetangga yang membutuhkan atau terlibat dalam kegiatan sosial.
  • Mengajarkan Kepedulian Lingkungan: Mendidik anak untuk mencintai dan menjaga lingkungan, seperti menanam pohon, tidak membuang sampah sembarangan, dan menjaga kebersihan sekitar.

6. Kedisiplinan dan Tanggung Jawab

  • Menepati Janji: Menunjukkan pentingnya menepati janji dan komitmen, baik dalam keluarga maupun dalam masyarakat.
  • Tanggung Jawab dalam Tugas: Memberikan tanggung jawab kepada anak sesuai dengan usia mereka, seperti membantu pekerjaan rumah, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, atau menjalankan tugas sekolah dengan baik.

7. Menghargai Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan

  • Mendorong Belajar: Menanamkan minat dan semangat belajar, baik ilmu agama maupun ilmu umum. Menjadi contoh dengan terus belajar dan mengembangkan diri.
  • Menghargai Guru dan Pembimbing: Mengajarkan anak untuk menghormati guru, ustaz, dan orang yang memberi nasihat atau bimbingan.

8. Membangun Keharmonisan dan Cinta Kasih

  • Keluarga Bahagia: Menjaga keharmonisan dalam rumah tangga dengan saling mencintai, menghormati, dan mendukung satu sama lain. Mengajarkan anak untuk saling mencintai dan menyayangi antar saudara.
  • Mengadakan Waktu Berkualitas: Mengalokasikan waktu khusus untuk beraktivitas bersama keluarga, seperti makan bersama, bermain, atau berlibur. Ini akan mempererat ikatan keluarga dan memberikan kenangan indah bagi anak-anak.

Contoh Praktis:

  • Mengajak Anak ke Masjid: Membawa anak ke masjid untuk sholat berjamaah, terutama pada sholat Jumat atau sholat tarawih.
  • Membaca Al-Quran Bersama: Mengatur waktu untuk membaca Al-Quran bersama anak-anak, baik di pagi hari maupun malam hari.
  • Berbincang Tentang Kehidupan: Menyempatkan waktu untuk berbincang santai dengan anak-anak tentang kehidupan, agama, dan impian mereka.

Dengan menerapkan keteladanan ini, orang tua dapat membimbing anak-anak untuk tumbuh menjadi individu yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia, serta menjadi umat yang berguna bagi agama, keluarga, dan masyarakat.

—000—

*Pengasuh Pesantren Al Quran Nurul Falah Surabaya

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, Tips, update, wawasan Ditag dengan:Ibrahim AS, Keluarga Muslim, Muhasabah Pagi, Pola Asuh

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

PM2.5 Picu Kualitas Udara Surabaya Memburuk, Warga Diimbau Waspada

16 Oktober 2026 By admin

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, IHSG Anjlok hingga 8 Persen

16 Oktober 2026 By admin

Prof Masdar Hilmy Resmi Pimpin UINSA

15 Oktober 2026 By admin

Benahi Permukiman Ala Singapura Menuju Kota Surabaya 2045

15 Oktober 2026 By admin

Cegah Campak Sejak Dini Perlu Edukasi dan Imunisasi MR

14 Oktober 2026 By admin

Barcelona Puncaki Klasemen Liga Champions 2026/2027, Arsenal Tempel Ketat

14 Oktober 2026 By admin

Surabaya Siapkan Website Porprov, Atlet Bisa Cek Hotel hingga Kuliner

13 Oktober 2026 By admin

Gandrung Sewu Spektakuler, Libatkan 1.300 Penari Malam Hari

13 Oktober 2026 By admin

Penerbangan Soetta ke Jeddah dan Madinah Masih Normal

12 Oktober 2026 By admin

Mulai 12 Oktober 2026, KAI Daop 8 Surabaya Naikkan Tarif Khusus

12 Oktober 2026 By admin

Surabaya Petakan Venue Cabor Jelang Tuan Rumah Porprov 2027

11 Oktober 2026 By admin

Prof Inung : Jangan Asal Kuliah UIN, Santri Harus Kuasai Teknologi

11 Oktober 2026 By admin

Kajian Ahad Dhuha Forsikom: Sembilan Obat Malas

11 Oktober 2026 By admin

500 Undangan HUT ke-81 Jatim Ludes 31 Detik

10 Oktober 2026 By admin

TKD Tembus Rp 599,2 T Sampai September, Stimulus Daerah Diperkuat

10 Oktober 2026 By admin

Veda Pratama Ikut Kualifikasi Moto3 Mandalika

9 Oktober 2026 By admin

Cium Bau Gas LPG ? Jangan Nyalakan Sakelar, Ini Langkah Aman Mengatasinya

9 Oktober 2026 By admin

Biaya Haji 2027 Turun Rp 3,4 Juta, Pelunasan Jemaah Jadi Rp 23 Juta

8 Oktober 2026 By admin

1.000 Guru TK, RA, dan TPQ Jatim Dapat Kacamata Gratis

8 Oktober 2026 By admin

Taisei Marukawa, Mimpi Garuda dari Tanah Sakura

8 Oktober 2026 By admin

Kick Off Hari Santri di Tuban, Disiapkan 14 Agenda Kegiatan

7 Oktober 2026 By admin

Hormati Putusan MK, Gibran Siap Follow Up Terkait Ijazah

7 Oktober 2026 By admin

Kemenag : Penghulu Bisa Jadi Agen Warga Daftar Perlinsos

7 Oktober 2026 By admin

Jawara FIFA ASEAN Cup 2026 Lewat Adu Penalti

6 Oktober 2026 By admin

Herdman Ingin Hentikan Dominasi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

5 Oktober 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Khofifah Minta Distribusi Biosolar dan Pertalite Dipercepat
  • Sambut Hari Santri 2026, Ziarahi Makam Pencipta Lambang NU
  • Heboh Kode QR UMKM Tersambung Bank Tiongkok, Begini Aturannya.
  • UNESA dan UM Raih Gelar Juara Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya
  • Trump Soroti Imigrasi Prancis, Klaim Paris Terancam Menjadi Kota Muslim

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.